Bagaimana Cara Memilih dan Menyantap Kaviar dengan Benar?

Legion Media
Tahukah Anda bagaimana makan kaviar menggunakan sendok? Mari kami ajarkan caranya.

Rata-rata keluarga di Rusia menabung sepanjang tahun supaya bisa menyajikan kaviar merah di meja makan saat perayaan Tahun Baru. Hingga kini, kaviar juga masih menjadi salah satu kado paling populer di Rusia. Kami akan menjelaskan bagaimana cara membeli dan menikmati kaviar yang tepat.

1. Kaviar merah yang dijual kiloan

Kaviar merah dapat dibeli dalam berbagai kemasan: ada yang dijual kiloan, dalam bentuk kalengan, atau dalam toples kaca. Sebaiknya, pilihlah kaviar yang dijual kiloan dan hindari membeli kaviar kalengan. Biasanya, kaviar kalengan sudah diberi banyak garam dan penyedap rasa. Jika Anda membeli kaviar dalam toples kaca, Anda setidaknya bisa melihat isinya, sementara jika Anda membeli kaviar kalengan, Anda tidak tahu seperti apa isi di dalamnya. Penjual juga bisa saja menipu Anda dengan menambah berat kaleng.

Sementara, jika Anda memutuskan untuk  mencicipi kemewahan dan membeli kaviar hitam, berhati-hatilah! Pertama, Anda mungkin belum pernah melihatnya dan kedua, kaviar hitam biasanya tak boleh dijual kiloan, sehingga penjual tak bisa memberi Anda kesempatan untuk mencicipinya sebelum membeli.

2. Seperti apa kaviar yang bagus?

Telur kaviar harus ‘kokoh’ dan tidak retak. Dari segi ukuran, telur harus beragam. Jika semua telur berukuran sama, pasti ada yang salah. Jika ada banyak cairan kental antartelur atau telur-telur itu terlihat mengembang, itu juga perlu dikhawatirkan.

Telur kaviar harus memiliki ‘mata’ berupa titik gelap kecil. Jika kaviar yang hendak Anda beli tidak memiliki titik tersebut, Anda sedang memandang kaviar palsu.

3. Seperti apa bau dan rasa kaviar?

Kaviar asli memiliki bau yang netral, tidak asam. Ketika dimakan, kaviar akan pecah dan segera larut. Jika kulitnya terasa renyah saat digigit, itu kaviar palsu.

4. Seperti apa warna kaviar?

Jenis kaviar salmon yang paling sering ditemui ada tiga: salmon chum, salmon pink, dan salmon sockeye. Ikan salmon chum menghasilkan telur besar berwarna oranye semburat merah yang lezat. Salmon pink memiliki ukuran telur sedang dengan warna oranye terang dan rasa yang agak pahit. Salmon sockeye memiliki telur kecil berwarna merah gelap dengan bau kuat dan rasa pahit. Sulit untuk mengatakan mana yang terbaik, tapi kebanyakan orang menyukai kaviar salmon chum atau pink.

Beruntunglah segelintir orang yang pernah mencicipi kaviar hitam asli. Warna kaviar hitam paling mahal, kaviar Beluga, bervariasi dari keabu-abuan gelap hingga hitam pekat. Semakin terang warna kaviar hitam, semakin mahal harganya. Warna kaviar Kaluga ialah abu-abu gelap, kecokelatan, atau hitam. Sementara, kaviar ikan sturgeon berwarna kuning-cokelat atau perunggu.

5. Tanggal produksi kaviar

Saat membeli kaviar kalengan, pastikan Anda mengecek tanggal produksi dan pengemasan kaviar tersebut. Periode antara dua proses itu tak boleh lebih dari enam bulan. Kemudian, camkan bahwa ikan salmon bertelur dari bulan Juli hingga September. Artinya, kaviar merah harus diproduksi paling lambat awal Oktober.

6. Berapa harga kaviar?

Harga kaviar merah rata-rata ialah mulai dari 250 rubel (sekitar 57 ribu rupiah) per 100 gram. Kaviar hitam dibanderol jauh lebih mahal, yakni 4.000 rubel (sekitar 927 ribu rupiah) per 100 gram.

7. Cara menyantap kaviar

Cara klasik menikmati kaviar di Rusia ialah dengan menaruhnya di atas roti putih dan mentega. Cara lain, khususnya untuk perayaan Tahun Baru, ialah menjadikannya isian telur. Dalam tradisi Rusia, kaviar juga disajikan dengan blini (panekuk) atau sebagai makanan pembuka bersama vodka. Anda juga bisa menambahkan kaviar ke salad atau saus, atau menggunakannya sebagai hiasan untuk makanan hangat. Jika memungkinkan, makanlah dengan sendok, tapi, jangan terlalu banyak, mungkin setahun sekali saja!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

More