Bagaimana Mendaftar Kuliah di Rusia Secara Daring?

Vyacheslav Prokofyev/TASS
Belum lama ini, Rusia meluncurkan education-in-russia.com, situs web baru untuk warga asing yang ingin melanjutkan studi di sana. Melalui situs web tersebut, Anda dapat mendaftar kuliah dan memilih bermacam-macam program studi yang ditawarkan secara daring. Berikut segala hal yang perlu Anda ketahui jika hendak mendaftar kuliah secara mandiri (tanpa beasiswa).

Bulan lalu, Rossotrudnichestvo, lembaga negara yang mengurus penerimaan dan pendistribusian aplikasi mahasiswa asing, meluncurkan situs web baru education-in-russia.com. Melalui situs tersebut, warga asing mana pun dapat mendaftarkan diri untuk berkuliah di Rusia.

“Layanan baru ini ibarat toko serbaada. Situs ini dirancang demi menyajikan transparansi proses (seleksi), mulai dari pengajuan aplikasi dan berbagai tahap penerimaan hingga visa dan dukungan migrasi,” kata perwakilan Rossotrudnichestvo kepada kantor berita TASS.

Dengan 741 pilihan universitas seantero negeri, Rusia menawarkan tiga macam program pendidikan: studi di kampus (penuh waktu), di dalam/luar kampus (paruh waktu), dan di luar kampus (jarak jauh). Pelajar asing dapat mendaftarkan diri pada program pendidikan kejuruan atau vokasi di kolese atau sekolah-sekolah akademi, mendaftar di universitas Rusia untuk meraih gelar sarjana, bahkan mendaftar pada program pascasarjana, pendidikan militer pascasarjana, atau magang dan asistensi kedokteran.

“Setelah menerima ijazah, Anda dapat melanjutkan studi doktoral, mengikuti program pelatihan, atau menyelesaikan program spesialis,” demikian keterangan dalam situs web tersebut.

Pendaftaran

Sebelum membuat aplikasi pendaftaran, Anda terlebih dahulu harus membuat akun di situs web tersebut. Selain itu, Anda diwajibkan memilih enam universitas dan memutuskan jenjang pendidikan serta program studi apa yang hendak Anda pilih. Nantinya, Anda harus mengunggah sejumlah dokumen berikut ke dalam aplikasi:

  • salinan paspor atau dokumen lain yang mengonfirmasi identitas pelamar;
  • salinan ijazah pendidikan pelamar;
  • formulir yang telah dilengkapi; dan
  • foto dengan latar belakang putih.

Sebagaimana seleksi masuk perguruan tinggi di Indonesia, Anda harus mengurutkan universitas yang dipilih berdasarkan prioritas. Selain itu, semua dokumen yang diunggah harus diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia terlebih dahulu dan dilegalisasi oleh notaris atau konsul. Beberapa perguruan tinggi mungkin memerlukan dokumen tambahan. Karena itu, pastikan Anda memeriksa informasi semacam ini di situs web universitas masing-masing.

Universitas Negeri Moscow (MGU)

Selain perkara administrasi, Anda juga harus mengetahui biaya kuliah di universitas yang hendak Anda tuju. Informasi ini dapat Anda temukan dengan di semua situs web universitas. Warga asing dapat membayar biaya kuliah secara mandiri, hibah atau bantuan dari perusahaan swasta, atau bahkan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Rusia. Setiap tahun, hingga 15.000 mahasiswa asing mendaftar di universitas Rusia dengan kuota beasiswa pemerintah. Untuk mengikuti seleksi beasiswa, Anda perlu menghubungi kantor perwakilan Rossotrudnichestvo di Indonesia — dalam hal ini, Pusat Kebudayaan dan Ilmu Pengetahuan Rusia (PKR) di Jakarta.

Dua Tahap Seleksi

Biasanya, proses masuk perguruan tinggi di Rusia terdiri atas dua tahap: tes kualifikasi awal di negara asal si calon mahasiswa dan ujian masuk di universitas itu sendiri.

Setelah mengajukan lamaran, Anda akan mendapatkan informasi tahapan kualifikasi melalui akun pribadi Anda di situs web education-in-russia.com. Anda kemudian harus mendaftar untuk proses wawancara atau tes kualifikasi. Tahap pertama ini harus dilakukan dalam waktu yang ditentukan. Nilai yang Anda dapatkan nantinya akan menentukan peringkat Anda di antara para pelamar di Indonesia (bukan secara global). Jika nilai Anda mencukupi, Anda akan mendapatkan pemberitahuan sekaligus informasi tentang seleksi tahap kedua melalui akun pribadi Anda.

Tahap kedua dapat dilakukan dari jarak jauh atau di Rusia. Jika pihak kampus meminta kehadiran Anda secara langsung, Anda perlu membeli tiket, mendapatkan visa, dan bertolak ke Rusia untuk mengikuti ujian sesuai tanggal yang telah ditentukan. Seluruh detail kunjungan perlu disepakati dengan instansi pendidikan tinggi masing-masing.

Begitu di Rusia, Anda harus menyerahkan semua dokumen yang dibutuhkan. Dokumen-dokumen berikut harus sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia dan dilegalisasi:

  • surat penerimaan (letter of acceptance) di universitas tersebut;
  • dokumen yang menyatakan identitas dan kewarganegaraan;
  • ijazah yang membuktikan kelulusan atau gelar yang didapat, transkrip nilai, dan segala sertifikat penghargaan yang pernah diraih;
  • sertifikat medis yang mengonfirmasikan bebas HIV/AIDS dan tidak pernah mengidap TBC atau hepatitis; dan
  • pasfoto (format ditentukan oleh masing-masing universitas).

Dokumen-dokumen tersebut mungkin memerlukan pengesahan atau legalisasi di negara penerbitnya. Artinya, Anda harus mendapatkan cap khusus dari konsulat Rusia yang mengonfirmasi bahwa dokumen-dokumen tersebut asli. Informasi tentang perlu atau tidaknya legalisasi dapat Anda peroleh di konsulat atau kantor perwakilan Rossotrudnichestvo (PKR) di Jakarta.

Visa Pelajar dan Jaminan Kesehatan

Setelah resmi diterima, pihak universitas atau Kementerian Luar Negeri Rusia akan mengirimkan undangan untuk belajar di Rusia. Dengan demikian, Anda dapat mengajukan permohonan visa pelajar di konsulat Rusia.

“Para pelamar dari negara-negara yang telah menandatangani perjanjian pembebasan visa dengan Rusia tidak perlu mengajukan permohonan visa, sementara warga negara Belarus, Kazakhstan, Armenia, Kirgizstan, dan Ukraina dapat memasuki Rusia tanpa paspor internasional,” demikian kutipan keterangan di situs web education-in-russia.com.

Panitia penerimaan mahasiswa baru Universitas Negeri Moskow

Setibanya di Rusia, Anda harus mendaftar polis asuransi kesehatan sukarela (asuransi kesehatan yang keikutsertaannya tidak wajib, tetapi diserahkan kepada kemauan dan kemampuan masing-masing). Dengan biaya polis sebesar 4.000—12.000 rubel (sekitar 753 ribu hingga 2,2 juta rupiah), Anda dapat menjalani perawatan di sejumlah klinik rawat jalan di Rusia.

Selain itu, pihak universitas juga menyediakan akomodasi untuk mahasiswa asing dengan biaya yang berkisar antara 300—10.000 rubel (sekitar 56.000—1,8 juta rupiah) per bulan, tergantung masing-masing instansi.

Ujian Kemahiran Bahasa Rusia

Perkuliahan dan seminar di sebagian besar perguruan tinggi Rusia dibawakan dalam bahasa Rusia. Itulah mengapa situs web education-in-russia.com juga menawarkan pelajaran bahasa Rusia di sekolah-sekolah bahasa, baik melalui pembelajaran jarak jauh maupun di fakultas persiapan.

Sejumlah perguruan tinggi tertentu bahkan mewajibkan mahasiswa asing lulus ujian kemahiran bahasa Rusia, TORFL (Tes Bahasa Rusia sebagai Bahasa Asing)

Tes semacam ini berlangsung selama dua hari dan terdiri atas enam bagian:

  • kosakata;
  • pengetahuan tata bahasa;
  • membaca;
  • mendengarkan;
  • menulis; dan
  • berbicara.

Biaya ujian TORFL sekitar 5.500 rubel (sekitar satu juta rupiah). Anda dapat mengikuti ujian di pusat-pusat TORFL mana pun yang terakreditasi di seluruh dunia. Ujian berlangsung antara 3,5 hingga lima jam. Meski begitu, Anda hanya akan mendapatkan sertifikat jika setidaknya berhasil mencapai skor 66 persen pada tiap bagian ujian.

Bangunan kampus Universitas Negeri Moskow (MGU)

Jika nilai Anda kurang memadai pada bagian tertentu, Anda dapat mengikuti kembali ujian pada bagian tersebut dengan membayar biaya tambahan. Tes TORFL juga dapat diikuti di institusi-institusi pendidikan tinggi Rusia berikut:

Selanjutnya, berikut kami jelaskan langkah demi langkah mendaftar program Beasiswa Pemerintah Rusia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki