Seperti Apa Perayaan Tahun Baru di Uni Soviet?

Sejarah
RUSSIA BEYOND
Negeri Tirai Besi sama sekali tak merayakan hari besar keagamaan, seperti Natal. Sebagai gantinya, negara itu membuat hari liburnya sendiri.

Perayaan Natal di Rusia tak semeriah di negara-negara Kristen lainnya karena pengaruh Uni Soviet. Pada 1929, pemerintah melarang segala perayaan keagamaan. Alhasil, selama lebih dari 70 tahun, Rusia sama sekali tidak merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Namun, orang-orang terbiasa dengan perayaan musim dingin tahunan. Mereka membutuhkan kegembiraan dan rehat sejenak setelah bekerja keras selama hari-hari yang dingin dan gelap. Karena itu, Partai Komunis memutuskan untuk membuat pesta pohon cemara untuk para petani dan kaum proletar pada Malam Tahun Baru. Pesta pertama secara resmi dirayakan pada 1935 di Dewan Serikat Buruh Moskow (lihat foto di bawah).

Selain itu, pesta Malam Tahun Baru juga dirayakan di seluruh Uni Soviet, termasuk di daerah-daerah yang tak mengenal tradisi Natal, seperti Uzbekistan. Alih-alih memajang gambar Kristus, anak-anak biasanya mengungkapkan rasa syukur mereka kepada Stalin atas “masa kecil yang bahagia”, yang ditulis pada aneka spanduk.

Bagi banyak orang, Malam Tahun Baru tetap menjadi liburan keluarga, sama seperti Natal. Jadi, seluruh sanak saudara harus berkumpul mengelilingi meja makan di rumah pada hari ini.

Orang-orang biasa membeli makanan ‘terbaik’ yang bisa mereka dapatkan dan mencoba mendapatkan barang yang tak tersedia. Namun, untuk mendapatkan semua ‘barang mewah’ ini tentu bukan perkara mudah karena tidak ada yang tersedia. Di antara hidangan umum yang dapat ditemukan di meja Tahun Baru Soviet adalah: salad Olivier, haring di bawah mantel bulu, kholodets, dan jeruk keprok (karena buah ini hanya tersedia pada musim dingin).

Salah satu toko paling populer untuk membeli hiasan pohon Tahun Baru adalah Detsky Mir (Dunia Anak), pusat perbelanjaan segala kebutuhan anak di Moskow. Jika Anda sabar mengantre, Anda bisa mendapatkan sesuatu yang benar-benar istimewa (sebagian besar mainan dan dekorasi yang dibeli kemudian disimpan dengan hati-hati dan digunakan selama beberapa dekade, bahkan kini).

Sebagian besar mainan untuk Tahun Baru adalah buatan tangan. Di sekolah, ada pelajaran Prakarya supaya anak-anak belajar menyiapkan pesta sejak dini.

Pada akhir Desember, semua taman kanak-kanak, sekolah, pabrik dan perusahaan akan membuat pesta dan menyiapkan pertunjukan amatir. Masquerade (pesta kostum) adalah salah satu jenis perayaan favorit orang-orang. Pada perayaan ini, semua kostum pun buatan tangan.

Salah satu simbol utama perayaan Tahun Baru adalah Ded Moroz, semacam Sinterklas Rusia, dan diakui sejak abad ke-19. Pada 1930-an, cucunya, Snegurochka (Gadis Salju) mulai naik daun. Sejak itu, mereka bekerja sama untuk membawa keceriaan dan aneka hadiah.

Pohon cemara utama negara itu didekorasi di Lapangan Merah, sementara Kremlin menggelar resepsi khusus untuk anak-anak dan para buruh terhormat. Pada foto ini, Nikita Khrushchev memberi selamat kepada rakyatnya di Kremlin.

Kini di Rusia, orang-orang menikmati masa liburan antara tujuh hingga sepuluh hari setelah Tahun Baru. Sementara pada masa Soviet, orang-orang sudah harus kembali bekerja pada 2 Januari. Foto di bawah ini menggambarkan pemandangan khas Tahun Baru Soviet yang terakhir pada 1990.

Kenapa cucu Ded Moroz (Sinterklas Rusia) tak tinggal bersama kakeknya dan bagaimana seekor kucing bisa menjadi asisten pribadinya? Bacalah selengkapnya!