Sepuluh Hari di Atas Rel: Bagaimana Kehidupan di Dalam Kereta Api Trans Siberia?

Georg Wallner/Mesto47
Dua orang jurnalis berkomitmen melintasi Rusia selama sepuluh malam di atas Kereta Api Trans-Siberia. Berikut kisah dan foto-foto mereka sepanjang perjalanan.

Pernahkah Anda menjajal salah satu rute kereta api terpanjang di Indonesia? Terbentang sepanjang 907 kilometer, Gajayana melayani rute dari Stasiun Kota Baru, Malang, sampai Stasiun Gambir, Jakarta. Waktu perjalanan berkisar antara 14,5 – 15,5 jam alias lebih dari setengah hari. Lantas, bisakah Anda membayangkan perjalanan kereta selama 50 jam?

Pada musim panas 2019, jurnalis Marina Dmukhovskaya dan fotografer Georg Wallner berkelana melintasi Rusia dengan Kereta Api Trans-Siberia. Ternyata, perjalan tersebut sangat berkesan. Mereka bahkan bertekad mengulanginya kembali. Keduanya mengaku, perjalanan tersebut sama sekali tak membosankan.

“Tinggal di kereta selama beberapa hari, bertemu orang-orang, dan meninggalkan gerbong restoran sambil mengatakan, ‘Waktu yang sama besok?’ sama sekali tak seperti perjalanan lainnya,” kata Marina.

Yang paling lucu adalah bepergian pada gebrong kelas III (platskartny). Gerbong itu memiliki 54 “rak” ranjang di ruang terbuka (tanpa pintu).

“Segala aroma, suara, dengkuran, semuanya berpadu menjadi bagian yang tak terpisahkan,” kenang Marina.

Kadang-kadang, setelah beberapa hari perjalanan, kereta berhenti selama 30 menit di sebuah kota yang belum pernah Anda dengar sebelumnya. Anda tak akan menyia-nyiakan momen tersebut. Dengan sedikit keberuntungan, Anda mungkin bisa mendapatkan ikan asap dan bir.

“Yang menarik, pada awal perjalanan, kami pergi ke toko dan menghabiskan waktu lama demi memilih makanan apa yang harus kami ambil untuk menemani sisa perjalanan,” kata Marina.

“Jadi, kami secara otomatis membeli sosis, roti, biskuit, cumi-cumi kering, pisang, keripik, apel, dan kvas. Sementara, hidangan termewah dan paling dinanti hari itu adalah (sup) borshch dan bir di gerbonng restoran.”

Bagian paling menarik selama perjalanan itu adalah mengobrol dengan banyak orang. Sebagian besar orang Rusia menjadi sangat terbuka dan sering kali menceritakan kisah hidup mereka kepada sesama penumpang. Lagi pula, kemungkinan besar mereka tak akan pernah bertemu lagi.

Marina menciptakan proyek “Mesto47”. Di sana, ia menuliskan seluruh kisah perjalanannya. Dia mengatakan bahwa salah satu orang paling luar biasa yang ia temui adalah seorang polisi wanita. Dia menceritakan pekerjaannya dengan sangat tenang walaupun kisahnya benar-benar mengejutkan dan mengerikan.

Seorang pelancong lain yang diingat Marina adalah seorang gadis berusia 17 tahun yang menulis puisi, termasuk puisi patriotik tentang Siberia. Dia hendak mendaftarkan diri ke Universitas Irkutsk. Marina terkejut ketika mendengar bahwa gadis itu tak ingin kuliah di Moskow. Dia bilang, dia tidak bisa hidup tanpa Siberia, Baikal, dan taiga.

Rekan Marina, Georg Wallner, mengatakan bahwa dia senang tak terhubungan dengan dunia luar selama perjalanan panjang ini. “Tidak ada sinyal di antara kota-kota yang dilalui. Jadi, Anda harus menemukan cara lain supaya tetap sibuk. Lihatlah ke luar jendela, baca buku, tulis buku harian. Karena ada tak ada gangguan, saya lebih menikmati perjalanan. Kemonotonan membuat setiap perubahan kecil dari rutinitas menjadi menyenangkan. Berhenti 45 menit di kota kecil menjadi sesuatu yang dinanti-nantikan.”

Pada saat yang sama, Marina kagum pada keragaman Rusia (bukan hanya dalam hal pemandangan atau lanskap yang berubah dari satu wilayah ke wilayah lainnya). “Saya melihat betapa orang-orang sangat ramah — itu semua mematahkan stereotip orang asing tentang Rusia yang kasar dan dingin — dan betapa mereka sangat penasaran pada dunia luar. Ketika mereka melihat bahwa Georg adalah orang asing, mereka sangat penasaran dan ingin menjalin kontak sekalipun tak mengerti apa yang ia (Georg) ucapkan. Saya akan melakukan perjalanan ini lagi. Mungkin lain kali pada musim dingin, untuk melihat pemandangan berbeda dan permukaan Danau Baikal yang membeku!”

Kunjungi podcast Mesto47 untuk mendengarkan kisah orang-orang yang ditemui Marina di sepanjang perjalanan sejauh 9.288 kilometer di atas Kerata Api Trans-Siberia. Anda bisa juga mengengarkannya pada Apple Podcasts atau di mana pun Anda biasa mendengarkan siaran podcast.

Apakah Anda berencana bertualang ke daerah-daerah di Rusia dengan menggunakan kereta? Ikutilah panduan memesan tiket kereta berikut dan rasakan sendiri keseruan menjelajahi daratan Rusia yang luas di atas rel.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki