Dari Hantu hingga Gajah: “Pangkat-Pangkat Tak Resmi” di Ketentaraan Rusia

Varvara Grankova
Apa yang diharapkan orang Rusia dari bertugas di ketentaraan, dan bagaimana caranya untuk meninggalkan kenangan manis seusai bertugas?

Tentara adalah komunitas seperti kelompok sosial lainnya dengan pangkat yang tak terucapkan. Pangkat ini bukan tentang jabatan dan kedudukan, tetapi tentang status seseorang di komunitas lelaki, tempat tugas dan hak istimewa didelegasikan di antara para peserta wajib militer (wamil). Prinsip yang mendasari delegasi itu biasanya berapa lama layanan yang dilakukan peserta wamil.

Fenomena ini disebut "perpeloncoan" dan menyiratkan kontrol dan kekuasaan yang ketat (hampir seperti penjara) yang dilakukan oleh peserta wamil yang lebih lama atas peserta baru. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, berkat pengurangan durasi layanan (dari 2 tahun menjadi hanya 1 tahun) dan kontrol sipil dan perwira yang lebih baik, pangkat ini menjadi lebih bersifat “kiasan” dan sekarang lebih mengacu pada distribusi tugas di antara peserta wamil di pangkalan militer.

Dukhi (Hantu)

Dukhi adalah peserta wamil dalam 100 hari pertamanya pelayanan. Bagi sebagian besar peserta wamil yang berusia 18 tahun, ini adalah masa yang menantang, baik secara fisik dan psikologis, karena mereka harus melakukan pekerjaan fisik yang monoton dari fajar hingga senja, menyelesaikan masalah tanpa bantuan orang tua mereka dan memperjuangkan “tempat di bawah matahari” dalam lingkungan yang kompetitif. Sederhananya, mereka harus memutuskan di antara mereka sendiri siapa yang mencuci lantai dan toilet, serta siapa yang pergi ke lapangan tembak untuk latihan.

Ini adalah waktu ketika seorang peserta wamil muda menemukan semua 'kesenangan' dari kehidupan tentara — pembersihan, tugas melelahkan, di antara tugas-tugas membosankan lainnya, serta fakta bahwa mereka ternyata mampu menyelesaikan  baris-berbaris berkilo-kilo meter! Pada bulan-bulan pertama peserta wamil biasanya mengalami krisis psikologis, setelah itu mereka menjadi lebih kuat atau mereka melarikan diri ke rumah sakit, di mana mereka menghabiskan sisa waktu mereka di ketentaraan.

Selama periode inilah peserta wamil mempelajari ungkapan-ungkapan seperti, "Bersihkan ini dari sekarang sampai makan malam!" Semuanya harus bersih berkilau, mulai dari barak dan peralatan militer, hingga seragam dan penampilan mereka. Di tentara, pakaian harus selalu bersih dan disetrika (kecuali saat latihan di lapangan), Anda harus selalu bercukur bersih, dan sepatu Anda harus selalu disemir hingga bersinar.

Banyak mantan peserta wamil mengatakan bahwa selama periode itulah mereka mengembangkan kebiasaan merapikan seumur hidup.

Bulan-bulan pertama dinas militer pada dasarnya dapat digambarkan sebagai periode peningkatan persyaratan tanpa adanya hak.

"Semua yang berhak Anda dapatkan hanyalah udara segar,” ujar komandan kami pada bulan-bulan pertama pelayanan kami!

Slony (Gajah)

Slony Adalah ungkapan yang berarti “seorang prajurit yang suka beban kerja yang luar biasa”. Ini berlaku bagi para peserta wamil dalam 100 hari kedua layanan mereka, ketika beberapa dari mereka beralih dari kelelahan ke tugas tempur.

Sebagai penggambaran untuk Anda: mempertahankan Tanah Air adalah pekerjaan yang berlangsung 24 jam setiap hari,  dan peserta wamil dapat ditugaskan untuk berpatroli di perbatasan dengan AK-74 di lengan mereka, atau mempersiapkan pejuang dan pembom untuk lepas landas. Dengan demikian, shift berlangsung selama 24 jam dengan istirahat tidur tiga jam. peserta wamil harus siap untuk itu, baik secara psikologis maupun fisik. Itulah mengapa hanya beberapa yang akan beralih dari membersihkan tempat dan mencuci lantai ke dinas militer aktif yang sebenarnya.

Selama periode itu, peserta wamil yang lebih senior mengalihkan sebagian tugas mereka ke junior, dan bersama dengan para perwira, mengajar mereka untuk mempertahankan Tanah Air.

Transisi ini juga memberikan hak istimewa tertentu. Yang utama adalah hak untuk mendapat libur akhir pekan, di mana peserta wamil dapat meninggalkan barak atau menemui keluarga mereka.

Dedy (Kakek)

Seorang prajurit menjadi 'dedy' ketika peserta wamil dari periode sebelumnya pulang, dan peserta baru bergabung dengan unit militer mereka, yang mereka dapat bertindak sebagai bos dan mempersiapkan layanan yang akan datang..

Ini adalah periode sekitar antara hari ke 200 dan 300 dari layanan seseorang. Kelelahan dan tugas tempur menjadi norma. Anda tidak lagi takut untuk tetap terjaga selama berhari-hari, dan Anda sudah tahu di mana dan bagaimana menyembunyikan diri dari pantauan petugas yang waspada untuk mencuri waktu beristirahat.

Pada saat ini, petugas menghormati Anda dan memperlakukan Anda, meski tidak sama seperti sesama mereka,  setidaknya Anda diperlakukan sebagai peserta wamil 'senior', yang sekarang harus mengidentifikasi dan melatih pengganti Anda.

Memang, petugas cenderung mendengarkan pendapat dedy terhadap peserta baru, karena merekalah yang hidup, bekerja dan menghabiskan waktu bersama setiap hari.

Dembelya (Demob)

Status ini diberikan ke peserta wamil dalam dua bulan terakhir layanan, di mana dia bisa sedikit bernafas dan bersantai. Ini adalah saat ketika mereka dapat mengalihkan semua tugasnya ke peserta yang lebih muda sehingga bisa bersenang-senang. Mereka dapat menggunakan waktu ini untuk mengurus beberapa masalah medisnya di rumah sakit militer yang biaya negara, dan juga mulai memikirkan apa yang ingin mereka lakukan ketika mereka kembali ke kehidupan sipil.

Beberapa peserta wamil menghabiskan bulan-bulan terakhir dari layanan mereka mengerjakan apa yang disebut 'akord demob' — mereka mencoba melakukan sesuatu yang baik dan berguna untuk unit militer mereka dan meninggalkan kenangan yang baik tentang diri mereka sendiri. Sebagai contoh, salah satu rekan wamil saya menghabiskan bulan-bulan terakhir pelayanan dengan menyediakan gym untuk petugas!

Dan tidak seperti kebanyakan tugas tentara, 'akord demob' adalah hal yang sepenuhnya sukarela!

Lebih kurus, lebih bijaksana, lebih berambut .... Fotografer Yuriy Chichkov memotret beberapa peserta wajib militer segera setelah mereka mendapat panggilan dan sebulan sebelum pulang ke rumah. Inilah hasilnya.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki