Tiga Senjata Nonkonvensional yang Pernah Diciptakan Rusia

Sergey Pyatakov/Sputnik
Inilah beberapa senjata Rusia paling futuristis yang cocok digunakan dalam film-film Hollywood.

OT-38

Ini adalah salah satu senjata buatan Rusia paling unik yang hanya dipasok ke segelintir unit pasukan khusus (spetsnaz) sejak 2002.

OT-38 adalah pistol revolver berperedam pertama dan satu-satunya yang diproduksi Rusia. Senjata api ini menggunakan amunisi khusus kaliber 7,62 x 41 mm yang melesat dengan kecepatan 200 m/s. Terlebih lagi, peluru ditembakkan dari bawah magazen (silinder pada revolver) sehingga mengurangi rekoil atau hentakan saat menembak dan mengarahkan tembakan langsung ke sasaran. Dengan begitu, peluru tak melenceng, sementara pistol tak menyentak dengan liar.

Selain itu, pengembang senjata memasang laser penyasar target di atas laras revolver. Alat ini memungkinkan si penembak beroperasi secara efektif di ruang terbatas, sekaligus menakuti musuh dengan senjata nonkonvensional ala Hollywood.

PP-2000

PP-2000 merupakan senjata unit-unit penegak hukum Rusia (Kementerian Dalam Negeri, FSB) yang beroperasi di lingkungan perkotaan. Selain itu, senjata ini juga berfungsi sebagai alat pertahanan pribadi untuk unit militer tertentu.

Senapan mesin ringan ini dilengkapi dengan amunisi kaliber 9 x 19 mm yang mampu menembus pelat titanium setebal 20 mm. Magazen standar PP-2000 bisa menampung 30 peluru. Sementara, peluru “cadangan” bisa disembunyikan pada popor atau gagang senapan. Bagian ini pun digunakan sebagai sandaran ketika menembak secara beruntun dan mengganti magazen secara kilat selama baku tembak.

Yang tak kalah penting, dibandingkan senapan serbu kecil atau senapan mesin ringan lain, PP-2000 tidak menghasilkan rekoil atau hentakan sama sekali.

PP-2000 dapat dipasangi peredam dan laser panyasar target, serta perangkat penglihatan malam dengan inframerah.

Senapan Serbu TKB-022PM Korobov

Inilah salah satu pesaing utama AK ketika Tentara Soviet hendak memutuskan senapan serbu mana yang akan mereka gunakan sebagai senjata utama pasca-Perang Dunia II.

Senapan Korobov dibuat berdasarkan sistem bullpup (konfigurasi senjata api yang mekanisme dan magazennya terletak di belakang pelatuk), sesuatu yang sangat modern pada zaman itu. Senapan ini juga yang pertama menggunakan komposit plastik alih-alih kayu atau logam tradisional. Dengan demikian, senjata menjadi lebih ringan dan ergonomis. Terlebih lagi, keakurasian senjata itu tak kalah dengan senapan serbu Kalashnikov.

Namun, inovasi Korobov tak sesuai dengan keinginan para jenderal yang berpikiran konservatif. Pada akhirnya, desain modern, penggunaan komposit plastik yang nonkonvensional, dan lontaran selongsong peluru bekas tembakan ke wajah penembak kidal menjadi alasan utama mengapa senapan serbu Korobov kalah saing dengan senapan AK selama uji coba negara.

Akhirnya, senjata itu ditinggalkan dan dilupakan begitu saja. Kini, satu-satunya spesimen dari akhir 1940-an bisa ditemukan di Museum Senjata Nasional di Tula (170 km dari Moskow).

Pada akhir November lalu, pasukan khusus spetsnaz FSB Rusia memperkenalkan salah satu senjata mereka yang paling ampuh, senapan serbu ASh-12 kaliber 12,7 x 55 mm. Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki