Dinyatakan Sembuh, Warga Tiongkok Pasien Virus Corona di Rusia Diperbolehkan Pulang

Ilustrasi: Seorang warga Tiongkok berdiri di jalanan yang sepi di Kota Beijing, baru-baru ini.

Ilustrasi: Seorang warga Tiongkok berdiri di jalanan yang sepi di Kota Beijing, baru-baru ini.

AFP
Pasien telah dinyatakan sembuh dan telah meninggalkan rumah sakit. Namun, istri dan anaknya masih tetap berada di bawah pengawasan tim medis.

Seorang warga Tiongkok pasien virus Corona, Wang Yunbinya, dinyatakan sembuh dan telah diperbolehkan pulang oleh dokter setelah menjalani perawatan di rumah sakit sejak 26 Januari di Zabaikalsky Krai , Timur Jauh, Rusia. Sebagaimana yang dilaporkan Kantor Berita Rusia TASS, hal itu disampaikan kepada media di Pusat Penanganan Virus Corona (PPVC) di Zabaykalsky Krai , Rabu (12/2). 

“Pasien telah sembuh dan dipulangkan dari Rumah Sakit Penyakit Menular Daerah,” jelas laporan PPVC.

 Kepala Dokter Rumah Sakit Penyakit Menular Daerah (RSPMD) Zabaykalsky Krai, Sergey Yurchuk, mengatakan bahwa sebelum dipulangkan pasien telah melewati serangkaian tes dan hasilnya tak menunjukkan keberadaan virus. Rumah sakit kemudian menyerahkan surat pemulangan kepada pasien. “Surat ini menyatakan bahwa Anda telah benar-benar sehat dan tidak berbahaya bagi masyarakat,” jelas kepala rumah sakit. 

Sebelumnya, Yunbinya meminta pertolongan dokter pada 26 Januari dan langsung dilarikan ke RSPMD Zabaykalsky Krai pada hari itu juga. Namun, setelah melewati pemeriksaan pertama ia belum dikonfirmasi mengidap virus Corona. Hasil positif baru diketahui setelah pemeriksaan berikutnya. Istri dan putrinya pun segera diisolasi dalam kotak terpisah. 

Menurut situs web Kementerian Kesehatan Zabaykalsky Krai, meski Yunbinya sudah meninggalkan rumah sakit, istri dan putrinya masih akan menjalani pengawasan dokter. “Istri dan putri yang berhubungan dengan pasien masih berada dalam pengawasan tim medis. Begitu hasil pemeriksaan mereka dua kali dinyatakan negatif,  mereka juga akan segera diperbolehkan meninggalkan rumah sakit,” tulis PPVC dalam laporannya. 

Menurut data awal, keduanya akan tetap berada di bawah pengawasan dokter hingga 14 Februari. Sementara, warga Tiongkok yang telah sembuh itu memutuskan untuk tetap tinggal di Kota Chita, di mana ia memiliki rumah dan kerabat. 

Selain Yunbin, seorang mahasiswi dari Universitas Industri Tyumen juga telah dipulangkan dari sebuah rumah sakit di Tyumen pada 11 Februari lalu, seperti yang dilaporkan oleh situs Takie Dela. Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa gadis itu sehat. 

Kasus pertama virus Corona di wilayah Rusia terdeteksi pada akhir Januari lalu. Namun, pemerintah Rusia telah mengambil berbagai langkah optimal untuk mencegah penyebaran wabah asal Tiongkok yang telah menggemparkan seisi dunia itu. Baca selengkapnya, bagaimana strategi pemerintah Rusia memerangi virus Corona.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki