Penelitian Penting Apa yang Tengah Dikerjakan para Ilmuwan X-BIO Universitas Tyumen?

Universitas Negeri Tyumen
Bagaimana para peneliti di Institut X-BIO Universitas Tyumen menggunakan tungau untuk menyelamatkan hutan Siberia?

Bagaimana memerangi hama tanpa membahayakan ekosistem? Bisakah kita melindungi hutan Siberia dengan bantuan tungau? Mengapa umat manusia membutuhkan parasit? Para peneliti di Institut Biologi Lingkungan dan Pertanian (X-BIO) di Universitas Negeri Tyumen (UTMN) tengah mencari jawaban atas pertanyaan ini dan banyak pertanyaan lainnya.

Pakar Tungau Ternama

X-BIO kini tengah mencari solusi untuk mengatasi ancaman biologis terhadap manusia, hewan, dan tumbuhan.

Ilmuwan-ilmuwan di X-BIO dikenal sebagai pakar acarology (studi tentang tungau dan kutu) terpandang di Rusia. Institut tersebut menerbitkan Acarina, satu-satunya jurnal ilmiah tentang tungau di Rusia, yang masuk dalam database internasional Scopus. Para ilmuwan muda di institut tersebut mencoba memanfaatkan tungau demi kepentingan umat manusia.

Misalnya, selama ekspedisi ke Pegunungan Kaukasus Utara dan Pegunungan Altai pada musim gugur tahun ini, para peneliti X-BIO UTMN mengumpulkan spesies tungau baru yang dapat melindungi tanaman dari hama. Para ilmuwan hendak menggunakan tungau guna memerangi kumbang kulit kayu yang telah menghancurkan lebih banyak pohon di Siberia daripada kebakaran hutan.

Kecil, tetapi “ganas” — tungau bisa menjadi “senjata biologis” untuk melawan kumbang kulit kayu.

Gabungan Penelitian dan Pendidikan

Didirikan pada akhir 2017, X-BIO didirikan sebagai pusat penelitian di Siberia yang tak hanya memfasilitasi para ilmuwan muda melakukan penelitian di bidang keamanan hayati dan lingkungan, tetapi juga dapat mengaplikasikan hasil penelitiannya secara riil.

“Keunggulan kami terletak pada kolaborasi yang kami jalin dengan lembaga-lembaga Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia yang terkemuka serta para peneliti internasional terbaik,” kata Andrei Tolstikov, kepala peneliti di X-BIO.

UTMN sendiri masuk dalam 500 universitas terbaik di bidang Ilmu Tumbuhan dan Hewan dan menempati peringkat ke-23 dalam kerja sama internasional di bidang tersebut.

Anda dapat mengambil gelar magister di sini dengan dua program berbahasa Inggris, yaitu Keamanan Hayati Tanaman serta Biologi Matematika dan Bioinformatika.

Para lulusan program magister istitut ini nantinya akan menjalani pelatihan di Institut Perlindungan Tunmbuhan Seluruh Rusia di Sankt Peterburg, mitra strategis X-BIO, dan Institut Kimia Biomedis Orekhovich di Moskow.

Kelompok ini mencakup mahasiswa Rusia dan asing.

Institut ini juga menawarkan tiga program Ph.D., yaitu Mikologi, Ilmu Tanah, dan Entomologi. Mahasiswa program magister dan Ph.D. biasanya belajar sambil bekerja sebagai peneliti di laboratorium X-BIO.

X-BIO adalah rumah bagi ilmuwan yang berfokus pada entomologi, biologi tanah, mikrobiologi, genomik, bioteknologi, dan lain-lain.

Selain institut Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, ilmuwan UTMN juga bekerja sama dengan pusat-pusat riset internasional.

Para ilmuwan muda secara rutin menerima hibah Rusia dan internasional untuk penelitian di bidang keamanan hayati.

Ilmuwan Siberia mengungkap bagaimana budaya kontemporer tersebar ke seluruh dunia melalui proyek mahadata. Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki