Jaminan Sosial Apa Saja yang Didapatkan Warga Rusia?

Alexander Kislov
Siapa yang bisa mendapatkan apartemen gratis di Rusia dan bagaimana caranya? Apakah warga Rusia perlu membeli asuransi kesehatan? Bagaimana cara mendapatkan uang 10.000 dolar dari negara? Inilah sejumlah jaminan sosial yang didapatkan warga Rusia.

1. Apartemen

Pertama-tama, untuk mendapatkan apartemen gratis dari negara, seseorang harus memenuhi dua kriteria: ia berpenghasilan rendah dan miskin. Kriteria pertama ditetapkan di tingkat daerah (pendapatan dihitung sesuai besaran biaya hidup). Sementara, kriteria yang kedua diputuskan di tingkat federal. Jadi, pemerintah federal menyusun daftar warga yang memenuhi syarat untuk menerima apartemen dari negara. Dengan kata lain, supaya dipertimbangkan sebagai calon penerima apartemen gratis, seseorang harus secara resmi dianggap miskin di lingkungan tempat ia tinggal dan harus masuk dalam daftar tersebut.

Daftar ini mencakup orang-orang yang tinggal dalam hunian di bawah standar, remaja yang harus meninggalkan panti asuhan ketika beranjak dewasa, keluarga besar, veteran perang, orang yang menderita penyakit kronis yang parah, orang-orang yang tinggal di hunian yang bobrok, dan kaum disabilitas.

Meski begitu, proses untuk mendapatkan apartemen itu sendiri cenderung sangat lama. Setelah mengumpulkan segala dokumen yang diperlukan dan berurusan dengan birokrasi yang tak ada habisnya, orang itu akan dimasukkan ke dalam daftar tunggu yang mungkin menghabiskan waktu bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun! Yang jelas, ia pasti akan diberikan apartemen. Ini hanya soal waktu. Lagi pula, apartemen tersebut mungkin baru akan dibangun. Kalau tidak, apartemen itu kemungkinan besar masih dalam keadaan layak.

Ada pula cara untuk mempercepat proses ini. Seseorang bisa mengikuti salah satu dari sejumlah program pemerintah dan membayar sebagian biaya apartemen. Salah satu program itu disebut Perumahan untuk Keluarga Muda. Jadi, si calon penerima apartemen dimasukkan ke dalam daftar tunggu sebagai bagian dari program ini. Dalam beberapa tahun, ia akan mendapatkan sertifikat hak milik (biasanya 30 – 35 persen biaya hunian sudah dilunasi), ia hanya perlu menambahkan kekurangannya secara mandiri, dan apartemen itu menjadi miliknya. Daripada menunggu 10 – 30 tahun pada daftar tunggu standar, opsi ini menawarkan jalan pintas karena sertifikat biasanya baru diberikan setelah dua atau tiga tahun menjalani program tersebut.

Apartemen gratis juga disediakan untuk para personel militer. Hunian tersebut nantinya akan menjadi milik mereka setelah setidaknya sepuluh tahun bertugas. Selain itu, pegawai negeri lainnya, seperti jaksa, penyelidik, hakim, petugas layanan darurat dll., juga mendapatkan fasilitas serupa jika mereka tidak punya tempat tinggal.

2. Tunjungan Melahirkan

Disebut tunjangan melahirkan, program itu sebetulnya mencakup seluruh keluarga. Uang ini tak hanya bisa dipakai oleh sang ibu, tetapi juga sang ayah, dan, dalam beberapa kasus, bahkan sang anak. Sebelumnya, tunjangan ini baru tersedia ketika sebuah keluarga memiliki anak kedua dan ketiga. Mulai 2020, program ini diperluas sehingga mencakup anak sulung juga. Begitu lahir, keluarga itu akan menerima sertifikat negara senilai 466 ribu rubel (sekitar 95 juta rupiah). Jika mereka memiliki anak kedua, keluarga itu menerima 150 ribu rubel (sekitar 21,5 juta rupiah). Jika anak ketiga lahir, negara akan membayar cicilan/utang keluarga itu sebesar 450.000 rubel (sekitar 92,4 juta rupiah).

Tunjangan melahirkan bisa dihabiskan dengan berbagai cara: untuk membayar cicilan, untuk membangun rumah sendiri, untuk membayar pendidikan anak, atau bisa dibagi menjadi pendapatan bulanan (tetapi dalam hal ini jumlah yang diterima akan lebih sedikit). Satu hal yang tak bisa dilakukan orang tua dengan tunjangan melahirkan adalah menarik seluruh dana secara tunai.

3. Pendidikan

Di Rusia, semua tingkat pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar dan menengah, sekolah kejuruan atau universitas, gratis untuk semua orang.

Satu-satunya yang harus dibayarkan orang tua adalah sebagian biaya penitipan anak di taman kanak-kanak (jumlahnya ditetapkan oleh pemerintah setempat dan tidak boleh melebihi 20 persen dari total biaya). Misalnya, pada 2017/2018, jumlahnya tak lebih tinggi dari 3.500 rubel (sekitar 719 ribu rupiah) per bulan. Biaya ini mencakup hal-hal, seperti layanan komunikasi, layanan transportasi, atau pemeliharaan fasilitas dan pembelian barang-barang yang diperlukan, seperti mainan, pensil, dll.

Ketika memasuki pendidikan tinggi, situasi menjadi lebih sulit. Kuota sekolah dan perguruan tinggi negeri (yang didanai negara) terbatas, sementara persaingan untuk mendapatkan tempat di sana sangat ketat. Selain itu, warga Rusia hanya bisa mendapatkan gelar akademik secara gratis sekali seumur hidup. Meski begitu, tidak ada batasan waktu untuk mengambil manfaat tersebut. Misalnya, seseorang bisa kuliah S-1 secara berbayar, lalu mendapatkan gelar master secara gratis jika lulus ujian saringan masuk.

Selain itu, ada juga pilihan campuran. Seseorang bisa membayar sendiri selama beberapa tahun masa pendidikan. Jika berprestasi, ia bisa melanjutkan studi secara gratis selama kampus tempat ia menimba ilmu masih memiliki kursi atau kuota yang didanai negara.

4. Jaminan Kesehatan

Setiap warga negara Rusia berhak mendapatkan pelayanan medis gratis jika sakit. Asuransi kesehatan dasar (asuransi kesehatan wajib dan gratis) menawarkan paket layanan yang cukup mengesankan. Misalnya, asuransi ini mencakup pengobatan gangguan kesehatan mental, neoplasma, aborsi, atau bahkan program bayi tabung. Semua ini tersedia di semua pusat kesehatan masyarakat secara gratis.

Namun, sebagaimana apartemen gratis, perawatan medis gratis pun tidak cepat. Antrean untuk menemui dokter bisa cukup lama, dan dalam kasus penyakit serius, si pasien mungkin harus meminta persetujuan dari komisi terkait dan menjalani berbagai tes untuk menerima perawatan gratis dari negara. Meski demikian, banyak orang masih memilih asuransi kesehatan wajib daripada membeli polis asuransi mandiri.

5. Transportasi Gratis

Untuk yang satu ini, setiap wilayah di Rusia menetapkan aturannya sendiri. Sebagai contoh, di Moskow, para pensiunan berhak menikmati angkutan umum gratis, tak hanya dengan bus, trem, atau trolleybus (bus listrik), tetapi juga dengan metro (kereta bawah tanah), dan bahkan KRL karena itu semua dianggap sebagai transportasi publik. Namun di wilayah lain, manfaat ini hanya mencakup trolleybus, bus, dan trem.

Yang jelas, seorang warga pasti berhak mendapatkan transportasi umum gratis atau keuntungan lain di Rusia jika memenuhi salah satu kriteria berikut: warga senior, veteran sipil, veteran Perang Dunia II, anak sekolah atau anak di bawah tujuh tahun, kaum disabilitas, yatim piatu, mahasiswa, orang tua sebuah keluarga besar, atau ‘Ibu Srikandi’, yaitu perempuan yang telah melahirkan dan membesarkan sepuluh orang anak atau lebih.

Pada beberapa hari libur nasional, transportasi umum bahkan gratis untuk semua orang: misalnya, pada malam pertama tahun baru atau pada hari ulang tahun kota.

Gelar ‘Ibu Srikandi’ muncul semasa Uni Soviet pada 1944 sebagai penghargaan tertinggi bagi para ibu yang melahirkan dan membesarkan sepuluh anak atau atau lebih. Kini, penghargaan tersebut berubah nama menjadi ‘Kemuliaan Orang Tua’.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki