Antisipasi Banjir, Penyapu Ranjau Rusia Ledakkan Sungai Beku dengan Ratusan Ton TNT (VIDEO)

Ledakan menyebabkan bongkahan es membumbung setinggi gedung berlantai lima.

Ledakan menyebabkan bongkahan es membumbung setinggi gedung berlantai lima.

Tv Zvezda
Berkat ledakkan ini, volume lapisan es berkurang, aliran air yang tersumbat terbuka, dan menyelamatkan permukiman warga dari ancaman banjir setinggi lima meter.

Para insinyur dari Distrik Militer Pusat Rusia menggunakan berton-ton bom TNT untuk meledakkan Sungai Nizhny Tuguzak di Chelyabinskaya Oblast, Ural Selatan, beberapa waktu lalu. Peledakkan ini dilakukan dalam rangka membersihkan sungai yang tersumbat es untuk mencegah banjir di permukiman warga, sebagaimana dilaporkan TV Zvezda.

Ledakan menyebabkan bongkahan es membumbung setinggi gedung berlantai lima. Untuk membuat ledakan itu, para insinyur Divisi Tank Ural harus bekerja keras melakukan persiapan selama beberapa jam. Mereka menggunakan 96 kilogram bom TNT, mengebor 40 lubang untuk memasukkan bom, dan memasang kabel pemicu ledakkan sepanjang tiga kilometer.

Selama lebih dari dari sepuluh tahun, para penyapu ranjau telah membantu penduduk Ural Selatan mengatasi sumbatan es di sungai setempat. Untuk meletakkan bahan peledak, pasukan penyapu ranjau memperhitungkan berbagai faktor, seperti ketebalan es, kecepatan arus, dan bahkan suhu air.

“Perhitungan kedalaman posisi bahan peledak yang kami lakukan ternyata tepat, yaitu di bawah lapisan es sehingga ledakan terjadi di bawah air. Dengan demikian, gelombang ledakan di air terbendung dan esnya membumbung ke udara. Jika saja kami tidak meletakkannya di sana, es akan tersebar ke samping,” jelas anggota pasukan penyapu ranjau Artyom Ryabykh.

Selama hari kerja, Artyom dan rekan-rekannya membuat lima ledakan di tiga sungai di wilayah Chelyabinskaya Oblast dan menghabiskan sekitar 300 kilogram TNT.

Ledakkan di bawah lapisan es tidak hanya mengurangi ketebalan es, tetapi juga mengubah strukturnya. Para penyapu ranjau berpengalaman berhasil mengalirkan air yang membeku dan mengubah balok-balok es besar menjadi bubur sehingga puluhan permukiman selamat dari ancaman banjir. Balok es yang menyumbat aliran sungai bisa menyebabkan permukaan air naik dari satu meter menjadi lima meter.

Para penyapu ranjau telah memenuhi tugas mereka sehingga pembuangan es di sungai-sungai Ural bisa berjalan sesuai jadwal. Menurut para ahli, semua sungai akan bersih dari lapisan es pada pertengahan April jika cuaca tidak berubah.

Pertama kali dalam sejarah, tiga kapal selam muncul sekaligus dari bawah lapisan es.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki