Lika-liku Mengais Nafkah di Soviet

Eldar Ryazanov/MOSFILM, 1977
Pernahkah Anda membayangkan bagaimana orang-orang mencari nafkah di Uni Soviet? Berikut adalah tiga percakapan fiksi untuk memberikan gambaran yang jelas kepada Anda, bagaimana perjuangan sehari-hari yang dihadapi oleh hampir semua orang.

1976: Petya 'Gillan', 28, penipu jalanan; Boris, 24, pengangguran

Gillan duduk di sebuah bangku di dekat monumen Pushkin dan menyalakan sebatang rokok dan Boris bergabung dengannya.

- Hai, apa kabar, apakah kau Gillan?

- Apa yang kau inginkan?

- Aku Borya. Kostya Tua mengirimku.

- Oh, dia. Ya, aku Gillan, ada apa?

- Kostya memberitahuku bahwa kaulah orang yang harus kutuju jika ingin menghasilkan uang ...

- Ya, aku orangnya. Sebenarnya aku hanya mencari seseorang untuk mengoperasikan utyug (seterika dalam bahasa Rusia).

- Aku bisa, katakan saja apa yang harus kulakukan. Aku lelah dengan ini masalah ini ... orang tuaku memaksaku mencari pekerjaan dan pulang membawa uang, kau pasti tahu bagaimana ... dan aku tidak sudi menjadi budak di pabrik dengan bayaran 75 rubel yang tidak setimpal. Ngomong-ngomong, siapa pria utyug (tukang seterika) itu?

- Aku sedang menggali antusiasme, sobat. Kau dan aku sama-sama tahu bahwa kau tidak bisa terus menganggur, kau akan ditangkap karena melanggar pasal 209 ('parasitisme', menurut kode kriminal Soviet). Itu bukanlah gambaran yang bagus: seseorang di komunalka (apartemen komunal — tempat orang-orang yang saling tak mengenal tinggal bersama sebagai keluarga besar) mengadukan kau karena bermalas-malasan sepanjang hari, minum-minum dan membawa gadis. Hukum akan menyeretmu ke dalam jurang penderitaan. Aku yakin, kau akan mengambil pekerjaan ini, percayalah padaku. Karena jika tidak, itu sama saja mengucapkan selamat tinggal pada kebebebasanmu. Apa kau ingat Brodsky, penyair asal Leningrad itu? Mereka menghukum badut itu atas parasitisme di tahun 60-an ... bajingan malang itu harus bekerja paksa di utara. Camkan itu! Jadi, sebaiknya kau turuti apa kata orang tuamu dan jadilah anak yang baik, bekerjalah sebagai asisten lab di beberapa lembaga, dan muncullah hanya seminggu sekali atau semacamnya. Jika mereka bertanya dari mana kau dapat semua uang itu, katakan saja kalau itu hasil kerja kerasmu yang diapresiasi oleh perusahaanmu. 

- OK, tapi apakah pekerjaan itu benar-benar menghasilkan uang?

- Baiklah, perhatikan ... jika kau menyusuri jalan ini, kau akan sampai ke hotel 'Inturist'. Masuklah ke lobi dan kau akan melihat pria-pria berpakaian mewah. Dekati salah satu dari mereka, dan mereka akan mulai berbicara denganmu dengan bahasa Inggris. Mereka adalah ‘tukang seterika’ yang aku bicarakan. Mereka menempel pada orang asing seperti lem.

- Bagaimana suara mereka terdengar?

- Well (Gillan berbicara dalam bahasa Inggris),  “hello, mister, maybe you need rare Russian souvenirs? Coins? Matryoshka?” (halo, tuan, mungkin Anda perlu oleh-oleh Rusia yang langka? Koin? Matryoshka?) ... seperti itu. Kau tahu bahwa banyak orang asing di sini untuk urusan bisnis, bukan? Mereka merencanakan seluruh hari mereka, dan selalu disupiri keliling kota. Masalahnya, agen KGB (badan intelijen Soviet) juga membuntuti mereka setiap saat. Bisakah kau bayangkan, adakah kesempatan mengunjungi toko untuk membeli hadiah? Mereka bahkan harus mengisi formulir ketika menerima uang Soviet dan kau tidak bisa membeli apa pun menggunakan dolar, bukan? Itulah gunanya ‘tukang seterika’ di sana. Semua orang senang: orang kita memberikan matryoshka jelek, bahkan mungkin uang rubel era Nikolay II, atau gelang tua, dan orang Amerika itu menyerahkan jaket kulitnya. Utyug kemudian membawa jaket itu ke beberapa 'toko kota’ atau apa pun sebutannya dan menjualnya dengan harga yang sangat mahal itu semua adalah barang-barang bermerek yang bagus. Maksudku, para ‘tukang seterika’ akan mengambil apa saja, seperti kamera, pemutar kaset, sepatu, jam tangan, payung ... jangan lupa permen karet dan rokok! Beberapa orang asing membawa barang-barang itu ke sini dengan sengaja ... Maksudku, di mana lagi kau bisa menukar sepasang sepatu dengan peninggalan dinasti Romanov yang berharga?

- Peninggalan Romanov?

- Pastinya! Itulah yang akan mereka katakan! Para penipu ini menipu orang asing dengan lihai. Orang-orang ini tidak memiliki prinsip. Begitulah cara mereka bekerja: hotel, stasiun kereta, bandara mereka ada di mana-mana ...

- Apakah semua itu lepas dari pengamatan militsiya (istilah lama untuk polisi)?

- Nah, militsiya mendapatkan jatahnya dan itu adalah jatah yang bagus. Lagipula, ini bukanlah aktivitas legal. Namun begitu kau beranjak ke liga besar dan berhadapan dengan perdagangan mata uang, yang terbaik adalah menghindarinya sama sekali. Kau tahu seperti aku --- spekulasi mata uang adalah jaminan kematian oleh regu tembak. Jika kau mengahdapi situasi itu, kau cukup berhubungan dengan mereka, mereka memberimu bingkisan, antarkan kepadaku, dan aku akan menangani penjualannya, aku punya orang untuk menanganinya. 

- Ngomong-ngomong, mengapa kau menggunakan nama "Gillan"? 

- Aku penggemar berat Ian Gillan (vokalis band Inggris Deep Purple). Aku punya piringan hitam asli lagu Jesus Christ Superstar dari seorang teman yang bekerjsa sebagai kondektur di kereta Moskow-Berlin. Ngomong-ngomong, itu adalah pertunjukan yang luar biasa akhir-akhir ini ... Jadi, Borya, mengapa kau tidak ikut denganku, kita akan mendengarkan sang Superstar, minum, dan berbicara tentang bisnis. Baiklah, waktunya mengakhiri percakapan ini, ada mobil patroli di sana. Apa kau lihat mereka yang sedang memeriksa memeriksa ID pria-pria berambut panjang itu?

1973: Aleksandr, 38, manajer di Kementerian Listrik; Elena, 36, pekerja pabrik di Kementerian Metalurgi Nonbesi

Sabtu malam, Aleksandr dan Elena sedang duduk di kamar mereka di sebuah apartemen umum, bersiap-siap untuk pergi menghadiri pesta ulang tahun.

- Hei Sasha ... Sasha (panggilan Aleksandr)! Mengapa kita harus pergi ke pesta ulang tahun bosmu? Kau melihat pria itu setiap hari ...

- Lena, kau sudah dewasa, tidakkah kau mengerti? Ini semua tentang siapa yang kau kenal di negeri ini tak ada yang bisa terjadi tanpa koneksi! Jika aku tidak mempertahankan hubungan dekat dengan manajemen, aku bisa memberikan ciuman selamat tinggal pada karierku! Departemenku tidak mencapai target untuk kuartal terakhir. Kau tahu Mironov, kan? Pria dari departemen lain? Jadi, dia diusir dari Partai kemarin karena ‘kejahatan’ itu! Jabatannya pun diturunkan ... sekarang wakilnya yang memberinya perintah! Kau tahu mengapa itu terjadi, bukan? Itu karena dia tidak datang ke pesta ulang tahun terakhir Petrov, bahkan tidak memberinya botol yang bagus ... ngomong-ngomong, apa kau lihat kancing mansetku? 

- Itu di sana, di lemari. Sasha, kau di kantor setiap hari, dan kau belum pernah terlambat sama sekali selama 10 tahun ini! Kau sudah bekerja di sana sejak masa Khrushchev, ingat? Setiap hari terasa seperti tentara: masuk kantor jam 9, makan siang jam 12.30 -- 13.30, pulang jam18.00! Namun, yang kau dapat hanyalah liburan selama tiga untuk itu semua. Itukah yang kau sebut "keuntungan"?

- Kau selalu mengeluh. Lucunya, aku tak ingat kau mengeluh ketika kita mendapatkan diskon 30 persen untuk liburan musim panas kita ke Sochi --- kau menyukainya, iya kan! Tahukah kau berapa banyak lembur yang harus kulakukan untuk mewujudkannya?

- Aku tahu, kau mengingatkanku setiap hari. Aku meninggalkan kantor jam 21.00 sepanjang minggu lalu... Mengapa sepatu hak tinggiku ada di rak paling bawah lagi? Sudah ratusan kali kuminta — sepatu itu ditutupi debu di situ!

- Mengapa kau harus bekerja lembur?

- Apa maksudmu “mengapa”? Kau tidak ingat aku mengambil tiga cuti sakit berturut-turut? Sekarang aku harus menunjukkan "niat dan tekad" seperti yang dikatakan bosku, atau dia akan menyinggungku di rapat  bulanan anggota Partai ... Aku tak bisa menanganinya!

- Baiklah, sudah siap? Ayo pergi! Dimana kunci?

- Kau lupa lagi? Ini! Satu lagi karena kita akan menyeret diri kita ke Petrov, setidaknya kau bisa menyinggung kondisi kehidupan kita saat ini, bisa kan? Aku lelah dengan komunalka. Kita berdua pegawai negeri, dan kita berbagi dua kamar dengan pekerja pabrik! Mengapa kau menatapku seperti itu? Ayolah, perjuangkan, saatnya kita naik antrian untuk apartemen itu. Itu sudah tiga tahun!

1981: Viktor, 34, pelukis; Andrey, 22, mahasiswa di Institut Seni Surikov

Suatu hari di musim panas, Viktor dan Andrey berada di studio Viktor, meminum port (anggur Portugal).

- Jadi, kau membawa port, Andrey, tetapi apakah kau juga membawa makanan ringan?

- Ya, ini dia, sosis...

- Ya Tuhan, siapa gerangan yang memakan sosis dengan port?! Kau adalah contoh ‘cemerlang’ dari kaum intelektual --- dan kau ingin menjadi seorang seniman! Sudahlah, mulailah menuang! Jadi bagaimana aplikasi itu?

- Yang mana? Keanggotaan junior di Serikat Seniman Soviet? Aku masuk. Banyak dari kita juga melakukannya --- maksudku, bagaimanapun kau harus bekerja bukan? Bilang saja lagipula, apa gunanya?

- Apa maksudmu? Semakin cepat kau memamerkan karyamu, tentu semakin baik! Menurutmu, mengapa semua itu perlu dilakukan ... yaitu agar kau mendapatkan pameranmu sendiri. Begitulah nilai seorang pelukis diukur di negara ini --- berapa jumlah pameran yang mereka lakukan. Setidaknya, kau harus memiliki 2 – 3 pameran setiap tahun, berapa pun biayanya dan dengan hall terisi penuh

- Tunggu, dan bagaimana caranya bisa melukis sebanyak itu? 2 – 3 pameran per tahun? Itu gila!

- Bung, tidakkah kau mengerti bagaimana hal itu bekerja? Itu bukanlah pameran pribadi, melainkan pameran kelompok... mahasiswa-mahasiswa sepertimu. Lihatlah di jalanan, kau akan melihat poster-poster untuk hal semacam itu: “pameran karya mahasiswa”... 15 – 16 karya per tahun, itulah yang harus kau lakukan, 2 –ntuk tiga pameran, itu artinya sembilan karya. Bagaimana dengan sisanya?

- Apa yang salah denganmu, sobat? Tak semua lukisan dapat dipamerkan seperti yang kau harapkan. Semua lukisan harus diterima oleh panitia terlebih dahulu. Mereka mungkin mengambil setengahnya dan membuang yang lain karena "bertentangan dengan ideologi", kau tahu skornya, semua orang-orang Serikat adalah anggota Partai! Jadi, jika kau bukan Rembrandt (maestro lukis asal Belanda), pilihlah sesuatu yang cocok secara ideologis... Lihatlah aku sebagai contoh, saat seumurmu aku memfokuskan diri melukis Lenin dan kehidupan petani. Itu adalah keputusan terbaik yang pernah kubuat. Tahukah kau berapa banyak Rumah Budaya pedesaan yang memesan gambar-gambar seperti itu kepadaku? Aku sudah banyak belajar aku bahkan bisa menggambar Lenin yang terkenal sedang cemberut dengan mata tertutup... serta kakek petani tua dan bijaksana oh, dan jangan lupa gadis petani muda berdada molek. Intinya mereka masih memintaku untuk melukis hal-hal itu!

- Aku lihat port-nya bekerja dengan baik. Jadi, apakah artinya kau akan melukis Lenin dan petani sampai kau mati?

- Apa lagi yang akan kulakukan? Ini tidak seperti kita sedang terburu-buru untuk mendapatkan pekerjaan yang sebenarnya kita ingin menjadi seniman "bebas"...! Jadi, bantulah dirimu sendiri, dan tetaplah ikuti program pemuda. Nanti setelah empat tahun, setelah kau lulus kuliah, barulah kau bisa terjun di industri pelukis, menerima pesanan untuk karya-karya baru,  dan mengisi pundi-pundi uangmu.

- Ngomong-ngomong masalah uang, dari mana semua uang itu berasal?

- Tentu saja dari Serikat Pelukis Uni Soviet, kawan! Badan negara! Rumah Budaya sendiri tidak melakukan pembayaran, mereka hanya mengeluarkan permintaan untuk pekerjaan ini atau itu, sementara Serikat kemudian mendistribusikannya. Itu semua berasal dari anggaran. Menurutmu, siapa yang membiayai perjalanan terkait pekerjaan kita?

- Maksudmu, perjalanan yang berhubungan dengan pekerjaanmu... tentu kau sendiri bersama studiomu...

- Benar, sobat. Kau harus mengatur dirimu sendiri untuk meraih kesuksesan! Hingga hari ini, sudah empat tahun aku memiliki studioku sendiri. Berukuran 25 meter persegi dan memiliki pemandangan pemandangan Lingkar Sadovoye (wilayah tempat tinggal orang-orang penting dan berpengaruh)… Aku bergelimang kemewahan! Adapun kreativitas (Viktor menghampiri sebuah kuda-kuda dan membuka selubung lukisan)

 - Wow! Pemandangan yang menakjubkan ...

- Betul. Sesuatu yang aku tidak akan malu menggantungnya di dindingku sendiri. Ini adalah pesanan seorang pria pesta karier dan aku sedang mengerjakan dua lukisan lagi untuk digantung di dacha-nya ... semua dibayar tunai. 

Catatan redaksi: Percakapan fiksi ini didasarkan pada wawancara dan memoar yang sebenarnya.

Ekonomi Soviet adalah yang terbesar kedua di dunia, tetapi antrian panjang dan rak-rak toko yang kosong adalah hal utama yang paling diingat banyak orang. Harga barang-barang memang murah, tetapi kelangkaan barang terjadi secara konstan. Apa sebenarnya yang terjadi?

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki