Bagaimana Keluarga Kerajaan Inggris Terhubung dengan Romanov?

Kaisar Nikolai II, 1905; Ratu Elizabeth II, 2015.

Kaisar Nikolai II, 1905; Ratu Elizabeth II, 2015.

Getty Images
Keluarga Kerajaan Inggris memiliki hubungan yang cukup erat dengan keluarga Kekaisaran Rusia. Kaisar Nikolai II menikah dengan cucu Ratu Inggris Victoria, Aleksandra Fyodorovna. Namun, bukan itu saja yang merekatkan hubungan keluarga keduanya. Kami mengamati lebih dekat hubungan antara Wangsa Windsor dan Romanov.

Pada 1917, Raja Inggris George V (1865—1936) membuat keputusan untuk memutuskan hubungan dengan dua sepupunya, yaitu Kaisar Jerman Wilhelm II (18591941) dan Kaisar Rusia Nikolai II (18681918). Setelah Nikolai digulingkan dari takhta Rusia selama Revolusi 1917, Pemerintah Inggris menawarkan suaka politik kepada sepupu Nikolai dan keluarganya. Akan tetapi, George V menentang keputusan tersebut karena menilai kehadiran keluarga Romanov di negaranya tidak tepat.

Raja Inggris George V (1865—936), sekitar 1910.

Meski demikian, George V sangat mengutuk tindakan keji kaum Bolshevik yang telah menghabisi nyawa sepupu beserta keluarganya itu.

“Itu adalah pembunuhan yang keji. Saya sangat mencintai Nicky, lelaki yang paling baik dan teliti: mencintai negara dan rakyatnya. "

Dua tahun kemudian, sebuah kapal perang Inggris dikirim ke Krimea untuk menyelamatkan Maria Fyodorovna (18471928), ibu Nikolai II yang berusia 72 tahun, dan juga merupakan bibi George V.

Hubungan Wangsa Romanov dengan Wangsa Saxe-Coburg dan Gotha

George V berasal dari Wangsa Saxe-Coburg dan Gotha. Wangsanya mulai naik takhta Inggris ketika sang ayah Raja Edward VII (18411910) putra Ratu Victoria (1819-1901) dan Pangeran Albert dari Saxe-Coburg dan Gotha (1819-1861) mewarisi takhta dari neneknya.

Akan tetapi, pada 17 Juli 1917, selama Perang Dunia I berlangsung, George V mengubah nama wangsanya yang sangat berbau Jerman menjadi Wangsa Windsor. Hal itu dipicu oleh sentimen anti-Jerman yang meluas di Britania Raya ketika itu. Dengan alasan yang sama, ia juga melepaskan semua gelar Jerman dari semua kerabatnya. Sebagai gantinya, ia menciptakan gelar Inggris yang setara untuk para kerabat lelakinya.

Hubungan Wangsa Saxe-Coburg dan Gotha dengan Wangsa Romanov terakhir terjalin melalui 2 orang.

Lukisan Ratu Victoria, 1883 (1819—1901), diambil dari foto tahun 1882 oleh Alexander Bassano. Di belakang ratu adalah potret mendiang suaminya, Pangeran Albert, yang digambar oleh seniman Jerman Franz Xaver Winterhalter.

Yang pertama melalui Ratu Victoria, nenek dari Aleksandra Fyodorovna (1872-1918) istri Nikolai II.

Janda Permaisuri Maria Fyodorovna dari Rusia, 1911. Adik perempuan Alexandra, Permaisuri Raja Edward VII dari Inggris, Dagmar dari Denmark (1847—1928) menikah dengan calon Kaisar Aleksandr III, 9 November 1866.

Yang kedua, melalui Maria Fydorovna yang disebutkan sebelumnya. Ibu Nikolai dan istri Kaisar Rusia Aleksandr III ini adalah saudari kandung Alexandra dari Denmark (18441925), ibu George V. Ayah Maria dan Alexandra adalah Christian IX dari Denmark (18181906), yang artinya dia adalah kakek dari Nikolai II dan George V.

Hubungan Wangsa Romanov  dengan Wangsa Saxe-Coburg-Saalfeld

Wangsa Saxe-Coburg dan garis keturunan Romanov telah bertemu lebih awal. Putri Juliane dari Saxe-Coburg-Saalfeld (17811860) adalah istri Pangeran Agung Rusia Konstantin Pavlovich (17791831), saudara kandung Kaisar Rusia Aleksandr I (17771825). Di Rusia, Putri Juliane menjadi Putri Agung Anna Fyodorovna.

Pernikahan Anna Feodorovna dan Konstantin Pavlovich berumur pendek dan tidak melahirkan anak. Namun, melalui pernikahan ini, Leopold (17901865), saudara laki-laki Anna Fyodorovna dan calon Raja Belgia, memiliki kesempatan untuk bertugas di tentara Rusia.

Putri Agung Anna Fyodorovna dari Rusia (1781—1860), yang bernama lahir Princess Julianne dari Saxe-Coburg-Saalfeld, karya Franz Xaver Winterhalter.

Hubungan keluarga kedua wangsa juga diperkuat oleh saudara perempuan Anna Fyodorovna, Putri Antoinette (17791824). Ia adalah bibi dari Kaisar Rusia Aleksandr I dan Nikolai I (17961855) karena menikah dengan Pangeran Alexander dari Württemberg (17711833), saudara laki-laki dari Maria Fyodorovna (Sophie Dorothea dari Württemberg [1759-1828]) istri Kaisar Rusia Paul I (1754-1801), serta ibu dari Nikolai I dan Aleksandr I.

Dalam sejarah Rusia, hanya ada lima penguasa yang mengundurkan diri secara resmi. Inilah para tsar yang merelakan takhtanya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki