Putin: Rusia Akan Berikan Bebas Visa bagi Keluarga dan Sahabat Pemilik ‘Fan ID’ hingga Akhir Tahun

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) and Presiden FIFA Gianni Infantino (tengah) mengunjungi pusat pendistribusian ‘Fan ID’ di Sochi, Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) and Presiden FIFA Gianni Infantino (tengah) mengunjungi pusat pendistribusian ‘Fan ID’ di Sochi, Rusia.

Reuters
Keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk meningkatkan arus wisatawan asing.

Keluarga dan sahabat penggemar sepak bola yang mengantongi ‘Fan ID’ Piala Dunia juga berkesempatan untuk mengunjungi Rusia tanpa visa hingga akhir tahun ini. Demikian hal tersebut diungkapkan Presiden Vladimir Putin selama pertemuan dengan para sukarelawan Piala Dunia, Jumat (20/7).

“Saya telah miminta rekan-rekan saya untuk memikirkan kemungkinkan ini. Kami telah memutuskan untuk memperpanjang peraturan bebas visa bagi seluruh pemilik ‘Fan ID’ sampai akhir tahun, sementara anggota keluarga dan teman-teman yang ikut bersama mereka pun bisa mendapatkan manfaat yang sama.”

Presiden Putin menambahkan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk meningkatkan arus wisatawan mancanegara.

Sebelumnya, Putin juga mendukung usulan pemberian ‘Fan ID’ bagi siapa pun yang akan menghadiri acara-acara olahraga atau kebudayaan di Rusia.

‘Fan ID’ digunakan sebagai dokumen identifikasi yang memungkinkan para penggemar asing menghadiri pertandingan dan melakukan perjalanan ke Rusia tanpa visa. Menurut aturan, pemilik ‘Fan ID’ boleh masuk dan menetap di Rusia sejak sepuluh hari sebelum pertandingan pertama dimulai hingga sepuluh hari setelah pertandingan final, yaitu sampai 25 Juli. Namun, mengacu pada apa yang diucapkan Putin, pemilik ‘Fan ID’ bisa tinggal di Rusia hingga 31 Desember 2018.

Kalau begitu, haruskah Anda mulai berkemas? Bagaimana jika Anda tidak menghadiri pertandingan? Apakah masih dapat memperoleh ‘Fan ID’ dan pergi ke Rusia tanpa visa? Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki