Tujuh Varian Rasa Makanan Ringan yang Hanya Ada di Rusia

Ekaterina Kozhukhova
Perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di industri makanan, baik makanan ringan maupun cepat saji, selalu berusaha menyesuaikan produk mereka dengan cita rasa lokal. Jadi, maukah Anda mencoba Sprite rasa timun atau keripik kentang rasa mentega dan daun dill?

Keripik Kentang Rasa Dill

Keripik kentang Lay's pertama kali masuk ke Rusia pada pertengahan 1990-an. Seiring waktu, pabrik Lay's di Rusia selalu berinovasi dan mengeluarkan beraneka varian rasa baru, mulai dari rasa shashlik (daging panggang tradisional), kaviar merah, acar mentimun (orang Rusia sangat suka acar), dan bahkan rasa kepiting (kebanggaan Kamchatka).

Pada 2013, Lay's bertanya kepada publik varian apa lagi yang mereka inginkan selanjutnya. Coba tebak apa yang dipilih orang-orang? “Kentang muda dengan mentega dan dill”. Selalu dill! Orang Rusia sangat tergila-gila dengan daun dill!

2. Cokelat dengan Biji Bunga Matahari

Permen cokelat Snickers dengan selai kacang, nougat, kacang, dan karamel yang dilapisi oleh cokelat susu dijual luas di seluruh Rusia. Dari waktu ke waktu, Snickers memproduksi cokelat spesial dengan kacang almon, kacang tanah, dan kacang hazel, yang dibalur cokelat putih ... dan bahkan biji bunga matahari. Ketika Snickers dengan biji bunga matahari masuk ke toko-toko, warganet Rusia sontak berseloroh bahwa varian baru itu menyasar orang-orang gopnik (istilah slang untuk orang dengan status sosial rendah, tidak berpendidikan, tidak bermoral, dan sering dianggap sebagai penjahat kelas teri -red.).

3. Soda Mentimun

Anda mungkin sudah mencoba berbagai jenis minuman bersoda, tapi yang satu ini benar-benar unik, bahkan bagi penduduk setempat. Pada 2017, Coca Cola meluncurkan Sprite rasa mentimun, khusus untuk Rusia ... kenapa?

“Survei menunjukkan bahwa 90 persen target pasar Sprite menganggap mentimun sebagai pelepas dahaga yang luar biasa,” demikian bunyi laporan dalam situs web perusahaan tersebut.

Selain mentimun, Coca Cola juga meluncurkan varian Fanta rasa stroberi (“karena stroberi adalah jenis buah buni yang paling terkenal di Rusia,” kata situs mereka), Schweppes dengan Mojito klasik, dan Fanta rasa tangerine atau jeruk mandarin (buah yang bisa dikaitkan dengan perayaan Tahun Baru Rusia).

4. Kefir Bermerek

Produk susu sangat populer di Rusia, terutama kefir (semacam yogurt dengan kadar alkohol sangat kecil, kurang dari 1%). Karena itu, Danone menawarkan kefir Activia khusus pasar Rusia. Selain itu, Ada juga sederet yogurt “termostat” yang berubah asam di dalam botol.

5. Daging Sapi “Ala Rus”

Sejak pertama kali McDonald's dibuka di Moskow pada 1990, restoran makanan cepat saji tak pernah kekurangan pengunjung. Karena itu, munculnya menu burger Rusia cuma perkara waktu.

Saat ini, menu semacam itu hanya keluar pada waktu-waktu tertentu dalam setahun. Meski begitu, ternyata banyak orang yang berharap agar burger itu jadi hidangan permanen. Jadi, apa isi daging sapi “ala Rus”? Pertama, rotinya dibuat dari gandum hitam. Kemudian, burger itu berisi daging sapi, tomat, bawang bombai goreng, dan saus spesial.

6. Boxmaster Rus

Burger serupa juga bisa ditemukan di KFC, tapi mereka selangkah lebih maju dan menawarkan menu spesial untuk “pekan Rusia” yang mencakup Boxmaster Rus (dengan bawang bombai, saus krim, dan hash brown), Twister Rus (dengan acar mentimun), dan Tower Rus (burger dengan roti gandum hitam).

7. Pizza Rusia

Domino's Pizza membuka restoran pertamanya di Moskow pada 1998 dan sekarang memiliki lebih dari seratus cabang di seluruh negeri. Selain menu tradisional “4 keju” dan “Diablo”, orang-orang dapat memesan pizza spesial dengan irisan kentang, daging sapi, daging bakon, dan saus keju.

Bukan cuma makanan-makanan ini saja yang unik, ada juga kvass dengan varian rasa yang “tak biasa”. Saat berbicara tentang kvass, sebagian orang mungkin akan membayangkan minuman berwarna cokelat keruh yang terbuat dari roti. Namun, kvass sebenarnya memiliki banyak varian rasa dan warna.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More