Pasukan Rusia Dapatkan Sistem Parasut Baru untuk Goyahkan Musuh

Seorang penerjun payung melakukan latihan tahunan di Wilayah Trans-Baikal.

Seorang penerjun payung melakukan latihan tahunan di Wilayah Trans-Baikal.

Svetlakov/RIA Novosti
Sistem parasut ini dapat digunakan untuk terjun dari ketinggian sangat rendah.

Kementerian Pertahanan Rusia akan membuat sebuah parasut tanpa ransel (knapsack) yang dapat digunakan untuk terjun dari ketinggian 80 hingga 50 meter, demikian dikabarkan Pravda.ru.

“Operasi pendaratan semacam itu dibutuhkan saat militer meluncurkan artileri dan melakukan serangan udara terhadap posisi musuh dan para tentara harus ditempatkan segera,” terang Direktur Jenderal Institut Riset Ilmiah untuk Desain dan Produksi Parasut Dmitriy Tretyakov.

Menurut Tretyakov, jika pasukan pendaratan pesawat ditempatkan dengan tepat, musuh akan goyah. Saat ini, sampel pertama dari parasut bernama Shturm itu masih menjalani uji coba.

Dilansir dari Pravda.ru, sistem parasut D-10 Rusia akan diperbarui mulai 2017. Pasukan terjun payung akan mendapat sistem perisai dan wadah muatan yang lebih sesuai.

Kolonel Mikhail Usipenko mengklaim bahwa setelah tahun 2020 pasukan terjun payung Rusia akan mendapat sistem parasut model baru D-14. Sistem tersebut akan dikembangkan dalam kurun tiga tahun ke depan.

 

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More