Negara Mana Saja yang Jarang Dikunjungi Turis Rusia?

Legion Media
Tak mudah menemukan tempat di dunia ini tanpa batang hidung orang Rusia di sekitarnya. Namun, sekiranya Anda agak malas menemui turis-turis Rusia, inilah negara-negara yang kemungkinan besar tak mereka sambangi.

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan orang Rusia dalam memilih destinasi liburan, seperti jarak, biaya penerbangan dan akomodasi, dan paket wisata. Berdasarkan data Badan Statistik Negara Federal, daftar negara yang paling banyak dikunjungi orang Rusia pada 2019 adalah sebagai berikut:

  1. Turki
  2. Tiongkok
  3. Thailand
  4. Spanyol
  5. Italia
  6. Jerman
  7. Uni Emirat Arab
  8. Kazakhstan
  9. Georgia
  10. Abkhazia

Daftar tersebut tak jauh berbeda dengan daftar yang disusun layanan online tiket pesawat Rusia, yang juga memasukkan kota-kota paling populer yang disambangi turis Rusia. Misalnya, menurut Kupibilet.ru, wisatawan Rusia yang melancong ke Turki kebanyakan mengunjungi Antalya dan Istanbul; di Spanyol, ke Barcelona; dan di Georgia, ke Tbilisi dan Batumi.

Tak hanya itu, peringkat yang disusun sejumlah layanan online juga mencakup negara-negara lain (karena mungkin terpengaruh statistik penjualan). Misalnya, menurut Aviasales, orang Rusia semakin sering terbang ke Israel, Armenia, Bulgaria, dan Montenegro. Destinasi liburan populer lainnya adalah Yunani dan Siprus, sebagaimana yang ditunjukkan statistik Yandex.Travel.

Menurut perwakilan Aviasales, selama musim panas 2019, tujuan wisata luar negeri yang paling populer adalah Montenegro. Sementara, permintaan tiket ke Tiongkok, sebaliknya, pelan-pelan menurun. Perusahaan itu bahkan telah memasukkan Tiongkok ke dalam daftar negara yang paling tak diminati orang Rusia. Di sisi lain, layanan pencarian tiket Yandex.Travel ternyata tak satu suara. Yandex.Travel justru mencantumkan Beijing di antara salah satu kota paling populer di antara orang Rusia.

Belahan Dunia yang Jarang Dikunjungi

Orang Rusia kurang tertarik dengan penerbangan jarak jauh karena harga tiket lebih mahal. Menurut data Badan Statistik Negara Federal, daftar negara yang paling jarang dikunjungi orang Rusia adalah sebagai berikut:

  1. Australia
  2. Selandia Baru
  3. Puerto Riko
  4. Greenland
  5. Saint Vincent dan Grenadines
  6. Filipina
  7. Afrika Selatan
  8. Kosta Rika
  9. Peru
  10. Kuwait

Namun, harus diingat bahwa tak ada penerbangan langsung dari Moskow ke negara-negara ini, sementara statistik memperhitungkan destinasi wisata yang — untuk mencapainya — memerlukan transit.

Daftar destinasi paling tidak populer yang disusun situs-situs pengumpul tiket juga mencantumkan sejumlah negara lain. Misalnya, Tutu.ru mencantumkan Venezuela, Guyana, dan Honduras dalam kategori ini. Layanan pers Tutu.ru mengatakan, tiket sekali jalan dari Moskow ke Caracas, ibu kota Venezuela, pada musim liburan bisa mencapai 317 ribu rubel (sekitar 67 juta rupiah).

Sementara, destinasi wisata di Eropa yang paling tidak populer di antara orang Rusia adalah Luksemburg, Irlandia, dan Rumania, ungkap layanan pers Momondo.ru. Beberapa tempat lain di Eropa yang sebagian besar belum dikunjungi wisatawan Rusia adalah kota Faro dan Funchal di Portugal.

Daftar destinasi kurang populer keluaran Momondo juga mencakup kota terbesar kedua di Sisilia (sebuah daerah otonomi Italia dan pulau terbesar di Laut Tengah), Catania, dan Chania, sebuah kota di utara Pulau Kreta, Yunani.

“Tak ada satu alasan khusus mengapa tempat-tempat itu kurang diminati. Kita hanya bisa berasumsi bahwa kebanyakan orang Rusia tidak terbang ke sana secara langsung, melainkan pergi ke lokasi-lokasi itu dengan mobil sewaan, transportasi umum, atau sebagai bagian dari tur keliling kota,” kata layanan pers perusahaan tersebut menjelaskan.

Apa saja kebiasaan turis Rusia yang paling mudah dikenali di luar negeri? Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki