Lintasi Laut Hitam, Su-27 ‘Kawal’ Jet Tempur Prancis Menjauh dari Perbatasan Rusia (VIDEO)

Jet tempur Dassault Mirage 2000

Jet tempur Dassault Mirage 2000

ZUMAPRESS.com/Global Look Press
Awak pesawat tempur Rusia mengidentifikasi target udara sebagai dua pesawat tempur taktis Mirage-2000 dan Rafale, serta pesawat pengisi bahan bakar Angkatan Udara Prancis C-135.

Pasukan Kedirgantaraan Rusia yang mengawasi wilayah perairan netral di Laut Hitam mendeteksi target udara yang mendekati perbatasan negara pada Rabu (8/12).

Untuk mengidentifikasi target udara tersebut dan mencegah pelanggaran perbatasan negara, pasukan kedirgantaraan segera mengerahkan pesawat tempur Su-27 dari Distrik Militer Selatan.

Awak pesawat tempur Rusia kemudian mengidentifikasi target udara tersebut sebagai dua pesawat tempur taktis Mirage-2000 dan Rafale, serta pesawat pengisi bahan bakar Angkatan Udara Prancis C-135. Su-27 kemudian mengawal pesawat-pesawat tersebut di atas Laut Hitam.

Setelah pesawat-pesawat militer asing tersebut berbalik arah dan menjauhi perbatasan negara, jet tempur Rusia pun segera kembali ke markasnya.

Berdasarkan keterangan Kementerian Pertahanan Rusia, penerbagan pesawat tempur Rusia dilakukan sesuai aturan internasional tentang penggunaan ruang udara di atas perairan netral tanpa melintasi rute udara dan melakukan aksi berbahaya terhadap pesawat asing.

Tahukah Anda bahwa intervensi militer AS yang pertama dan satu-satunya di Rusia dimulai pada 27 Mei 1918 ketika kapal penjelajah USS Olympia tiba di Murmansk? Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
Baca selanjutnya

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki