Netflix Hadirkan Tiga Serial Rusia untuk Anak-Anak dan Pencinta Sejarah

Studio Animasi Parovoz
Netflix, salah satu penyedia layanan hiburan multiplatform asal Amerika, memberikan sejumlah pilihan menarik untuk para pelanggannya yang menyukai kartun Rusia. Tak hanya itu, layanan tersebut bahkan membeli hak siar untuk menayangkan serial yang mengisahkan Revolusi Bolshevik.

1. Be-Be-Bears

Due anak beruang, Bucky si beruang cokelat dan Bjorn si beruang Kutub, bersama-sama menjelajahi hutan negeri dongeng tempat mereka tinggal. Mereka bertualang dan mempelajari hal-hal baru yang menakjubkan. Tak hanya itu, mereka juga memiliki beberapa teman yang lucu, seperti seekor anak ayam dan seekor rubah. Serial ini menyentuh berbagai macam isu, seperti persahabatan, kepedulian terhadap lingkungan, dan bahkan kemajuan ilmiah.

Dua puluh enam episode musim pertama Be-Be-Bears sudah tersedia di Netflix.

Serial animasi ini pertama kali tayang di Rusia pada 2015, dan 182 episode lainnya sedang dalam tahap pengerjaan.

2. Leo & Tig

Serial animasi lainnya juga menampilkan dua sahabat yang menjelajahi hutan. Kali ini, tokoh utamanya adalah macan tutul Amur dan harimau Amur. Mereka mempelajari lingkungan taiga dan mencari tahu karakteristik alam Timur Jauh Rusia dengan dua teman mereka, seekor beruang hitam Asia dan seekor kucing lynx.

Tujuh episode pertama dalam bahasa Inggris sudah tersediaonline. Sementara, rumah produksi serial ini tengah merencanakan pembuatan 21 episode lainnya.

3. The Road to Calvary

Pada 1914, Rusia berada dalam masa pergolakan. Dua orang kakak-beradik (diperankan oleh aktris Rusia yang cantik, Yulia Snigir dan Anna Chipovskaya) jatuh cinta pada seorang pria.

Dirilis untuk memperingati ulang tahun ke-100 Revolusi Bolshevik, serial ini diaangkat dari trilogi karya Alexei Tolstoy (kerabat jauh Leo Tolstoy). Serial ini mengisahkan nasib kaum intelektual Rusia selama Perang Dunia I, serta selama Revolusi dan Perang Sipil.

Musim pertama serial ini telah menanti Anda di Netflix.

Film-film Hollywood kerap menampilkan orang Rusia sebagai penjahat atau tokoh antagonis. Namun, penggambaran ini biasanya tak berlaku di film-film yang bertemakan antariksa. Kenapa?

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki