Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Larangan Masuk Sementara ke Rusia bagi Warga Asing

Wisata
VIKTORIA RYABIKOVA
Rusia resmi memberlakukan larangan masuk sementara bagi warga asing. Meski begitu, ada sejumlah pengecualian terhadap peraturan tersebut.

Apa yang terjadi?

Pemerintah Rusia telah melarang semua warga asing masuk ke negara itu demi mengurangi risiko penyebaran infeksi virus corona lebih lanjut. Menurut pernyataan resmi pemerintah, peraturan tersebut berlaku mulai Rabu (18/3) dini hari dan akan berlangsung hingga 1 Mei.

Negara mana saja yang termasuk dalam larangan tersebut?

Semua negara, termasuk negara-negara Uni Eropa dan lainnya.

Bagaimana dengan para diplomat?

Ada beberapa pengecualian yang tidak termasuk dalam larangan tersebut:

  1. diplomat;
  2. staf konsulat dan badan-badan misi diplomatik lainnya yang berada di wilayah Rusia;
  3. delegasi resmi pemerintah dan pemegang visa kerja; dan
  4. awak pesawat, kapal, dan kereta api internasional.

Bagaimana dengan yang lain?

Warga asing yang tidak termasuk dalam daftar di atas hanya bisa memasuki Rusia jika memiliki izin tinggal.

Sementara, warga asing yang hendak pulang ke negaranya dan transit melalui wilayah Rusia juga tidak termasuk dalam pembatasan ini.

Selain itu semua, segala upaya untuk memasuki wilayah Rusia mulai 18 Maret dianggap ilegal dan akan dikenakan denda hingga 200 ribu rubel (sekitar 40,2 juta rupiah), hukuman pengabdian masyarakat, dan ancaman hingga dua tahun penjara.

Kalau saya punya izin tinggal dan saya baru tiba di Rusia, saya tetap bisa masuk, 'kan?

Belum tentu! Jika Anda tiba di Moskow dan merupakan pemegang paspor salah satu negara berikut, Anda dan orang-orang yang tinggal bersama Anda harus dikarantina selama 14 hari. Artinya, Anda tidak boleh pergi ke kantor, mengikuti kuliah, atau mengunjungi tempat-tempat umum dan acara/kegiatan apa pun.

Berikut daftar negara yang warganya harus mempertimbangkan dua kali sebelum bepergian ke Rusia saat ini:

Di luar negara-negara itu, Badan Pengawas Hak-Hak dan Perlindungan Konsumen Rusia (Rospotrebnadzor) telah memerintahkan untuk memeriksa semua warga Uni Eropa yang tiba di Rusia dua minggu sebelum 16 Maret, dan mereka yang tinggal di luar ibu kota.

Selain itu, semua warga Rusia yang kembali dari luar negeri yang menunjukkan gejala infeksi saluran pernapasan akut (yang merupakan salah satu simtom infeksi virus corona) wajib menjalani pemeriksaan jika tiba di negara itu selama 30 hari terakhir.

Orang Rusia tak mau ikut-ikutan panik lantaran virus corona. Mereka justru menjadikan situasi ini sebagai bahan lelucon supaya orang-orang tidak stres.