Pemimpin Tatarstan Minta Putin Pertimbangkan Kembali Larangan Membawa Bir ke dalam Stadion

Replika trofi Piala Piala Dunia di antara gelas-gelas bir di sebuah restoran tempat para pendukung tim Kroasia berkumpul sebelum pertandingan di Moskow, 15 Juli 2018.

Replika trofi Piala Piala Dunia di antara gelas-gelas bir di sebuah restoran tempat para pendukung tim Kroasia berkumpul sebelum pertandingan di Moskow, 15 Juli 2018.

Gleb Garanich/Reuters
Putin berjanji untuk mempertimbangkan usulan sang pemimpin Tatarstan.

Selama evaluasi Piala Dunia FIFA 2018™, Pemimpin Republik Tatarstan Rustam Minnikhanov meminta Presiden Vladimir Putin untuk mempertimbangkan kembali larangan membawa bir ke dalam stadion setelah turnamen akbar tersebut usai.

Di hadapan Putin, Minnikhanov mengatakan bahwa ketika penjualan bir diizinkan selama Piala Dunia, dari sebelas kota tuan rumah, hanya di Kazan (ibu kota Tatarstan) penjualan bir bisa mencapai 89 juta rubel (sekitar 20,3 miliar rupiah).

“Semua lelaki suka bir. Sebagai seorang muslim, saya memang malu meminta supaya larangan bir dipertimbangkan kembali, tetapi saya juga memikirkan saudara-saudara Ortodoks saya,” ujar Minnikhanov, sebagaimana yang dikutip Interfaks, Jumat (21/7).

Menanggapi hal ini, Putin berjanji untuk mempertimbangkan usulan Minnikhanov.

Tahukah Anda bahwa Kazan termasuk dalam daftar sepuluh kota terbaik di Rusia untuk ditinggali? Bacalah informasi selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki