Resep Hidangan Pedas, Sepedas ‘Lidah Mertua’

Vasilisa Malinka
Jika Anda sudah mencoba semua resep kami untuk acar mentimun, tomat, dan kubis, maka cicipi hidangan terong lezat ini yang dapat langsung dimakan atau disimpan untuk waktu yang cukup lama.

Lelucon-lelucon tentang ibu mertua sama tuanya dengan peradaban, dan mungkin berlaku di semua negara. Tak terkecuali di Rusia. Sebenarnya, kami memiliki dua kata yang berbeda: satu untuk ibu mertua daru pihak istri (tesha), dan satu lagi untuk ibu mertua dari pihak suami (svekrov). Namun, biasanya lelucon-lelucon itu selalu tertuju pada tesha (ibu isteri). Salah satu lelucon bahkan terwujud dalam bentuk hidangan, yang disebut "Lidah mertua". Sebenarnya, itu tidak hanya mengacu pada satu hidangan, tetapi lebih seperti kategori hidangan. 

Kita berbicara tentang makanan pembuka yang sangat pedas yang dapat disiapkan dengan berbagai sayuran seperti terong, zucchini, dan bahkan mentimun. Nama itu berasal dari rasanya yang cukup pedas yang juga melambangkan lidah "pedas” ibu mertua. Dengan demikian, tidak mengherankan jika bentuk sayuran ini pun dipotong menyerupai lidah.

Versi paling populer atau tradisional dari hidangan ini dibuat dengan terong. Resep ini populer bukan hanya karena fleksibilitasnya (ingat, Anda dapat menggunakan terong, zucchini dan sayuran lain, atau bahkan mencampurkannya bersama-sama), tetapi juga sederhana dan cepat untuk dibuat. Ini adalah hidangan pembuka vegetarian yang lezat untuk meja pesta, dan juga hidangan yang bisa dikalengkan dan disimpan untuk waktu yang cukup lama. Di Rusia, kami biasa menyimpannya untuk musim dingin agar masih bisa menikmati “rasa musim panas”.

Bahan-bahan:

  • 4 terong
  • 2 paprika merah
  • 4 tomat
  • 2 sendok makan pasta tomat
  • cabai segar atau kering (sesuaikan dengan rasa pedas yang diinginkan)
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sendok makan cuka
  • Minyak, garam, merica 

Cara memasak: 

1. Cuci terong dan potong batangnya. Iris memanjang menjadi potongan-potongan dengan tebal sekitar ½ cm.

2. Sebarkan di rak dan taburi dengan garam dari kedua sisi. Tunggu sampai kelembabannya keluar (akan memakan waktu sekitar 15 menit) dan bersihkan sampai kering dengan serbet kertas. Ini akan membantu terong agar tidak pahit.

3. Bersihkan paprika merah dari batang dan bijinya, dan potong dadu sekecil mungkin. 

4. Potong tomat menjadi empat bagian dan buang bijinya. Juga, potong tomat yang tersisa menjadi potongan-potongan yang sangat kecil.

5. Kupas siung bawang putih dan parut halus. Potong cabai menjadi potongan-potongan kecil.

6. Panaskan wajan berukuran sedang dengan minyak dan tambahkan paprika. Masak sampai lunak dan tidak lagi renyah. Kemudian, tambahkan bawang putih parut dan tumis sampai Anda bisa mencium aroma bawang putih yang sudah dimasak. Tambahkan potongan dadu tomat dan pasta tomat. Masak dengan api sedang selama sekitar 5-10 menit. Tambahkan cuka, cabai, garam, dan lada sesuai selera.

7. Siapkan wajan terpisah di atas kompor dengan minyak panas di dalamnya. Goreng irisan terong dengan hati-hati sampai berwarna cokelat keemasan dari kedua sisi. Terus tambahkan minyak jika perlu. Angkat irisan yang sudah matang dan letakkan pada permukaan yang dilapisi dengan serbet kertas agar minyak dapat diserap.

8. Setelah terong siap, siapkan stoples atau mangkuk yang dalam. Mulailah dengan meletakkan sepotong terong di bagian bawah dan taburkan sedikit campuran lada dan tomat Anda.

9. Lanjutkan proses dengan sedikit menekan sayuran dengan sendok.

10. Setelah selesai, tunggu sampai dingin dan nikmati, atau tutup toples dan simpan untuk dinikmati di kemudian hari.

Belochka merupakan salah satu ikon permen di era Uni Soviet. Cokelat praline dengan hazelnut ini disukai oleh anak-anak dan orang dewasa. Dengan hanya beberapa bahan, Anda dapat membuat kudapan kaya rasa nan memanjakan lidah ini di rumah. Klik di sini untuk mengetahui cara membuatnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki