‘Riasan Kamuflase’: Kompetisi Tahunan Khusus Prajurit Perempuan, Lempar Granat hingga Memasak

Kementerian Pertahanan Rusia
Lima puluh prajurit perempuan dari Angkatan Bersenjata Rusia melempar granat, menembakkan senapan AK, dan merangkak di bawah kawat berduri menjelang Hari Perempuan Internasional 8 Maret.

“Perhatian! RVSN (unit Pasukan Roket Strategis -red.) — hadap kiri! Segera ke ruang rias — berbaris!” Perintah itu terdengar minggu lalu, Selasa (2/3), di Pereslavl-Zalessky, Yaroslavlskaya oblast, selama kompetisi Riasan Kamuflase. Turnamen khusus prajurit perempuan ini diadakan tiap tahun menjelang Hari Perempuan Internasional 8 Maret.

Para prajurit mencoret-coret wajah mereka dengan cat kamuflase. Beberapa orang membuat gambar bintang, sementara yang lain melukis bendera Rusia.

Kemudian, tahap pertama dimulai. Mereka harus melintasi jalur serangan. Pada tahap ini, semua peserta harus melempar granat, merangkak di bawah kawat berduri, dan menerapkan tindakan bantuan medis darurat.

“Ada kubangan besar dengan es di bawahnya di sana. Saya basah kuyup seperti sehabis mandi,” kata Oksana Sukhorukova, salah satu prajurit.

Para prajurit juga mengikuti perlombaan biathlon menggunakan senapan mesin Kalashnikov, menurut situs web Kementerian Pertahanan Rusia.

Salah satu tahapan dalam perlombaan itu melibatkan telegraf nirkabel. Para prajurit harus mengirim dan menerima pesan dengan cepat menggunakan sandi Morse.

Selain itu, ada pula kompetisi memasak di lapangan. Perlombaan ini kemudian diikuti dengan kontes kecantikan.

Kompetisi ini telah digelar tiap tahun sejak 2016 dengan hadiah utama perjalanan mengelilingi kota-kota di kawasan Cincin Emas Rusia. Sayangnya, para pemenang tidak dipublikasikan.

Bukan hal aneh perempuan bergabung dalam lembaga militer di Rusia. Namun, sejauh ini Angkatan Laut Rusia hanya menempatkan perempuan di unit-unit tertentu saja.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki