Resimen Abadi: Aksi Solidaritas Sedunia, Kenang Sanak Saudara yang Gugur Selama Perang Dunia II

Tati Gavrilova/lookbook.media
Dari Jakarta hingga Buenos Aires, keluarga keturunan prajurit Perang Dunia II berpawai untuk menghormati jasa dan pengorbanan kerabat mereka yang gugur demi membela tanah air.

Bermula di kota Tomsk (3.620 km di timur Moskow) pada 2012, parade Resimen Abadi tahun ini diselenggarakan di lebih dari 110 negara dan 500 kota di seluruh dunia. Orang-orang dari segala usia bergabung dalam pawai penuh khidmat sambil memegang potret sanak saudara mereka yang puluh tahun lalu ikut angkat senjata selama Perang Dunia II.

1. Jakarta, Indonesia, 9 Mei

Sejak 2016, Pusat Kebudayaan Rusia (PKR) di Jakarta rutin menggelar Resimen Abadi setiap 9 Mei. Tak seperti di Rusia dan kebanyakan kota di dunia lainnya, Resimen Abadi di ibu kota Indonesia dilakukan tanpa parade. Namun, itu sama sekali tak mengurangi kekhidmatan prosesi tahunan tersebut. Sebagian besar komunitas Rusia yang tinggal di Jakarta, termasuk duta besar, mengikuti acara ini dengan antusias dan tiap tahun kian ramai.

2. Paris, Prancis, 8 Mei

Dengan slogan “Perdamaian dan Kenangan”, Resimen Abadi di ibu kota Prancis telah dilakukan sejak 2015. Ratusan orang berpawai sambil membawa potret sanak saudara mereka yang bertempur selama Perang Dunia II. Pihak penyelenggara menekankan bahwa Resimen Abadi sepenuhnya bersifat nonpolitis dan harus diadakan hanya untuk menghormati orang-orang yang gugur di medan perang.

3. Tokyo, Jepang, 6 Mei

Penduduk Jepang juga membuat parade Resimen Abadi untuk menghormati jasa para veteran. Acara di Tokyo ini mengumpulkan sekitar 200 orang, termasuk kompatriot dan diplomat Rusia dari berbagai negara. Duta Besar Israel untuk Jepang, Yaffa Ben-Ari, bahkan turut mengikuti pawai tersebut. Ia mengatakan bahwa keluarga ayahnya menemukan tempat berlindung di Rusia, dan semua orang harus berterima kasih kepada mereka yang “rela mengorbankan nyawa demi membela negara dan dunia dari kejahatan terbesar.”

4. Busan, Korea Selatan, 6 Mei

Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Resimen Abadi digelar di Busan, Korea Selatan. Kali ini, sekitar 400 orang berpartisipasi dalam prosesi tersebut, termasuk para keturunan veteran Rusia, Belarus, Kazakhstan, dan Uzbekistan. Setelah pawai, orang-orang membuat konser, menyanyikan lagu-lagu dari masa perang, dan berbagi cerita tentang kerabat mereka.

5. Hamburg, Jerman, 5 Mei

Meski diguyur hujan, 150 orang menghadiri peringatan Perang Dunia II dan meletakkan bunga di pemakaman Olsdorf, tempat peristirahatan terakhir bagi hampir 400 tentara Soviet. Orang-orang kemudian melepaskan merpati putih ke langit sebagai simbol perdamaian dan harmoni antara Rusia dan Jerman.

6. Hong Kong, 5 Mei

Untuk pertama kalinya, Resimen Abadi diadakan di Hong Kong dan mengumpulkan sekitar seratus peserta di pusat kota. Para imigran Rusia membuat semacam pameran foto sanak saudara mereka dan mengenang jasa para prajurit yang gugur dengan mengheningkan cipta selama satu menit.

7. Roma, Italia, 5 Mei

Untuk ketiga kalinya, ibu kota Italia menggelar parade Resimen Abadi dan berhasil mengumpulkan ratusan orang. “Pawai berlangsung di berbagai kota di Italia, termasuk Milan, Bologna, dan Palermo,” kata koordinator acara tersebut.

8. New York, AS, 4 Mei

Resimen Abadi telah diadakan di AS sejak 2015 atas prakarsa Pemuda Rusia di AS dan Dewan Koordinasi Kompatriot Rusia (KSORS) di Amerika. Acara terbesar biasanya berlangsung di New York dan setiap tahun menarik lebih dari 2.000 peserta, baik dari diaspora Rusia maupun penduduk setempat. Setelah prosesi Resimen Abadi, orang-orang menyanyikan lagu kebangsaan Rusia dan AS, dan melepaskan ratusan balon putih ke langit. Setiap balon dihias gambar burung bangau yang melambangkan prajurit yang gugur.

9. Washington, AS, 4 Mei

Tahun ini, Resimen Abadi berlangsung di 25 kota di AS, termasuk San Francisco, Anchorage, Chicago, Seattle, dan Denver. Pawai di ibu kota AS diadakan di dekat Gedung Putih dan mengumpulkan sekitar 1.000 orang. Kepala Dewan Komunitas Rusia AS Elena Branson mengatakan bahwa pemerintah Amerika mendukung kampanye Resimen Abadi. Penduduk setempat bahkan sering kali bergabung dalam prosesi tersebut.

10. Buenos Aires, Argentina, 4 Mei

Tahun ini, lima kota di Argentina menggelar Resimen Abadi: Mar del Plata, Rosario, Obera, Parana, dan Buenos Aires. Lebih dari 200 orang berkumpul di ibu kota untuk menghormati jasa leluhur mereka. Beberapa peserta bahkan mengingat masa kecil mereka selama Perang Patriotik Raya. Yevgeny Dunaev, misalnya, baru berusia 4 pada 1941. Meski begitu, ia tak akan pernah lupa bagaimana pasukan musuh membakar desanya di Smolensk. Peserta lainnya, Maria Kadar, baru berusia 10 tahun ketika ayahnya meninggal pada Pertempuran Kursk.

11. Sydney, Australia, 25 April

Upacara khidmat diadakan pada Hari Anzac, yaitu ketika Australia mengenang semua orang yang tewas dalam setiap konflik bersenjata. Penduduk berbahasa Rusia di negara itu berparade dengan membawa panji-panji Resimen Abadi di Sydney, Adelaide, dan Gold Coast. Parade itu dipimpin oleh para veteran Perang Patriotik Raya.

Hari Kemenangan yang diperingati setiap 9 Mei adalah salah satu perayaan paling populer di Rusia. Namun, perayaan yang salah satunya ditandai dengan parade militer ini tak selalu digelar sebagaimana yang biasa disaksikan tiap tahunnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki