Putin Perpanjang Hari Nonkerja hingga Akhir April

kremlin.ru
Presiden Putin menekankan bahwa para pekerja akan tetap dibayar selama hari libur.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan perpanjangan hari nonkerja hingga akhir April 2020. Hal itu ia sampaikan lewat pidato yang disiarkan oleh Televisi Rusia beberapa saat yang lalu.

"Menurut ahli virologi, puncak epidemi di dunia belum berlalu, termasuk di negara kita. Dalam hal ini, saya memutuskan untuk memperpanjang hari libur sampai akhir bulan, yaitu hingga 30 April," ujar Putin, sebagaimana tertulis pada transkrip yang dirilis pada situs resmi Presiden Rusia.

Putin menekankan, selama hari nonkerja para pekerja akan tetap dibayar. Ia juga menambahkan bahwa institusi medis dan apotek, toko serba ada, serta semua layanan publik akan tetap beroperasi.

Sebelumnya, pemberlakuan pekan nonkerja berlangsung sejak 28 Maret dan akan berakhir besok, Jumat (5/4).

Dokter Denis Protsenko yang menemani dan sempat berjabat tangan dengan Presiden Putin saat peninjauan rumah sakit tempat perawatan pasien virus corona di Kommunarka, Moskow, didiagnosis COVID-19. Menanggapi hal itu, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa sang presiden baik-baik saja.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki