Siapa Saja Musuh Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov?

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov memeriksa pasukan khusus Chechnya di Grozny, 28 Desember 2014.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov memeriksa pasukan khusus Chechnya di Grozny, 28 Desember 2014.

AP
Dalam wawancara terbaru bersama wartawan media Rusia TASS, Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov membahas banyak hal, salah satunya mengenai ‘musuh-musuhnya’.

Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov terkenal akan pernyataan-pernyataannya yang cukup sensasional serta perilakunya yang terbilang eksentrik. Dalam wawancara terbaru bersama wartawan media Rusia TASS, pria berusia 40 tahun ini membahas banyak hal, salah satunya mengenai ‘musuh-musuhnya’.

Berikut kutipan wawancara yang berlangsung di sebuah sarana olahraga setelah Kadyrov selesai berolahraga.

TASS (T): Apakah Anda senang membuat orang ketakutan?

Ramzan Kadyrov (R.K.): Siapa yang saya buat takut? Musuh Rusia: teroris, ekstremis, dan semacamnya? Ya, musuh seperti itu seharusnya takut pada saya. Takut setengah mati. Mereka tahu bahwa posisi saya sangat teguh. Orang yang menjadi tambatan rencana iblis, yang menyusun rencana serangan teroris, yang hendak membunuh orang-orang tak berdosa, harus ditangkap sebelum ia berkesempatan menekan tombol itu. Orang semacam itu harus ditangkap dan diadili. Namun jika mereka melancarkan konfrontasi bersenjata, mereka harus dibasmi dengan cara yang sama. Umat manusia belum punya cara lain untuk menyelesaikan urusan ini.

Siapa yang saya buat takut? Musuh Rusia: teroris, ekstremis, dan semacamnya? Ya, musuh seperti itu seharusnya takut pada saya. 
Apakah musuh-musuh ini seharusnya takut pada saya? Ya! Tidak hanya takut, tetapi juga agar mereka menghilang ke ujung dunia. Mereka tak layak diberikan penghormatan terakhir. Tempat mereka hanya ada dua pilihan: di balik jeruji besi atau dua meter di bawah tanah. Mereka bisa pilih opsi yang paling cocok bagi masing-masing. Tapi jika mereka kembali muncul di Chechnya, kami akan menumpas mereka, satu per satu, hingga orang terakhir.

Semua omong kosong mengenai orang-orang yang menentang Kadyrov hanya menggelitik saya. Saya bersama rakyat saya. Kekhawatiran mereka adalah kekhawatiran saya juga. Saya mendedikasikan hidup saya pada rakyat saya dan mereka mencintai saya. Saya adalah seorang pejuang, seorang pembela kebenaran. Saya mengambil sumpah dan saya akan melayani masyarakat. Saya siap memberikan hidup saya untuk rakyat. Biarkan musuh-musuh saya tejerat ketakutan. Sejauh yang saya peduli, itu tak apa-apa.

T: Siapa saja orang yang Anda anggap musuh?

R.K.: Di atas segalanya, ialah mereka yang 20 tahun lalu menciptakan perang di tanah air saya, yang membunuh orang-orang Chechen, yang menghancurkan kota dan desa kami, yang masih menolak mengakui bahwa mereka telah kalah, bahwa masyarakat telah membuat pilihannya.

Siapa lagi musuh saya? Musuh saya adalah musuh Rusia dan Chechnya.

T: Tapi pada 1944, semua itu secara resmi disebut sebagai ‘restorasi tatanan konstitusional...’

R.K.: Saya bicara tentang teroris dari 51 negara yang datang ke Chechnya, dan para pengkhianat yang hendak menghancurkan Rusia sebagai negara berdaulat, setan-setan di dalam negara kita yang menari-nari dengan alunan Barat — Khodorkovsky, Berezovsky, dan lain-lain sejenisnya.

Apa hubungannya tatanan konstitusional dengan itu semua? Apa Anda bermaksud mengatakan bahwa Khattab dan Basayev mengembalikan tatanan konstitusional?

Mereka tak lebih dari para gembel! Siapa pun yang tersisa di pasukan musuh kini bersembunyi, tapi kita tahu siapa mereka dan apa yang mereka cari.

T: ISIS, apakah mereka juga musuh?

R.K.: Tentu saja.

T: Tapi bukankah sebagian dari mereka adalah orang-orang Chechnya?

R.K.: Ya, beberapa adalah orang-orang Chechnya. Tapi itu ibarat setetes air dari seember dibanding ratusan ribu teroris yang datang dari Amerika, Asia, Eropa, Afrika, Australia. ISIS — negara iblis — dan Al-Qaeda, keduanya berasal dari orangtua yang sama.

T: Sungguh penting memastikan bahwa mereka tak akan kembali, bukan begitu?

R.K.: Tak perlu khawatir! Mereka tak akan kembali. Tak ada lagi tempat bagi mereka di Chechnya. Yakinlah! Amerika dan Eropa bermimpi mengguncang negara kita dengan tangan-tangan asing. Jika (semua) terserah mereka, mereka pasti sudah membuat Rusia seperti Aleppo. Tapi itu tak akan terjadi. Kita tak akan berlutut dan kita tak akan mati kelaparan!

Kita tak akan berlutut dan kita tak akan mati kelaparan!
Sanksi yang diberikan sungguh tak berguna. Mereka memilih musuh yang salah! Rusia memiliki wilayah yang sangat luas — untungnya. Tanah kita kaya. Semua cobaan yang harus kita lewati hanya akan membuat kita semakin kuat. Barat akan meminta bantuan kita suatu hari. Saya yakin hal itu memang pasti terjadi.

Namun, kini kita adalah musuh mereka. Jadi, saya anggap mereka pun musuh saya. Sebagai seorang warga negara. Tapi saya tak punya musuh pribadi! Saya adalah orang yang paling damai di seluruh dunia.

T: Benarkah?

R.K.: Saya selalu seperti ini sejak masa sekolah. Saya menolong pihak yang lemah dan butuh perlindungan. Di kelas dan di jalan. Tapi saya tak pernah menyakiti orang lain.

Gangster dan para pelaku kriminal tak mengerti bahasa lain.
Ya, saya pernah melewati pertempuran berdarah — satu kali. Mereka membunuh putra-putra Chechnya dan Rusia — teman-teman saya, ayah saya sendiri — presiden pertama Republik Chechen, Pahlawan Rusia Akhmat-Hadji Kadyrov, seorang tokoh politik dan keagamaan yang diakui dunia.

Tak satu pun tersisa. Semuanya telah pergi. Itu adalah tugas kita. Gangster dan para pelaku kriminal tak mengerti bahasa lain.

T: Apakah Anda juga menganggap oposisi nonsistemik sebagai musuh?

R.K.: Tidak, mereka hanya besar mulut, orang-orang yang tak punya malu. Mereka tak punya harga diri, tak punya kesadaran, dan tak punya tanah air. Hal yang terus mereka lakukan adalah menjual kepentingan bangsa untuk 30 keping perak.

T: Apakah Anda mengacu pada pihak tertentu?

R.K.: Saya tak mau menyebut nama. Jika saya menyebut nama, saya tak akan bisa melanjutkan rutinitas olahraga saya. Mereka akan membuat saya merasa muak. Mereka akan terus menanti saat lidah saya keseleo. Lalu mereka akan segera menciptakan kegemparan dan memanfaatkan kesempatan itu untuk mendapatkan ketenaran. Sebaiknya saya tetap diam. Lagipula, orang-orang sudah tahu.

Suatu hari, masyarakat akan mengejar para gembel ini seperti anjing jalanan. Keluarga mereka bahkan akan membuang mereka karena telah mempermalukan nama keluarga.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.