Empat Cara Berkelahi Secara Legal di Rusia

Discover Russia
NIKOLAY SHEVCHENKO
Beberapa orang memang suka berkelahi. Namun, daripada membuat keribuatan di bar atau tempat-tempat umum dan berisiko dijebloskan ke penjara, kunjungilah komunitas-komunitas baku hantam ini. Dengan begitu, Anda dijamin terhindar dari masalah hukum!

1. Kejuaraan Pertarungan Jalanan Strelka

Strelka adalah salah satu komunitas bertarung paling demokratis dan aktif di Rusia saat ini. Ini semua bermula ketika salah seorang mantan anggota tim petarung MMA Fyodor Emelianenko dipecat. Ia kemudian menciptakan kejuaraan amatir baru dari awal.

Sejak itulah Strelka muncul. Klub ini telah menjadi salah satu komunitas pertarungan paling populer dan banyak ditonton di jagat internet Rusia. Komunitas ini juga tumbuh subur dan berkembang di banyak kota di dalam dan luar Rusia.

Aturannya sederhana: tidak ada babak; ring beralaskan pasir alih-alih kanvas; pertarungan berhenti ketika salah satu lawan menyerah atau tak bisa lagi melanjutkan.

Ini betul-betul tontonan yang menyenangkan. Lagi pula, banyak yang setuju bahwa bertarung itu asyik. Orang asing boleh berlaga bersama orang Rusia. Perkelahian spontan bahkan bisa terjadi ketika seorang penonton secara sukarela bertarung di atas ring, kecuali pada turnamen besar (walau tak selalu). Jadi, orang-orang yang awalnya datang ke sana sebagai penonton bisa masuk ke dalam ring.

Meski pertarungan ini terkesan serabutan, orang-orang tetap bisa menonton dengan aman.

Anda dapat mendaftar sebelum bertarung di sini.

2. Bitva za Khayp

Ini adalah kejuaraan amatir bergaya MMA ciptaan Amiran Sardarov, blogger populer berdarah Georgia-Rusia, untuk YouTube.

Pertarungan ini memang tidak sedemokratis Strelka. Kompetisi ini dikhususkan untuk para petarung yang memiliki reputasi di dunia maya (Bitva za Khayp berarti “Pertarungan demi Ketenaran”) meski orang-orang biasa pun bisa berpartisipasi.

Aturan bertarung pun berbeda. Pertarungan terbagi ke dalam dua ronde. Masing-masing ronde berlangsung selama empat menit. Jika skor imbang, kedua peserta harus bertarung satu ronde lagi. Pertarungan ini memang terlihat apik daripada Strelka (karena untuk ditayangkan di YouTube). Namun demikian, hasilnya kurang autentik.

Tak seperti Strelka, untuk berpartisipasi Anda harus mendaftar terlebih dahulu. Kalau tertarik, klik di sini.

3. Kejuaraan Menampar Rusia

Seluruh Rusia mengetahui “olahraga” aneh ini pada 2018, setelah Vasily Kamotsky, seorang petani berusia 28 tahun dari Krasnoyarsk, menjuarai Kejuaraan Menampar Seluruh Rusia sehingga membuatnya viral di internet. Pria berbobot 168 kg itu “menjatuhkan” lawannya satu per satu dan memenangkan hadiah utama sebesar 30 ribu rubel (sekitar 6,6 juta rupiah).

Sejak itu, video kontes menampar tersebar luas di YouTube. Amiran Sardarov bahkan memproduksi acara “Wajah Batu”. Dalam acara itu, setiap orang bisa mencoba dan mengalahkan Vasily, sang juara menampar, pada permainannya sendiri.

Pendaftaran untuk turnamen ini juga terbuka untuk orang asing. Klik di sini jika Anda ingin mencobanya. Pastikan Anda memeriksa opsi “Каменные лица” (Kamennye litsa, ‘Wajah Batu’) pada pertanyaan pertama dalam formulir registrasi.

4. Dinding Melawan Dinding

“Hobi” tradisional rakyat Rusia ini mendadak terkenal di AS ketika Snoop Dogg membagikan video pertandingan tahunan itu, yang diadakan di desa Atmanov Ugol di Tambov, Rusia, pada halaman Instagram-nya. “Jantan. Tanpa senjata, hanya tangan kosong,” komentar sang rapper pada video tersebut.

Dalam pertarungan “Tembok Melawan Tembok” (Стенка на стенку), dua kelompok pria bertarung untuk mengusir lawan dari area yang telah ditandai. Ini adalah hiburan populer rakyat Rusia selama banyak perayaan di seluruh Rusia.

Terkadang, acara ini membutuhkan pendaftaran, tetapi biasanya tidak. Periksalah situs web berikut (dan situs web serta publikasi lain yang mengumumkan berbagai macam acara dan festival) secara berkala untuk mengetahui jadwal “baku hantam” selanjutnya. Perhatikan pula Festival Maslenitsa pada akhir Februari karena perayaan itu tak lengkap tanpa perkelahian “Tembok Melawan Tembok”.

Olahraga adalah satu-satunya tujuan hidup para petarung asal Dagestan. Dukungan keluarga mengalir tanpa henti selama bertahun-tahun, seraya berharap suatu hari nanti mereka dapat memenangkan sabuk kejuaraan.