Dmitry Nagiyev: Pria ‘Terseksi’ Rusia Setelah Putin (FOTO)

Sergei Savostyanov/TASS
Dia adalah seorang pemain sandiwara, aktor, dan pembawa acara TV, yang pernah bersinggungan dengan dunia kriminal.

Meski sudah berusia 68 tahun, Presiden Vladimir Putin tetap menjadi pria terseksi di Rusia, menurut jajak pendapat yang dilakukan oleh agen perekrutan SuperJob terhadap 2.000 pria dan wanita.

Namun, siapakah saingan utamanya? Dialah Dmitry Nagiyev, seorang pemain sandiwara dan aktor Rusia berusia 54 tahun. Pada 1990-an dia pernah semobil dengan Putin, yang saat itu belum menjadi orang nomor satu di Rusia, dan juga pernah membawakan acara TV paling menghebohkan.

Pria dengan Masa Lalu Kriminal

Nagiyev lahir di Leningrad (kini bernama Sankt. Peterburg). Keluarga dari pihak ayahnya adalah orang Arab yang melarikan diri dari Iran ke Turkmenistan selama Perang Dunia I. Dari seluruh keluarganya, hanya kakek Dmitry, Gulam, yang saat itu berusia sembilan tahun, yang selamat. Nenek dari pihak ibunya berasal dari Jerman.

"Namun, kami lahir di sini dan saya sangat berterima kasih untuk itu. Saya sangat mencintai tanah air saya," kata Nagiyev, yang menggambarkan dirinya sebagai "seorang Kristen Ortodoks Rusia".

Pada masa mudanya ia berlatih sambo dan judo di bawah bimbingan miliarder masa depan Arkady Rotenberg, yang juga merupakan rekan judo Putin.

Keluarga Nagiyev miskin dan ketika remaja, dia terjun ke bisnis yang menguntungkan tetapi berbahaya, yaitu menjual valuta asing (valas), yang merupakan pelanggaran kriminal di Uni Soviet. Suatu kali, Nagiyev ditahan karena memiliki valas dan untuk menghindari hukuman dia bergabung dengan tentara.

"Itu adalah waktu yang mengerikan dan tidak berguna," kenangnya, mengingat masa dinas militernya. Dia juga menyebut perundungan dan praktik "mengecat hijau rumput berkilo-kilometer". Namun, di sanalah keinginannya untuk menjadi seorang aktor muncul. Setelah menyelesaikan wajib militernya, dia memutuskan untuk masuk ke sekolah teater. Itu terjadi pada era 1990-an yang "lapar" dan dia mulai bekerja paruh waktu pada malam hari sebagai DJ dan menjadi pembawa acara dalam berbagai acara dan kontes kecantikan.

"Pada 1990-an saya hanya bekerja untuk gangster karena mereka menguasai semua klub malam. Saya telah melalui “sekolah” ini dari awal sampai akhir. Di sana, semuanya sulit, kotor, dan menjijikkan. Saya memang tidak pernah menyaksikan orang terbunuh di hadapan saya, tetapi saya melihat mayat berguling-guling, yang keluar dari bagasi mobil. Saya hanya berpaling dan berpura-pura tidak melihat apa-apa," kenangnya, dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Yury Dud. Sampai saat ini, video wawancara tersebut telah ditonton 30 juta kali. Menurut Nagiyev, dia memiliki hubungan "hangat dan hormat" dengan bos-bos penjahat karena "mereka menganggap Anda sebagai salah satu dari mereka atau Anda bekerja di tempat lain".

Saat itu, dia adalah disjoki (DJ) radio paling populer di Rusia dan telah empat kali menerima penghargaan secara berturut-turut. Itulah yang membuatnya diundang untuk bergabung dalam kampanye pemilihan calon gubernur Sankt Peterburg Anatoly Sobchak. Dalam kampanye, Nagiyev bekerja dengan Putin untuk pertama kalinya, yang saat itu menjabat sebagai wakil kepala pertama pemerintah Sankt Peterburg. Nagiyev, Sobchak dan Putin bersama-sama berkeliling wilayah tersebut untuk berkampanye, serta membagikan rokok, soba, daging kaleng, dan bahan makanan lainnya kepada masyarakat.

"Kami semua berada di bus Pazik yang sama. Saya duduk di belakang Sobchak, sementara Vladimir Vladimirovich (Putin) duduk di belakang saya. Dari waktu ke waktu, Putin bertanya kepada saya: 'Dim (kependekan dari Dmitry), apakah Anda memiliki cukup soba, daging kaleng, dan gula?'” aku Nagiyev.

Menurutnya, perkenalannya dengan Putin saat itu belum berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar: "Ini bukan sifat saya, saya tidak pernah belajar untuk berteman dengan orang yang tepat."

Goblin di TV

Nagiyev menaiki gelombang besar popularitas pertamanya pada tahun 90-an, yaitu ketika membintangi acara TV komedi berbiaya rendah Ostorozhno, Modern!Awas, Modern!’ dan Polny Modern!Modern Penuh!’. Bersama aktor Sergei Rost, mereka berdua memerankan berbagai karakter penghuni flat klasik bertingkat, mulai dari mantan awak tank hingga tukang ledeng yang mabuk.

Pada saat yang sama, Nagiyev muncul sebagai pembawa acara dalam beberapa acara bincang-bincang, yang paling menghebohkan dan provokatif. Di antaranya adalah OknaJendela’, yang meniru format The Jerry Springer Show, lengkap dengan perkelahian dan banyaknya bahasa cabul dengan dalih membahas "topik masalah". Belakangan, Nagiyev mengakui bahwa dia bahkan tidak pernah menonton rekaman acaranya sendiri karena menganggapnya sebagai sampah kelas dua.

"Saya memiliki pinjaman dan ingin tinggal di Moskow. Tiba-tiba, mereka berhenti menayangkan Okna. Hal itu sangat mengejutkan saya. Namun, sebelum hari itu tiba, saya mendapat telepon dari Pervyy Kanal(saluran TV utama Rusia) dan diundang untuk datang serta berbicara dengan Ernest (Direktur Jenderal Pervyy Kanal Konstantin Ernest. Dia berkata kepada saya: ‘Anda sangat berbakat dan telah melakukan beberapa pekerjaan baik dalam tiga tahun ini, menciptakan citra goblin (sejenis makhluk supranatural yang muncul dalam dongeng-dongeng dan kisah-kisah fiksi fantasi) yang abadi. Selamat bergabung!’ Saya pun direkrut untuk Pervyy Kanal," kenangnya.

Citra goblinnya diperkuat oleh juling khasnya, akibat menderita kelumpuhan wajah ketika ia masih pelajar.

Seiring bergulirnya waktu, Nagiyev mulai memerankan peran utama dalam film-film serial TV dan film berperingkat tinggi (terutama komedi cringe memalukan’). Sampai saat ini, ia memainkan sekitar 80 peran film dan teater, serta dianggap memiliki salah satu jadwal tersibuk dalam bisnis ini. Pada 2016, Forbes memasukkan namanya ke dalam daftar aktor terkaya Rusia, dengan pendapatan tahunan $3,2 juta.

Nagiyev bahkan tidak melewatkan penampilannya setelah mengetahui bahwa ibunya telah meninggal dan beberapa jam kemudian dia sudah membawakan siaran langsung Golos, kompetisi menyanyi The Voice versi Rusia.

"Itu sulit! Namun, penonton tidak peduli apa yang Anda alami dan mengapa mereka harus tahu? Anda harus tetap melanjutkannya. Pada suatu waktu, sama seperti yang dirasakan orang lain, saya memiliki perasaan campur aduk ketika mendengar kabar bahwa Arnold Schwarzenegger tidak terbang ke pemakaman ayahnya. Bagaimana bisa, padahal itu ayahnya! Namun, saya juga dekat dengan hal yang sama," katanya.

Dalam beberapa tahun terakhir, dia telah mencoba untuk mengubah jalur kreatifnya dan kembali membintangi peran dramatis. Pada 1990-an, dia tampil cemerlang sebagai pemberontak Chechnya dalam film aksi Chistilishche(Purgatory judul dalam bahasa Inggris). Sementara, dalam film Neproshchennyy(Unforgiven), yang diangkat dari kisah nyata pembalasan dendam Vitaly Kaloyev, serta berperan dalam film serial Chikatilo — maniak yang telah membunuh 43 orang. Menurut para kritikus, bakat dramatis Nagiyev adalah sesuatu yang luar biasa dan bahkan dapat "menghaluskan sisi kasar" dari produk TV yang tidak terlalu bagus.

Hampir tidak ada informasi yang beredar tentang kehidupan pribadi Nagiyev. Aktor ini memiliki seorang putra dari pernikahan sebelumnya dan melindungi keluarga barunya dari perhatian pers.

Orang Rusia ada di mana-mana, bahkan di Hollywood. Inilah tujuh bintang Hollywood keturunan Rusia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki