Presiden Putin Perintahkan Vaksinasi Massal COVID-19 di Rusia Dimulai Pekan Depan

Discover Russia
PANCA SYURKANI
Presiden Rusia Vladimir Putin  memerintahkan agar vaksinasi COVID-19 berskala besar dimulai pada akhir pekan depan dan memprioritaskan kelompok beresiko seperti petugas medis dan guru. 

"Saya meminta Anda untuk mengatur dimulainya pelaksanaan vaksinasi skala besar dengan cara yang memungkinkan pada akhir pekan depan," perintah Putin kepada Wakil Perdana Menteri Rusia Tatyana Golikova, yang disampaikan dalam konferensi video dalam rangka pembukaan Pusat Kesehatan Kementerian Pertahanan untuk pengobatan pasien COVID-19, Rabu (2/12).

Menanggapi perintah Putin, Golikova berjanji untuk melaporkan kembali minggu depan kesiapan pemerintah dalam memenuhi tugas tersebut. Namun, Putin dengan singkat menegaskan bahwa minggu depan dia tidak mengharapkan laporan, melainkan pelaksanaan vaksinasi.

"Mari kita sepakati bahwa pekan depan Anda tidak melapor kepada saya, tetapi memulai vaksinasi skala besar, setuju!" tegas Putin.

Perintah dimulainya vaksinasi massal ini dikeluarkan Putin sebagai tanggapan atas laporan yang diterimanya dari Golikova dan Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin bahwa industri farmasi Rusia diperkirakan telah atau akan memproduksi lebih dari dua juta dosis vaksin COVID-19 Sputnik V dalam beberapa hari kedepan.

Oleh karena itulah sang presiden menilai, ini adalah waktu yang tepat untuk memulai vaksinasi berskala besar dan mengingatkan untuk memprioritaskan vaksinasi pada dua kelompok beresiko–petugas medis dan guru, seperti yang telah disepakati sejak awal. Pelaksanaan vaksinasi akan dilaksanakan secara sukarela. Jadi, tidak ada paksaan bagi masyarakat untuk menjalani vaksinasi.

Golikova sendiri telah meminta para kepala daerah Rusia untuk melaporkan kesanggupan mereka dalam mendistribusikan Sputnik V, sebagaimana dilaporkan situs berita RT.  Sementara, Walikota Moskow Sergei Sobyanin bergerak cepat dan telah membuka pendaftaran vaksinasi secara daring sejak Jumat (4/14). Pada hari berikutnya, Sabtu (5/12), vaksinasi massal di ibu kota Rusia pun sudah mulai dilaksanakan, lebih awal dari tuntutan presiden.

Latih endus penderita COVID-19, Rusia tugaskan 15 anjing di bandara-bandara Moskow tahun depan.