Mengejek Stalin: Cermin Kebencian Negara Asing terhadap Diktator Soviet

Foto arsip
Ejekan adalah cara yang efektif untuk melawan Stalin di Barat. Mengejek dianggap bisa mengurangi rasa takut terhadap sang diktator Soviet yang perkasa.

Molokh yang Tidak Puas”

Kritik Barat terhadap Pakta Molotov–Ribbentrop.

Stalin dan Hitler berbasi-basi di antara jasad orang Polandia.

“Kunjungi piramida Uni Soviet!”

“Pastor Stalin: Sial! Cheka jago membunuh!” (Cheka, polisi rahasia, adalah pendahulu KGB)

“Jutaan orang menyalahkanmu atas kematian mereka!”

Pandangan Jepang terhadap perjanjian bantuan bersama dengan negara-negara Baltik. Latvia, Lituania, dan Estonia memungkinkan Soviet untuk membangun pangkalan militer dan angkatan laut di wilayah mereka untuk melindungi — sebagaimana yang diklaim Uni Soviet — negara-negara lemah ini dari kemungkinan serangan Nazi.

Kartun Kuomintang tentang Mao Zadong dan Partai Komunis Tiongkok semasa Perang Sipil di Tiongkok (1927 – 1950).

Kartun dari masa Perang Musim Dingin antara Uni Soviet dan Finlandia (1939 – 1940): Stalin ‘mematahkan’ giginya dengan ‘memakan’ serbat (minuman segar) Finlandia.

Kartun lain tentang Perang Musim Dingin dengan Finlandia sebagai Mickey Mouse.

Salah satu dari sedikit kartun Barat yang menggambarkan Stalin secara positif. Churchill, Roosevelt dan Stalin, yang bersama-sama menghancurkan Nazisme pada 1945, menjenguk dunia yang sangat menderita.

Stalin dan Truman mengasuh Israel yang baru lahir.

Banyak orang percaya, upaya Stalin untuk mencaplok Iran utaralah yang memicu Perang Dingin. Benarkah demikian? Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki