Akankah Orang Rusia Ikut Menyerbu Area 51?

Anthony Russo, Joe Russo/Marvel Studios, 2019
‘Tak ada yang bisa menghentikan kita.’

Rusia biasa dituduh ikut campur — di mana pun dan dalam hal apa pun. Jadi, akankah orang Rusia bergabung dalam gerakan ‘Storm Area 51, They Can't Stop All of Us’ yang dijadwalkan pada 20 September mendatang?

Kami tak bisa memastikannya secara pasti. Yang jelas, tak ada yang mustahil. Inilah beberapa hal yang kami ketahui tentang (kemungkinan) keterlibatan Rusia dalam gerakan Penyerbuan Area 51.

Banyak yang Tak Tahu

“Apa cuma saya di sini yang enggak paham dengan hal ini? Adakah yang bisa menjelaskan maksud meme ini?” tulis Denis Dotsenko, seorang pengguna VK yang kebingungan. Ia betul-betul penasaran dengan wacana penyerbuan pangkalan rahasia Angkatan Udara AS.

Untunglah, seseorang dengan cekatan memberikan pencerahan. “Itu adalah kamp rahasia tempat mereka menguji pesawat dan kabarnya di sana juga ada piring terbang dan alien,” kata seorang pengguna VK lainnya, Dima Pershin.

Begitulah, hanya sejauh itu lingkup ‘pembahasan’ acara tersebut di jagat internet Rusia.

Secara umum, orang-orang di Rusia tampaknya kurang tertarik — atau peduli — dengan wacana gerakan Penyerbuan Area 51 di AS.

Akankah Orang-Orang Rusia Ikut Menyerbu?

Memang, ada beberapa orang Rusia yang menganggap acara ini secara serius. Mereka bahkan telah menyatakan niat mereka, setidaknya secara lisan, untuk ikut menyerbu.

“Denis, saya juga akan menyerbu area itu pada 20 September. Akan ada Elon Musk, the Rock dari Fast and Furious, Keanu Reeves, dll.,” tulis seorang warganet yang bersemangat.

Pada saat yang sama, beberapa justru mengimbau supaya orang-orang lebih berhati-hati — bukan karena kemungkinan pelanggaran hukum, melainkan karena khawatir bahwa seluruh gosip tentang Area 51 hanya isapan jempol belaka. “Oke, mereka akan menyerbunya, tetapi ternyata tak menemukan apa-apa. Itu akan sangat memalukan,” tulis Alexandr Berezhnev.

Beberapa orang Rusia juga sudah memprediksi bahwa mereka tidak bisa pergi lantaran semua hotel dan hostel di dekat Area 51 pasti sudah habis dipesan untuk 20 September dan tidak akan ada cukup akomodasi untuk semua orang (hingga Rabu [31/7], ada lebih dari dua juta orang yang telah mendaftarkan diri -red.). “Sekalipun ada banyak hotel di sana,” kata Dima Pershin.

Di sini lain, ada pula yang khawatir penyerbuan itu bisa menyebabkan kematian dan berharap bahwa hal semacam itu tak akan terjadi, terutama jika tidak ada sesuatu yang “supernatural di sana”.

Sementara, yang lain hanya bisa bercanda:

“Bisakah kauberjanji saya akan tampil di RenTV?” (RenTV adalah saluran TV Rusia yang menyiarkan banyak program bertema supernatural -red.)

Peluang Bisnis dan Meme

Ternyata, beberapa orang melihat Penyerbuan Area 51 sebagai peluang bisnis. Seorang pengguna VK menulis, “Saya akan menyewa sebuah (mobil) van yang dilengkapi kulkas portabel, memenuhinya dengan minuman keras, dan menjual semuanya di tengah Gurun Nevada dengan harga 30 kali lipat dari biasanya. Namun, saya tidak bisa mendapatkan visa AS karena punya catatan kriminal sekalipun ada saudara di sana,” tulis salah seorang pengguna Pikabu (situs forum komunitas maya Rusia), koeni9se99.

Yang lain menyebutkan bahwa ia akan menjual air acar sebagai penawar mabuk untuk orang-orang yang ikut dalam penyerbuan itu. Meski begitu, tak jelas kenapa pula orang itu berpikir bahwa mereka berencana mabuk-mabukan.

Dan akhirnya, beberapa orang Rusia yang lebih ‘bijaksana’ melihat gerakan Penyerbuan Area 51 sebagai inspirasi untuk perubahan di dalam negeri. Mereka menyerukan upaya serupa untuk menyerbu sebuah program TV populer dan paling banyak dicemooh, Dom 2, supaya reality show terpanjang yang pernah dibuat itu segera disetop!

Tiga fase kehidupan pria: lahir, menyerbu, mati.

Ketika Anda mencoba menjelaskan kepada ibu bahwa Anda akan terlambat dan akan datang dengan alien.

Suatu hari di tahun '90-an, seorang perempuan menemukan makhluk aneh di hutan. Dua dekade setelah kematiannya dan “humanoid” itu, orang-orang masih memperdebatkan makhluk apa itu sebenarnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki