Bukhanka vs Jeep: Mana yang Lebih Unggul?

The Fast Lane Truck/YouTube
Kanal YouTube The Fast Lane Truck membandingkan dua SUV populer di dunia: UAZ Bukhanka dan Jeep Wrangler.

Kedua kendaraan itu diuji pada medan off-road. Baik Bukhanka maupun Jeep dikendarai melalui kubangan air dan lereng berbatu. Hasilnya, kedua SUV tersebut berhasil mengatasinya segala rintangan. Meski begitu, performa Jeep dianggap lebih baik daripada Bukhanka. Namun dengan mobil UAZ, Anda dapat leluasa menyantap makan siang, setidaknya untuk dua orang, simpul sang pembawa acara.

Awalnya, kedua pembawa acara agak meremehkan Bukhanka. Mereka bahkan menyebutnya kotak semen. Interior mobil itu memang cukup keras dan desain untuk medan yang tak mudah. Itu menyiratkan bahwa mobil UAZ itu memang dibuat “untuk bekerja, bukan untuk kenyamanan.”

Meskipun demikian, komentar penonton terhadap mobil Ulyanovsk sebagian besar cukup positif. “Saya senang UAZ menunjukkan keandalannya”; “Saya penggemar berat jip, tetapi Bukhanka luar biasa, saya akan mengendarainya suatu hari nanti”; “Saya tak pernah tahu bahwa mobil seperti itu masih ada, terima kasih telah menunjukkannya pada kami,” tulis warganet dalam kolom komentar YouTube.

Selama acara tersebut, pembawa acara menyebutkan kualitas khusus SUV Soviet. “Saya menonton banyak video Bukhanka, dan salah satunya diuji di Irkutsk pada suhu minus 50 derajat. Tebak mobil mana yang dapat melaju dalam kondisi seperti itu. Ada juga sebuah taman di Kirgizstan yang tak dapat didaki kecuali oleh Bukhanka. Jalan di daerah itu ternyata sengaja dibiarkan rusak supaya wisatawan tidak menghancurkan tempat ini.”

Selain itu, para penggemar UAZ menyebutkan bahwa “suku cadang Bukhanka di Rusia tersebar luas sehingga SUV itu dianggap sangat ideal. Selain itu, Bukhanka mudah diperbaiki sehingga banyak orang, khsusnya orang Rusia, menyukai van klasik tersebut. 

Baca lebih lanjut tentang Bukhanka, mobil van klasik Soviet bercita rasa VW Kombi.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
Baca selanjutnya

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki