Paparan Kutipan Rusia Paling Terkenal (Bagian Ketiga)

Peter Otsup
Mengapa Vladimir Lenin Menganggap Film sebagai Bagian Terpenting dari Seni?

Pada Februari 1922, Vladimir Lenin berbincang dengan Anatoliy Lunacharsky, Komisaris Rakyat untuk Pendidikan dan Ideologis Soviet terkemuka (tentu saja, dinamai dengan nama Lenin sendiri) Ketika Lunacharsky mengingat dalam surat-suratnya, Lenin berbicara kepadanya tentang perkembangan sinema Komunis. Revolusioner terkenal itu mengatakan bahwa baik film yang menghibur maupun yang ilmiah harus dibuat, sementara film kontra-revolusioner dan cabul harus dilarang.

Lenin berkata: "Kamu terkenal sebagai pelindung seni, maka kamu harus ingat dengan sungguh-sungguh, bahwa film bagi kita adalah bagian terpenting dari seni." Kutipan ini, pertama kali disebutkan oleh Lunacharsky pada tahun 1925, tidak hanya bergaung di lingkaran sinema Soviet, tetapi juga — ironisnya — di kalangan kaum intelektual, yang menggunakan kata-kata tersebut untuk mengejek ideologi Soviet, seperti ini, misalnya: "Film, anggur, dan kartu domino bagi kita adalah bagian terpenting dari seni" (pelesetan kata pada kenyataan dalam film itu, anggur dan domino mengalun dalam diri orang Rusia — dan tiga hiburan ini memang yang paling populer di kalangan pekerja Uni Soviet).

Film Soviet benar-benar merupakan alat ideologis yang kuat dalam membentuk pandangan dunia terhadap bekas Negeri Beruang Merah ini. Cari tahu lebih banyak melalui daftar 100 film terbaik Rusia dan Soviet berikut!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki