Dengan Pakaian Hazmat, Putin Kunjungi Rumah Sakit Pasien COVID-19 di Moskow

Kremlin.ru
Presiden Rusia Vladimir Putin mengganti setelan sehari-harinya dengan pakaian dekontaminasi atau hazmat (hazardous materials ‘bahan-bahan berbahaya’) ketika mengunjungi pasien COVID-19 di rumah sakit Moskow.

Dikelilingi staf rumah sakit, Putin melapisi seluruh tubuhnya dengan setelan jaket khusus berwarna kuning dengan respirator sebelum menjenguk pasien di pusat perawatan di Kommunarka, Moskow, Selasa (24/3).

Tak hanya itu, sang presiden juga mengenakan sepasang sepatu bot pelindung dan sarung tangan biru sebelum memasuki area berbahaya itu.

Saluran Telegram Mash memublikasikan video yang memperlihatkan presiden Rusia mengenakan pakaian tersebut sebelum memeriksa fasilitas rumah sakit.

Sebelum ke Kommunarka, Putin terlebih dahulu mengadakan pertemuan dengan anggota satgas untuk memerangi COVID-19 di Rusia, yang dihadiri Wali Kota Moskow Sergey Sobyanin, Wakil Perdana Menteri Tatyana Golikova, dan Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Murashko.

Setelah itu, Putin memutuskan untuk memeriksa fasilitas baru tersebut dan mengajak rekan-rekannya, “Ayo kita ke Kommunarka.”

Selama kunjungan tersebut, Putin didampingi Dokter Kepala Denis Protsenko. Putin mengatakan kepada Protsenko bahwa dia senang dengan kinerja mereka dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh tenaga medis di rumah sakit. “Saya menyaksikan mereka (staf-staf rumah sakit), semua orang bersiaga, seperti di medan perang,” kata presiden Rusia.

Putin mengatakan, rumah sakit itu diurus dengan baik dan orang-orang di sana “tahu apa yang harus dilakukan, bagaimana melakukannya, memiliki semua yang mereka butuhkan, dan dapat menggunakan peralatan yang ada secara efektif.”

Pada 10 Maret, Wali Kota Moskow Sergei Sobyanin mengumumkan bahwa ibu kota segera membangun rumah sakit baru untuk merawat pasien virus corona. Bacalah selengkapnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki