Bagaimana Akordeon Mengalami Rusianisasi?

Akordeon dari Shuya biasanya dihias dengan lukisan, tapi bisa juga dibuat secara khusus dengan ditaburi batu mulia, misalnya. Versi-versi suvenirnya kerap menggambarkan dongeng-dongeng Rusia.

Akordeon dari Shuya biasanya dihias dengan lukisan, tapi bisa juga dibuat secara khusus dengan ditaburi batu mulia, misalnya. Versi-versi suvenirnya kerap menggambarkan dongeng-dongeng Rusia.

Julia Pepelyaeva
Akordeon biasa diasosiasikan dengan Rusia, seperti beruang atau balalaika. Namun, sebelum akhirnya menjadi instrumen nasional Rusia, alat musik ini awalnya berasal dari Eropa.

Perjalanan akordeon Rusia dimulai di Sankt Peterburg. Dari kota inilah, popularitas akordeon menyebar ke kota-kota lain, seperti Vologda, Tula, dan Nizhny Novgorod. Kota Shuya (311 km di timur laut Moskow) pun termasuk salah satu di antaranya.

Menurut legenda kota Shuya, pada 1870, seorang warga bernama Ivan Sokolov membawa alat musik dari sebuah festival di Nizhny Novgorod. Ia ingin membuat versinya sendiri, dan ia melakukannya.

Kabar itu tersebar dari mulut ke mulut. Dalam waktu singkat, Sokolov dan akordeonnya menjadi terkenal di seluruh Rusia. Kota Shuya pun dikenal sebagai pabrik pembuatan akordeon berkualitas tinggi.

Akordeon Shuya lebih menonjol daripada jenis lain yang dibuat di Rusia dan di luar negeri karena penyeteman khusus dan suaranya yang unik.

Akordeon yang diproduksi di pabrik Shuya dibuat sedemikian rupa sehingga setiap nada dapat mejangkau satu nada tambahan. Ini berarti bahwa sebuah nada disertai dengan bunyi tambahan sehingga Anda bisa mendengar dua atau tiga suara sekaligus.

Nada-nada tambahan ini memberikan timbre tertentu pada musik yang membuatnya lembut dan mengambang. Sang pembuat instrumen sendiri mengatakan bahwa akordeon Shuya memiliki suara manusia. Ini benar-benar berbeda dari instrumen Italia atau Jerman yang lebih kaku.

Bunyi semacam ini menciptakan iringan sempurna untuk lagu-lagu Rusia dan motif musik (tiga nada atau lebih yang memiliki maksud atau makna musikal). Akordeon Shuya sangat cocok untuk chastushka (seperti limerick, tetapi dinyanyikan, bukan diucapkan) dan lagu-lagu rakyat berlirik.

Menurut para karyawan pabrik Shuya, penyeteman suara instrumen adalah bagian terpenting dari proses produksi. Setiap komponen dibuat secara individual, kemudian diperiksa beberapa kali oleh telinga penyetem.

Pabrik ini pernah mencoba memperkenalkan perangkat penyeteman khusus, tetapi segera menariknya. Hasilnya tidak otentik, seperti melihat reproduksi lukisan di kanvas besar.

Bahkan penampakan akordeon Shuya tidak seperti yang lain. Mereka selalu dicat dan dihias dengan corak yang cerah.

Lagu apa yang paling populer diputar selama acara makan malam keluarga? Lagu apa yang bisa membuat orang Rusia menangis tersedu-sedu? Berikut sebelas lagu Rusia terpopuler yang sekilas dapat menjelaskan jiwa Rusia yang misterius.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

More
Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond