Ringankan Beban Rakyat di Tengah Wabah Corona, Putin Perkenalkan 13 Kebijakan Antikrisis

Presiden Rusia Vladimir Putin saat menyampaikan pidato mengenai pandemi virus corona (COVID-19) di Moskow, Rabu (25/3).

Presiden Rusia Vladimir Putin saat menyampaikan pidato mengenai pandemi virus corona (COVID-19) di Moskow, Rabu (25/3).

Alexei Druzhinin/Sputnik/via Reuters/Reuters
Di antaranya memberlakukan cuti nasional yang dibayar selama seminggu, dan memberikan tunjungan serta manfaat komprehensif guna membantu masyarakat dan usaha-usaha dalam melewati pandemi corona.

Presiden Rusia Vladimir Putin memperkenalkan kebijakan-kebijakan pemerintah yang akan diterapkan dalam waktu dekat untuk meringangankan beban masyarakat dan usaha-usaha yang ditimbulkan oleh pandemi virus corona (COVID-19). Hal itu ia disampaikan dalam pidatonya pada televisi, Rabu (25/3).

1. Pekan nonkerja selama mulai 28 Maret hingga 5 April.

2. Pemungutan suara untuk perubahan konstitusi ditunda dari 22 April hingga pemberitahuan lebih lanjut.

3. Semua manfaat sosial diperpanjang secara otomatis, tanpa memerlukan dokumentasi.

4. Semua keluarga yang memenuhi syarat untuk tunjangan kehamilan mendapatkan tambahan 5.000 rubel (sekitar Rp1 juta) setiap bulan untuk setiap anak, selama tiga bulan berikutnya mulai April, 2020.

5. Semua karyawan yang cuti sakit tidak akan dikurangi upahnya di bawah upah minimum. Ketentuan ini akan berlangsung hingga akhir 2020.

6. Pembayaran tunjangan pengangguran maksimum baru akan ditetapkan pada 12.130 rubel (sekitar Rp2,5 juta)

7. Semua pinjaman pribadi dan pembayaran hipotek dibekukan untuk peminjam yang memberikan bukti penurunan kemampuan untuk membayar (kegagalan bisnis, masalah terkait gaji, dll.)

8. Mengenai bisnis yang menderita melalui wabah COVID-19, langkah-langkah baru adalah sebagai berikut:

  • Usaha kecil dan menengah: pembayaran pajak, selain pajak penghasilan, akan ditunda selama enam bulan. 
  • Usaha Mikro: penundaan pembayaran asuransi yang tidak terbatas. 

9. Penundaan enam bulan dalam pembayaran pinjaman untuk semua usaha kecil dan menengah. 

10. Langkah-langkah tambahan untuk memperkuat bisnis kecil harus diperkenalkan. 

11. Moratorium enam bulan untuk klaim kebangkrutan bagi bisnis yang beroperasi di daerah yang paling parah terkena wabah.

12. Tarif pajak dividen akan naik tanpa batas waktu menjadi 15 persen jika uang diambil dari luar negeri.

13. Pengembalian setiap investasi pribadi, termasuk deposito bank dan saham yang melebihi jumlah total 1 juta rubel (sekitar Rp210,308 juta), akan dikenakan pajak tanpa batas sebesar 13 persen.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengganti setelan sehari-harinya dengan pakaian dekontaminasi atau hazmat (hazardous materials ‘bahan-bahan berbahaya’) ketika mengunjungi pasien COVID-19 di rumah sakit Moskow.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki