Mantan Menlu AS Henry Kissinger: Di Masa-Masa Kritis, Rusia Bantu Menyeimbangkan Dunia

AFP; Legion Media
Nama mantan Menteri Luar Negeri AS dan pakar hubungan internasional yang kini berusia 95 tahun, Henry Kissinger, sering muncul terkait isu Rusia, seperti halnya laporan tentang dugaan proposal yang ia buat untuk aliansi Moskow-Washington melawan Beijing. Ia dikenal karena pemikiran nonortodoks dalam pendekatan Barat ke Rusia. Berikut adalah pemikiran dan pernyataannya yang paling penting tentang Rusia di masa lalu dan sekarang.

Mengenai kesiapan Rusia berkorban untuk mencapai tujuan

Rusia dibangun oleh elite yang mengirim budak ke ladang yang jauh dan oleh Tsar yang menyatakan "Tanah rawa ini akan menjadi kota Odessa atau kota Sankt Peterburg." Mereka sebagian didukung oleh semacam hubungan mistik dengan kesulitan dan visi mereka. Mereka bertahan berabad-abad di bawah orang Mongol.

Charles XII dari Swedia pergi ke Rusia [pada awal abad ke-18] karena ia pikir akan mudah untuk bagi negaranya untuk menguasai Moskow. Apa yang ia temukan adalah petani Rusia membakar hasil panen mereka sendiri agar pangan tak direbut penjajah. Mereka membuat diri sendiri kelaparan sebelum mengizinkan Charles XII mengambil alih negara mereka. Ia telah melintasi Eropa, tetapi belum pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya. Pasukannya terpaksa pergi ke selatan, ke Ukraina, hanya untuk bertahan hidup, di mana mereka akhirnya kalah.

Mengenai Rusia menyelamatkan dunia

Hanya sedikit negara di dunia selain Rusia yang memulai lebih banyak perang atau menyebabkan lebih banyak gejolak  dalam pencarian abadi untuk keamanan dan status. Namun, juga benar bahwa pada titik kritis Rusia membantu menyeimbangkan dunia dari kekuatan-kekuatan yang berusaha menguasainya: dari bangsa Mongol pada abad ke-16, dari Swedia pada abad ke-18, dari Napoleon pada abad ke-19, dan dari Hitler pada abad ke-20.

Putin adalah seorang lelaki yang memiliki rasa hubungan erat dengan sejarah Rusia, menurut Kissinger.

Pada era modern, Rusia akan menjadi penting dalam mengatasi Islam radikal, salah satunya karena ia adalah rumah bagi sekitar 20 juta Muslim, khususnya di wilayah Kaukasus dan di sepanjang perbatasan selatan Rusia. Rusia juga akan berperan penting dalam ekuilibrium Asia.

Mengenai Rusia mencoba menemukan tempatnya di dunia

Dari Pyotr yang Agung hingga Vladimir Putin, keadaan telah berubah tetapi ritme mereka tetap luar biasa konsisten... (Rusia) adalah kekuatan unik Eurasia, yang tersebar di dua benua tetapi tidak pernah benar-benar berada di keduanya. … Rusia mempelajari geopolitiknya sendiri dari didikan keras padang rumput, di mana berbagai gerombolan nomaden berebut sumber daya di medan terbuka dengan sedikit perbatasan tetap.

Mengenai Brezhnev sebagai pendahulu Gorbachev

Saya melihat (pemimpin Uni Soviet Leonid) Brezhnev dalam sebagai semacam pendahulu (pelopor Perestroika Mikhail) Gorbachev. [...] Ia tidak ingin konflik. Ia jelas dalam mengatakan ini. [...] Saya pikir ia benar-benar menginginkan penurunan ketegangan dengan AS. [...] Sayangnya, pada saat kami berada di posisi ingin melanjutkan, ada perdebatan yang berlangsung di AS di mana setiap aspek dari apa yang disebut détente (peredaan ketegangan) menjadi kontroversial. [...] Saya selalu memandang Brezhnev sebagai orang yang benar-benar ingin meredakan ketegangan, salah satunya karena pemeliharaan sistem harus jelas baginya pada saat itu.

Presiden AS Richard Nixon dengan Henry Kissinger di Moskow pada 1972, dengan pemimpin Uni Soviet Leonid Brezhnev di latar belakang.

Mengenai Putin sebagai refleksi dari karakter di novel Dostoevsky

(Putin) adalah karakter dari novel Dostoevsky, dan ia adalah seorang lelaki yang berhubungan erat dengan sejarah Rusia sebagaimana ia melihatnya; ia adalah penghitung atas kepentingan nasional Rusia sebagaimana pemikirannya, dan sebagaimana ia percayai memiliki beberapa fitur yang sangat unik. Jadi, baginya masalah identitas Rusia sangat penting karena akibat dari runtuhnya komunisme Rusia telah kehilangan sekitar 300 tahun sejarahnya, sehingga pertanyaan tentang "Apa itu Rusia?" muncul dalam pikirannya. Itu masalah yang belum pernah kami alami.

Banyak orang Rusia saat ini yang menganggap AS sebagai musuhnya, sebaliknya banyak orang Amerika yang curiga akan kepemimpinan politik Rusia. Sebenarnya, banyak kisah-kisah hubungan kedua negara yang tak Anda ketahui.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki