Mengintip Keseharian Tentara Rusia

Gavriil Grigorov/TASS
Sebagian besar hari di militer sama dan orang Rusia biasa menyebutnya “hari yang berulang”. Beginilah para tentara Rusia melewati hari-hari mereka selama menjalani wajib militer.

05.30

Kehidupan tentara dimulai sejak pagi-pagi sekali dengan pelatihan fisik wajib sejak pukul 05.30 hingga 07.00, tergantung pada unit militer.

Pada hari kerja, para tentara dibangunkan oleh teriakan keras komandan kompi, suara rentetan tembakan AK, atau ledakan granat setrum. Setelah itu, mereka harus bergegas mengenakan celana panjang dan berlari ke lapangan di depan barak, bergabung dengan personel lainnya.

Di sana, para prajurit menghabiskan sekitar satu jam menjalani latihan fisik, seperti peregangan, jogging, push-up, pull-up, dsb.

07.00

Seusai latihan pagi, prajurit berlari kembali ke dalam barak dan diberikan waktu sepuluh menit untuk berganti pakaian yang telah basah oleh keringat. Jika memang beruntung, mereka bisa menyempatkan diri untuk mandi, tetapi jika tidak, bau keringat akan menemani aktivitas mereka sepanjang hari.

Sepuluh menit kemudian, para prajurit harus sudah berdiri rapih di dalam formasi di depan barak untuk menunggu perintah berbaris menuju kantin.

08.00

Tapat pukul 08.00, semua prajurit pangkalan militer berkumpul di lapangan parade. Di sana, setiap prajurit akan melewati pemeriksaan pagi dan kemudian dibagi menjadi kelompok-kelompok sesuai dengan posisi militer mereka di ketentaraan. 

Pembagian ini seperti lotre. Beberapa tentara terpaksa berakhir membela tanah air di pos tugas tempur mereka. Mulai dari duduk di depan komputer memantau segala sesuatu yang terjadi di sekitar pangkalan militer, hingga dikerahkan ke pos pertempuran di seluruh dunia dengan AK-74 menggantung di leher dan berbaris melintasi hutan. 

Prajurit yang tidak dipilih akan dianggap bebas dari tugas dan pimpinan mereka akan memutuskan apa yang harus mereka lakukan selanjutnya dalam kurun setahun ke depan.

09.00

Pada saat ini, para prajurit sudah berada di pos pertempurannya dan melaksanakan tugasnya, atau "bersenang-senang" di pangkalan. Percayalah, setiap prajurit ingin berada di pos pertempuran — tidak ada yang lebih buruk daripada dianggap tidak berguna di dalam pasukan. 

Sejak pukul 09.00 hingga waktu makan siang, para prajurit menjalani latihan militer yang bertujuan untuk menjadikan mereka prajurit yang tepat dan siap untuk melaksanakan semua perintah tanpa keraguan. Latihan semacam ini ditujukan untuk membuat seseorang siap dalam menghadapi situasi perang nyata, ketika komandan memerintahkan mereka untuk menyerang posisi musuh yang dijaga dengan baik menggunakan senapan mesin, sistem artileri, mesin perang, dll.

Tugasnya berkisar seputar baris-berbaris, menggali parit, push-up dan jogging, yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga waktu makan siang pada pukul 12.30. Semua tugas itu mereka lakoni sambil mengenakan perlengkapan perang seberat lebih dari 20 kilogram, dan dengan AK menggantung di sekitar mereka leher.   

12.30

Bagian pertama dari "hari neraka" telah berakhir dan setiap prajurit mendapat waktu sekitar 15 menit untuk berganti pakaian, mandi, dan berbaris menuju kantin dalam formasi militer. 

13.30

Ini adalah bagian terbaik dari kehidupan militer, yaitu tidur siang. Tentara menghabiskan dua setengah jam berikutnya berbaring di tempat tidur. Percayalah, mereka akan tertidur karena kelelahan setelah bekerja keras menguras energi sejak pagi di lapangan. 

Namun, hak istimewa ini hanya tersedia bagi mereka yang telah bekerja dengan baik dan tidak gagal selama sesi pelatihan pagi. Bagi yang lain, rutinitas pelatihan dimulai dari awal lagi. 

16.00

Ini adalah waktu bagi prajurit untuk bangun dari tidur siang mereka, mengambil AK,  dan berbaris menuju arena tembak untuk melanjutkan berbagai latihan lainnya. 

Selain mengasah kemapuan menembak, mereka juga berlatih berbagai pertahanan dasar, baik di ruang tertutup, maupun raung terbuka, dsb. Setiap orang wajib menguasai pistol Yarygin dan AK-74. 

18.00 

Para prajurit kembali ke barak, membersihkan senapan, dan bisa menghabiskan waktu yang tersisa sampai makan malam dengan berolahraga di ruang olahraga, membaca buku, atau sekadar menelepon orang-orang yang mereka cintai di rumah.

19.00

Waktunya makan malam. 

20.00 

Secara resmi, ini disebut 'waktu senggang', tetapi dalam kenyataannya seorang prajurit menghabiskan satu setengah jam berikutnya untuk mencuci atau menyeterika pakaian, serta membersihkan sepatu sambil menonton berita politik di TV bersama kawan-kawan yang lain. Jika semuanya telah dikerjakan,  barulah ia memiliki waktu luang dan akhirnya bisa menikmati kedamaian dan ketenangan.   

21.30 

Setiap unit membuat formasi di luar barak mereka dan berbaris menuju lapangan parade untuk pemeriksaan personel malam. 

Komandan mereka akan memutuskan siapakah yang akan bertukar tempat di posisi pertempuran dan segera setelah itu, semua orang berbaris menuju peraduan. Hari berikutnya mereka akan bangun pagi untuk memulai hari kembali dari awal. 

Sebagian besar hari di militer sama antara satu dengan lainnya. Kami biasa menyebutnya hidup dengan “hari yang berulang” hingga masa wajib militer berakhir dan kami bebas untuk kembali kepada orang-orang yang kami cintai di rumah. 

“Wajib militer (di Rusia) lama-lama kian ketinggalan zaman,” kata Presiden Vladimir Putin pada pertengahan April tahun lalu. Pernyataan itu sontak memicu kembali pembahasan bertahun-tahun di tengah masayarakat tentang kemungkinan penghapusan wajib militer untuk kaum pria. Namun, bisakah Rusia memenangkan perang tanpa wjib militer?

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki