Foto-Foto Perang Dunia II Jepretan Pewarta Legendaris Soviet Yevgeny Khaldei

Yevgeny Khaldei/MAMM/MDF
Bagaimana fotografer legendaris Uni Soviet mengabadikan perang yang tragis, prajurit biasa, dan kehancuran yang luar biasa?

Jurnalis foto militer Uni Soviet yang paling terkenal, Yevgeny Khaldei (1917—1997), memotret pilot, pasukan terjun payung, infanteri, dan kapal selam — dia berada di sana di sisi mereka selama Perang Dunia II. Dia mengunjungi Armada Utara dan mendokumentasikan pertempuran di pantai Laut Hitam. Bersama dengan pasukan Soviet, dia memasuki Berlin dan mengambil salah satu gambar paling ikonis dalam sejarah: pengibaran bendera Soviet di atas Reichstag. Kami mengumpulkan beberapa karya sang fotografer dari periode Perang Dunia II.

Peringatan: beberapa gambar mengandung adegan kekerasan. 18+

1. Operator lampu sorot G.I. Troyan dan I.A. Ladkin dari baterai antipesawat Armada Utara bersiap untuk jaga malam, 1941

2. Pasukan infanteri di Semenanjung Kola, 1941

3. Pasukan pengintai di Front Utara, 1941

4. Kapal selam K-21

5. Tentara Tentara Merah mengoperasikan meriam antitank 45 mm, 1941

6. Nyanyian pelaut. Armada Baltik Bendera Merah, 1942

7. Perpisahan dengan kawan yang gugur, 1941

8. Torpedo pesawat, 1941, Murmansk

9. Messerschmitt Jerman yang ditembak jatuh

10. Seorang komandan skuadron dengan krunya di depan pesawat Il-4, 1941

11. Pertempuran di Lingkar Arktik. Yasha si rusa kutub, 1941

12. Inspeksi pesawat udara, 1941

13. Penembak senapan mesin. Armada Utara, 1941

14. Menuju Murmansk, 1941

15. Dua kali penerima penghargaan Pahlawan Uni Soviet, Aleksandr Shabalin dari Armada Utara, 1941

16. Tahanan-tahanan perang Jerman di Front Utara, 1942

17. Nina Burakova, perawat berusia 17 tahun, membalut luka seorang prajurit. Dia menyelamatkan nyawa 150 tentara

18. Pengungsi melarikan diri dari Murmansk setelah serangan udara Jerman, 1941

19. Vitya Cherevichkin. Ditembak oleh pasukan Jerman di Rostov-na-Donu yang diduduki karena menyembunyikan merpati yang diperintahkan untuk dibunuh, 1941

20. Di antara pertempuran. Novorossiysk, 1943

21. Pilot-pilot perempuan di beristirahat sejenak di garis depan, 1943

22. Kapal penjelajah Molotov dalam sebuah kampanye, Krimea, 1942

23. Senjata utama kapal penjelajah Molotov, 1942

24. Tawanan-tawanan perang Jerman di Kerch, Krimea. Musim dingin 1941—1942

25. Saat bersantai. Pilot-pilot Resimen Aviasi Perempuan ke-46 dari Divisi Taman, 1943. Novorossiysk, Rusia selatan

26. Di garis depan, 1943

27. Pesawat Yak-9D di angkasa, 1944

28. Salut voli di Sevastopol yang telah dibebaskan, Krimea, 1944

29. Penyelam, 1944

30. Pertempuran di kota. Pembebasan Kerch. Krimea, 1944

31. Tentara Soviet mencabut lamnbang swastika dari gerbang pabrik Voikov di Kerch. Krimea, 1944

32. Anak-anak bermain dengan tentara. Krimea, 1944

33. Pahlawan navigator Uni Soviet Sergey Dupliy, 1944

34. Tawanan-tawanan perang Jerman, 1944

35. “Bagaimana perang berakhir”, 1944

36. Peralatan yang ditinggalkan Jerman, 1944

37. Interogasi tahanan, 1944

38. Di perbatasan Polandia-Ceko, 1945

39. Sebuah pesawat layang Jerman menabrak sebuah gedung. Budapest, 1945

40. Sahabat tidak ditinggalkan. Wina, 1945

41. “Mengapa ada perang?” Seorang pria buta dengan pemandunya di Berlin, 1945

42. Bendera Kemenangan di atas Reichstag. Berlin, 1945

43. Merokok di luar Reichstag. Berlin, 1945

44. Berlin yang dibebaskan, 1945

45. “Kami datang dari Berlin!” Para tentara kembali ke rumah, 1945

46. ​​Parade Kemenangan, 24 Juni 1945. Para tentara membawa bendera Nazi

47. Pelucutan senjata Tentara Kwantung di Harbin, Agustus—September 1945

48. Bendera di atas Port Arthur, September 1945

Foto legendaris yang menggambarkan pengibaran Bendera Kemenangan di atas Gedung Reichstag ternyata bukanlah foto dengan bendera yang asli. Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki