FOTO: Jumlah Penumpang Transportasi Umum di Moskow Turun Akibat Corona

Suasana di Stasiun Metro Slavyansky Bulvar, Moskow, Jumat (20/3).

Suasana di Stasiun Metro Slavyansky Bulvar, Moskow, Jumat (20/3).

Russia Beyond/Panca Syurkani
Akibat pandemi virus vorona (COVID-19), sebagian sekolah, kampus, dan perusahaan di Moskow memberlakukan kebijakan belajar atau bekerja dari rumah. Hasilnya, jumlah pengguna transportasi umum pun mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Suasana salah satu ruangan di kantor redaksi Russia Beyond yang kosong karena memberlakukan kebijakan kerja dari rumah.

Menurut data Layanan Pers Departemen Transportasi yang dilansir RIA Novosti pada Jumat (20/3), jumlah penumpang kereta bawah tanah (Metro) dan kereta Lingkar Utama Moskow mengalami penurunan hingga 30 persen.

Dari jumlah tersebut, 60 persen di antaranya adalah mahasiswa dan anak sekolah.

Selain itu, penumpang transportasi umum darat lainnya, juga mengalami penurunan sebesar 24 persen. Namun, penurunan penumpang kereta listrik tidak terlalu banyak, yaitu hanya sekitar 10 persen.

Sedangkan, pengguna taksi dan car sharing menurun skitar 10 – 15 persen.

Pada hari biasa, lebih dari 60 ribu orang mengunjungi pusat perbelanjaan tertua Rusia, GUM. Namun, akibat corona, mal tertua Rusia itu kini sepi pengunjung.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki