Rusia Ciptakan Alat yang Memungkinkan Prajurit Membawa Beban hingga Seratus Kilogram

Rostech
Peralatan baru ini mampu menopang beban tambahan yang dibawa seorang prajurit hingga seratus kilogram dan membuat pemakainya terlihat seperti karakter Tom Cruise di film 'Edge of Tomorrow'.

Insinyur Rusia dari Universitas Negeri Lomonosov Moskow (MGU) telah menciptakan eksoskeleton (rangka luar  yang terletak di luar tubuh) sistem tempur Ratnik (peralatan tempur utama tentara Rusia yang dapat digunakan oleh unit militer mana pun). Peralatan baru itu telah dipresentasikan pada pameran militer 'Army-2020' di Moskovskaya oblast akhir Agustus lalu.

Pasif dan Semi Aktif

Ada dua jenis rangka luar, yaitu pasif dan semi aktif. Perbedaannya terletak pada jumlah fitur yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan seseorang.

Eksoskeleton pasif tidak memiliki mesin atau motor yang memperkuat persendian manusia. Jenis ini digunakan untuk membawa beban hingga 100 kilogram di punggung seseorang ketika berada di wilayah perkotaan tanpa mengeluarkan keringat. 

Sementara, selain juga memiliki fungsi yang sama dengan jenis yang pasif, eksoskeleton semiaktif  dilengkapi mesin tambahan yang dipasang di sekitar sendi manusia untuk mengurangi tekanan pada lutut dan kaki, yang sangat berguna ketika digunakan di daerah pedesaan atau pegunungan. 

Cara kerjanya mirip dengan apa yang ditampilkan dalam film fiksi ilmiah Hollywood 'Edge of Tomorrow'. Pada film itu, sang karakter utama William Cage (diperankan oleh Tom Cruise) mengenakan peralatan logam yang memungkinkan dia untuk berlari dan melompat lebih cepat, serta memungkinkan dia untuk menggunakan senjata api yang dipasang di lengannya. 

"Saat ini, eksoskeleton buatan kami hanya dilengkapi mesin yang memungkinkan pemakainya bergerak lebih cepat dan membawa beban berat tanpa merasakannya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan akan dilengkapi beberapa jenis senjata api pada masa mendatang," kata Kepala Laboratorium Institut Mekanika MGU Vladimir Butanov.

Apa Kemampuan Eksoskeleton Ini

Modifikasi eksoskeleton untuk peralatan pertempuran Ratnik adalah tipe semi aktif. Ini adalah peralatan yang membungkus pinggang, pinggul, lutut, dan kaki untuk melindungi otot dan persendian dari cedera, serta menstabilkan gerakan ketika pemakainya beraktivitas. Dengan demikian, pemakainya akan lebih kuat dan dapat beraktivitas lebih lama. 

“Mari kita bayangkan skenario dalam kehidupan nyata. Semua orang tahu betapa sulitnya menaiki tangga ke lantai sepuluh dengan tas penuh makanan dan barang lainnya. Bayangkan, betapa sulitnya tentara ketika berjalan di pegunungan dengan membawa senapan dan bungkusan seberat 60 kilogram. Teknologi rangka luar ini membuat tantangan seperti itu menjadi mudah,” jelas Butanov.  

Ia juga mengatakan, seseorang dapat menambahkan elemen pengikat tambahan ke bagian atas rangka luar untuk membawa alat pelindung tambahan. Ini juga bisa digunakan untuk perisai anti peluru bagi unit Operasi Khusus yang bekerja di wilayah perkotaan. 

“Kami membuat prototipe seperti itu (dilengkapi elemen pertahanan tambahan). Ini adalah eksoskeleton pasif yang tidak meningkatkan kemampuan fisik seseorang, tetapi berfungsi sebagai alat pertahanan pasif di seluruh tubuh, ” jelasnya. 

Menurutnya, setiap eksoskeleton dibuat untuk berbagai jenis operasi dan tindakan, serta dapat diintegrasikan ke dalam peralatan pertempuran Ratnik Rusia pada tahun-tahun mendatang. 

Butanov menambahkan, para insinyur yang memprakarsai eksoskeleton ini sangat menantikan umpan balik dari komando militer.

Ia yakin tim MGU hanya membutuhkan beberapa tahun lagi untuk menyelesaikan eksoskeletonnya, mengingat adanya aliran dana dari komando militer. Namun, tidak jelas kapan dan apakah tentara Rusia akan menggunakan teknologi canggih ini.

Klik di sini untuk mengenal lebih dekat senapan pintar pertama besutan Kalashnikov yang dapat terhubung dengan ponsel.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki