Rusia Mulai Produksi Su-35 untuk Mesir

Dmitry Terekhov/CC BY-SA
Perakitan pesawat tempur Su-35 untuk diekspor ke Mesir telah dimulai di pabrik pesawat di Komsomolsk-na-Amure.

Pemroduksian pesawat sesuai dengan kontrak yang disepakati pada 2018. Batas waktu pengiriman grup pertama ke pihak Mesir belum ditentukan, mengingat pembatasan terkait pandemi virus corona (COVID-19), sebagaimana dilansir kantor berita TASS, merujuk pada sumber dari kalangan militer-diplomatik.

Menurut para ahli, pembelian salah satu pesawat tempur paling kuat di dunia akan memberi Angkatan Udara Mesir keunggulan di wilayah tersebut. Su-35 adalah petarung berat generasi 4 ++, yang menurut sebagian besar parameter sesuai dengan pesawat generasi kelima dan dimaksudkan untuk dominasi di udara.

Perjanjian pengiriman lebih dari dua puluh pesawat tempur dan amunisi untuk Mesir mulai berlaku pada akhir 2018, dengan nilai transaksi diperkirakan mencapai dua miliar dolar.

Menurut para ahli, pembelian salah satu pesawat tempur paling kuat di dunia ini akan memberikan keunggulan bagi Angkatan Udara Mesir di wilayah tersebut. Su-35 adalah pesawat tempur berat generasi 4++, yang menurut sebagian besar parameter sesuai dengan pesawat generasi kelima dan dimaksudkan untuk dominasi di udara.

Kemampuan manuver yang luar biasa, radar yang kuat, dan interferensi elektronik menjadikan Su-35 sebagai lawan yang serius bagi setiap musuh. Berdasarkan analisis komparatif serta pertempuran virtual Su-35 melawan F-15 dan F-22 Amerika yang dirancang untuk pertempuran pada jarak yang sangat jauh, pesawat Rusia memiliki peluang yang sama untuk menang. Sedangkan untuk pertempuran jarak dekat, pesawat pemburu Rusia tidak ada tandingannya.

Su-35 “bertarung” dengan F-15EX di India, siapakah yang menang? Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki