Bagaimana Seorang Anggota Polantas Soviet Menyelamatkan Nyawa 40 Remaja Amerika?

Sejarah
ELEONORA GOLDMAN
Presiden Amerika Serikat George H. W. Bush berterima kasih secara pribadi kepada seorang anggota polisi lalu lintas (polantas) Soviet atas kepahlawanannya.

Dalam acara perjamuan di Moskow pada Mei 1990, seorang perwakilan dari Amerika Serikat (AS) membacakan surat ucapan terima kasih dari Presiden Bush kepada seorang anggota polantas Soviet dari Kurskaya (Kursk) Oblast dan peristiwa itu bergema di seantero negeri. Peristiwa apa yang menyebabkan presiden AS berterima kasih kepada seorang perwira polisi Soviet itu?

Program Pertukaran Pelajar

Pada masa-masa akhir era Soviet yang dimulai pada 1987, pemerintah Soviet dan AS membuat sebuah program pertukaran pelajar.Di AS, program ini diberi nama 'People to People International', sementara di Soviet, dikenal sebagai 'Karavan Persahabatan di Uni Soviet'. Kelompok peserta pertama diterima secara pribadi oleh Pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev. Pada musim panas 1989, 300 siswa sekolah menengah AS dari berbagai negara bagian memulai perjalanan mereka di Soviet. Perjalanan dimulai di Moskow dan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa kota dengan bus pariwisata, sebelum berakhir di Kamp Arktek, Krimea, tempat mereka bertemu dengan teman-teman Soviet sebaya mereka.

Pada 2 Agustus, sembilan bus melakukan perjalanan dari Belgorod ke Kursk dengan dikawal dua anggota polantas Kursk yang mengendarai mobil dinas mereka. Sersan Mikhail Pankrushev berada di belakang kemudi, sementara Letnan Senior Vladimir Kirilyuk duduk di kursi penumpang. Sebuah bus yang mengangkut 40 remaja Amerika mengekor di belakang mereka. Tiba-tiba, sebuah truk ZIL-133 yang melaju dari arah berlawanan kehilangan kendali dan hampir dipastikan akan menabrak bus.

Pankrusev bereaksi dengan cepat. Dia membanting setir ke kiri dan menghentikan mobilnya di depan truk. Kedua anggota polantas itu terluka dan menghabiskan beberapa waktu di rumah sakit. Namun, berkat pemikirannya yang cepat, tidak ada remaja yang terluka.

Pankrushev mengalami patah tulang rusuk, tetapi dapat kembali bekerja. Sementara rekannya, harus keluar dari kepolisian karena luka-luka yang dialaminya.

Pankrushev tak dapat mengingat, bahkan setelah bertahun-tahun kemudian, apakah dia sendiri yang membuat keputusan untuk mempertaruhkan nyawa mereka dengan menghadang truk itu, atau itu adalah keputusan mereka berdua. Dia dan rekannya menerima medali, sertifikat kehormatan, dan bonus uang tunai atas kepahlawanan mereka. Pankrushev diberi kenaikan pangkat yang luar biasa dan menerima sebuah apartemen baru yang telah lama dia tunggu-tunggu.

Ucapan Terima Kasih dari Presiden Bush

Berita tentang kepahlawanan polisi itu bahkan sampai ke telinga Presiden Bush. Dia memberikan perhatian khusus pada program pertukaran pelajar itu dan para peserta perjalanan sendiri yang menceritakan kepadanya tentang acara luar biasa itu. Pada 1990, seorang delegasi AS tiba di Moskow dan menyerahkan surat ucapan terima kasih tertanggal 9 Mei dari Presiden Bush kepada Pankrushev. Bush menyebut tindakan polisi Soviet itu sebagai tindakan dari "keberanian yang luar biasa."

"Banyak orang Amerika telah melakukan perjalanan ke Uni Soviet dan membawa kembali kenangan indah tentang pengalaman mereka. Namun, para siswa muda yang Anda bantu musim panas lalu, membawa pulang kenangan yang sangat istimewa. Mengetahui bahwa Anda menempatkan hidup Anda dalam bahaya bagi mereka, di atas dan di luar panggilan tuga, akan selalu ada dalam pikiran dan hati mereka," tulis Bush.

Selain surat, Bush juga mengirim beberapa suvenir, termasuk potret bertanda tangan dan jam mantel (biasa diletakkan di atas perapian).

Pankrushev bertugas di polantas sampai pensiun dan meninggal pada November 2020 karena penyakit jantung.

Tahukah Anda, di Rusia sudah lama terdapat pusat rehabilitasi khusus pecandu narkoba yang berorientasi Islam? Tempat itu bernama Al-Amin.