Kiat Memompa Otot Ala Soviet

Uni Soviet. 1986. Kelas senam ritmik di sebuah gedung olahraga desa.

Uni Soviet. 1986. Kelas senam ritmik di sebuah gedung olahraga desa.

Iosif Budnevich/TASS
Jika Anda berpikir Anda sudah paham luar-dalam segala hal tentang kebugaran, coba pikir ulang. Cari tahu apakah Anda bisa menjadi salah satu warga Soviet yang berolahraga sambil pergi ke tempat kerja.

Anda datang ke kantor pada Senin pagi. Anda berdiri di depan meja, mencoba untuk menyentuh jari-jari kaki Anda, membungkuk sejauh yang Anda bisa, dan merasa agak canggung. Starbucks Anda telah dingin dan muffin pagi Anda sudah hampir melempem. Jauh di dalam hati Anda didera rasa sakit, malu, dan tegang - sungguh terlalu untuk hari pertama kerja.

Jika hal semacam ini bukan santapan Anda, maka Anda mungkin kesulitan bertahan di era Uni Soviet. Serangan singkat kebugaran spontan merupakan bagian dari gaya hidup warga Soviet. Padahal, tak ada industri kebugaran. Apalagi punya gym atau membayar mahal untuk menjadi anggota salah satu gym, sungguh tak akan terpikirkan. Pelatihan singkat ini tak bisa dihindari - seperti antrean di toko-toko atau demonstrasi di Hari Buruh.

Anda bahkan tidak perlu memilih waktu tertentu untuk melakukan rutinitas fisik ini. Anda bisa berdiri di tengah-tengah pelajaran di sekolah dan mulai memutar pinggul Anda (lihat di bawah) setelah bosan duduk. Atau jika Anda bekerja di pabrik misalnya, Anda bisa berolahraga di bengkel. Apalagi, olahraga ini tak butuh apa-apa selain dari keinginan untuk melakukannya. RBTH mengulik sejumlah latihan fisik khas Soviet - kalau-kalau Anda ingin melenturkan otot-otot Anda dengan cara cepat.

Radio yang selalu menemani

Anak-anak didoktrin untuk menjalankan gaya hidup sehat sejak dini, dengan bantuan program radio untuk anak Pionerskaya Zorka (Perintis Fajar). Semua anak Soviet membenci siaran dengan jingle yang menghantui ini. "Bersiaplah untuk serangkaian latihan senam," penyiar dengan cuek akan memulai siaran. "Luruskan, angkat kepalamu dan tarik bahumu sedikit ke belakang."

Tetangga pensiunan Anda akan mengganti program pada pukul tujuh pagi dan menyetelnya begitu keras sehingga seluruh blok apartemen bisa mendengarnya. Sekolah-sekolah akan memulai sesi senam pagi dengan latar belakang seruan terompet yang membahana dari para pembicara. Bahkan ketika anak-anak berkemah di liburan musim panas, mereka tak bisa lari  dari program radio.

Berlari di tempat ... semacam itu

Pada tahun 1956, pihak berwenang Soviet memutuskan mereka tak seharusnya menghentikan Pionerskaya Zorka ketika anak-anak mulai tumbuh dewasa, sehingga mereka merancang versi untuk orang dewasa: Senam industri, demikian itu disebut. Latihan-latihan ini dilakukan di bawah instruksi ketat, dan di bawah pengawasan manajer lini - tidak ada yang bisa melarikan diri.

Senam untuk pekerja industri di Pabrik Televisi Lvov. 1969

Diyakni bahwa wajah penuh konsentrasi tukang jahit, operator bubut, pemerah susu, dan lain-lain yang menjaga keseimbangan mereka mencerminkan kesehatan masyarakat. Mencoba berolahraga di ruang seluas satu meter persegi di belakang tempat kerja Anda jelas bukan hobi yang paling nyaman. Kadang itu benar-benar berbahaya. Jadi "kompromi" akan dibuat. Sebuah lembaga penelitian menerbitkan publikasi instruksi internal rahasia: "Untuk mencegah potongan plasteran jatuh dari langit-langit, latihan lari-di-tempat-harus dilakukan tanpa menggunakan kaki."

Mengapai hula hoop

Hula hoop biasanya disimpan di rumah atau di vila liburan, bukan di tempat kerja.

Namun, pada 1960-an, semua perempuan akan memaikan hula-hoop dengan cincin logam. Idenya adalah untuk menggesek lingkaran di sekitar semua bagian tubuh Anda.

Cakram kesehatan sebenarnya terbuat dari dua cakram yang terpasang pada sumbu yang sama secara bertumpuk. Anda akan melangkah ke cakram bagian atas dan mencoba untuk memutar dengan seluruh tubuh Anda secara berlawanan. Anak-anak menggunakannya sebagai komedi putar yang diimprovisasi; sementara para pria akan menggunakan salah satunya sebagai tatakan televisi dan memutarnya sesuai sudut pandang yang mereka sukai di ruangan.

Pakaian Renang dan Penghangat Kaki Wol untuk Perempuan Sejati

Aktris AS Jane Fonda dengan video aerobiknya punya fandom sendiri di Uni Soviet. Replika lokal menggunakan alunan synthpop sebagai iringan mereka untuk bergerak secara ritmis di TV Soviet.

Penonton seharusnya hanyut dalam ritme dan penuh keringat saat mengunakan kostum berikut: pakaian renang, legging, dan penghangat kaki dari wol. Para ibu rumah tangga akan melakukan lompat tali penuh semangat di depan pesawat TV, mengirimkan awan plester langit-langit jatuh ke tetangganya yang tinggal di bawah mereka.

Pria dari anak laki-laki

Setiap anak sekolah Soviet ditantang oleh rekan-rekan mereka untuk melakukan revolusi 360 derajat di sekitar bar pull-up. Jika Anda lulus tes keras ini, Anda akan mendapatkan penghormatan sejati dari semua teman Anda. Pada tahun-tahun berikutnya di Uni Soviet, ruang bawah tanah bangunan bertingkat tinggi sering diatur ulang menjadi pusat kebugaran rahasia dengan segala macam perlengkapan darurat. Barbel dengan bobot yang terbuat dari lempengan beton adalah pemandangan normal kala itu.

Kini kembali ke dasar-dasar latihan Soviet:

  1. Beryozka (pohon Birch)

Berbaringlah telentang, angkat kaki Anda yang terjulur selebar mungkin, tahan tubuh Anda dengan bahu sementara telapak tangan ditekan ke punggung. Bertahanlah dalam posisi ini selama 30 detik hingga 1 menit.

  1. Bochka (Barel)

Baringkan punggung Anda dan tekuk kaki Anda perlahan. Pegang lutut dengan tangan Anda dan gulung ke atas dan ke bawah tulang belakang Anda.

  1. Koshka (Kucing)

Berlututlah, tekan telapak tangan Anda ke lantai, jagalah tangan dan kaki Anda di bahu. Tekuk tulang belakang Anda keluar-masuk seperti kucing.

  1. Nasos (Pompa)

Menekuk ke kiri dan ke kanan seperti mesin pemadam kebakaran kuno yang dipompa dengan tangan.

  1. Pijat wajah

Untuk mencegah wajah Anda terkulai, paksa pipi ke mata dan telinga Anda (dengan hitungan delapan).

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki