2024, Tentara Rusia Pensiunkan Rudal Balistik Antarbenua RS-12M Topol

Olga Sokolova/Global Look Press
Rudal balistik antarbenua Topol yang telah memasuki masa purnabakti akan digantikan oleh rudal balistik antarbenua Yars dengan hulu ledak ganda.

Pasukan Rudal Strategis Rusia akan sepenuhnya menghentikan penggunaan rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-12M Topol pada 2024, kata seorang narasumber di industri militer.

“Rencananya, Pasukan Rudal Strategis akan menarik rudal balistik antabenua Topol yang terakhir pada 2024. Rudal yang telah memasuki masa purnabakti akan digantikan oleh rudal balistik antarbenua Yars dengan hulu ledak ganda,” katanya.

Meski begitu, Institut Teknologi Termal Moskow (MIT), lembaga yang bekerja sama dalam pengembangan dan produksi rudal balistik berbahan bakar padat ini, tidak memberikan komentar apa pun terkait informasi tersebut.

Sementara itu, rencananya beberapa rudal balistik Topol yang telah dinonaktifkan akan dialihkan ke dalam bentuk kendaraan peluncur satelit Start-1. Pada November 2020 lalu, perancang eksekutif MIT Yuri Solomonov mengatakan kepada TASS bahwa kelanjutan proyek kendaraan peluncur satelit Start-1 akan diputuskan pada tahun mendatang (2021).

Ketika ditanya adakah rencana untuk menggunakan kembali kendaraan peluncur satelit Start-1, Solomonov berkata, “Topik itu akan diputuskan pada 2020—2021. Semuanya tergantung pada seberapa banyak permintaan terhadap dua proyek yang saat ini tengah dikerjakan. Kita tidak berbicara tentang kendaraan pengangkut peluncur satelit tersebut, tetapi tentang rencana pengimplementasiannya — pembangunan dua set satelit kecil yang dapat diangkut oleh Start-1.”

Start-1 adalah kendaraan peluncur satelit kelas ringan yang dibuat berdasarkan RS-12M Topol. Massa peluncuran kendaraan ini mencapai 47 ton, sedangkan massa muatan yang diluncurkan ke orbit bumi rendah mencapai lebih dari 500 kilogram. Dari 1993 hingga 2006, Start-1 telah tujuh kali melakukan peluncuran dari kosmodrom Plesetsk dan Svobodny (sekarang Vostochny).

Menurut data dari sumber terbuka, MIT terus mengembangkan seri rudal balistik antarbenua “bertema pohon” dan pengembangan rudal balistik tersebut kini dinamai dengan nama-nama seperti Cedar dan Aspen.

Menurut sumber terbuka, pada 1999, Pasukan Rudal Strategis dipersenjatai dengan 360 peluncur RS-12M Topol, yang beroperasi dengan sepuluh divisi rudal.

Kemenhan Rusia menyatakan bahwa sistem pertahanan misil AS di Eropa mampu menembak jatuh misil balistik Rusia di area awal lintasan mereka. Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki