Lima Hidangan yang Lebih Nikmat jika Dicampur Vodka

Legion Media
Kenapa orang Rusia menambahkan vodka ke dalam sup atau kue padahal minum keras itu akan menguap pada suhu tinggi?

1. Ukha Tsar

Resep pertama sup ikan yang kemudian dikenal sebagai ukha ini muncul di Rusia pada abad ke-12. Ukha dimasak dengan api yang sangat kecil, sementara ikan dimasukkan seluruhnya, termasuk bagian ekor, tulang, dan siripnya. Biasanya, para nelayan menambahkan segelas vodka dan bahkan sepotong kayu bakar. Meski tampak iseng, sebetulnya ada alasan di balik kebiasaan ini. Selain bisa menetralkan bakteri pada air sungai dan danau yang mungkin tak terlalu bersih, minuman keras itu juga dapat menghilangkan bau “lumpur”, bau khas beberapa jenis ikan air tawar. Selain itu, vodka membuat daging ikan lebih putih dan tak lekang, sementara kuah rebusan tetap bening.

Resep

2. Chebureki

Pada masa Soviet, orang-orang sering kali berkerumun ke kafe chebureki untuk menikmati kue-kue lezat dengan isian daging atau keju. Saat ini, euforia tersebut telah pudar, tetapi kata chebureki itu sendiri tak lepas dari memori masa lalu tersebut. Penganan sederhana ini punya rahasia tersendiri. Siapa pun yang tahu akan menambahkan sedikit vodka ke dalam kue, antara satu sendok teh dan satu sendok makan untuk satu kilo kue. Vodka ternyata meningkatkan elastisitas adonan dan membuat lebih banyak gelembung pada permukaan chebureki. Selain itu, kue yang telah dicampur vodka menyerap lebih sedikit minyak sehingga membuatnya lebih enak.

Resep

3. Kue Khvorost

Hanya kerak khvorost (kue renyah berbentuk seperti spiral), yang dapat bersaing dengan kerak chebureki yang garing. Kue ini terbuat dari tepung, telur, gula, mentega, krim asam, dan susu penuh lemak. Kue yang terbuat dari bahan-bahan biasa ini menjadi renyah berkat campuran alkohol. Selama memasak, alkohol menguap sehingga baik orang dewasa maupun anak-anak dapat menikmati khvorost.

Resep

4. Acar Timun

Agar stoples tak meledak selama musim dingin, dan acar timun di dalamnya tetap keras dan garing, tambahkanlah vodka (50 ml untuk stoples ukuran tiga liter). Kami tak akan membahas reaksi kimia di balik proses ini, tetapi singkat cerita, vodka adalah zat pengawet yang bisa menghentikan proses fermentasi. Jadi, beberapa sendok vodka akan mengawetkan zakuska (hidangan pembuka) yang luar biasa ini ... untuk disajikan dengan vodka. Efek serupa juga bisa diterapkan pada sauerkraut (makanan khas Jerman yang terbuat dari kubis yang diiris halus dan difermentasi).

Resep

5. Daging Marinasi

Penggemar shashlik (semacam sate khas Rusia) yang berpengalaman akan menambahkan vodka ke dalam bumbu supaya daging lebih lembut dan lebih cepat asin. Untuk shashlik, Anda membutuhkan rendaman dengan 150 ml vodka untuk tiga kilogram daging. Kemudian, tambahkan bawang bombai (tiga kilo), garam dan merica, dan biarkan semuanya meresap seharian di tempat yang sejuk. Jika Anda berencana untuk merebus atau mengukus daging, Anda cukup dengan memercikkannya dengan vodka, atau tambahkan minum keras tersebut ke dalam air dingin sebelum dimasak.

Jika Anda ingin mengenal makanan Rusia, mulailah dari toko atau pasar swalayan setempat. Percayalah, Anda akan menemukan banyak makanan lezat di sana!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki