Enam Senjata Soviet yang Dinamai Menurut Stalin

IS-2

TASS
Banyak perancang senjata Soviet menamai karya-karya mereka menurut Josef Stalin. Meski sebagian besar proyek ini tak berhasil, beberapa di antaranya cukup legendaris.

1. BT-5-IS

Ini adalah versi modern tank ringan BT-5. Dalam bahasa Rusia, BT-5-IS itu sendiri sebetulnya merupakan singkatan “tank gerak cepat 5 Josef Stalin”.

Karena BT-5-IS memiliki daya tahan dan adaptasi yang lebih baik daripada versi sebelumnya, pemerintah memutuskan untuk memproduksi tank tersebut. Namun, karena sang perancang tank, Nikolay Tsyganov, ditangkap selama periode represi massal di Uni Soviet pada 1938, semua proyek BT-5-IS dibatalkan.

2. Mortir IS

Ada beberapa proyek mortir IS yang dikembangkan di Biro Desain Grabin, seperti mortir IS-3 160 mm dan IS-7, “persilangan” antara mortir dan howitzer.

Josef Stalin, yang merupakan penggemar berat senjata semacam ini, biasa mengatakan, “Tak ada peperangan modern tanpa mortir.” Stalin bahkan sering mengunjungi lapangan tembak untuk mengamati secara langsung kualitas mortir baru ini.

Namun, karena tak ada mortir IS yang benar-benar diproduksi, sang “Bapak Bangsa” tampaknya tidak terkesan dengan senjata yang dinamai menurut namanya tersebut.

3. I-220

I-220, yang juga dijuluki IS (Istrebitel Stalina, alias ‘petarung Stalin’ dalam bahasa Rusia) menjadi salah satu proyek aviasi paling memalukan sepanjang sejarah Uni Soviet.

Pemerintah sebetulnya menggelontorkan dana besar-besaran demi mendukung produksi pesawat ini. Masalahnya, pesawat tempur itu dirancang oleh Alexander Sylvansky. Satu-satunya kelebihan Sylvansky adalah ia menantu kepala industri penerbangan Soviet Lazar Kaganovich.

Tak heran, pesawat karya pria yang sama sekali tak berbakat itu bahkan tak bisa lepas landas.

4. IS-1

Tank berat IS-1 Soviet adalah tandingan tank Tiger Jerman. Tank ini unjuk gigi di front Timur pada musim dingin 1942.

Meski begitu, tank tersebut sama sekali tak sesuai harapan. Meriam 85 mm-nya tak cukup ampuh melawan tank-tank berat Jerman dan menyerang benteng-benteng musuh yang terlindungi dengan baik. Setelah 107 tank meluncur ke medan perang, produksi IS-1 akhirnya dihentikan pada 1944.

5. IS-2

IS-2 adalah salah satu tank terbaik pada era Perang Dunia II. Berbekal senjata 122 mm, IS-2 adalah tank Sekutu yang paling kuat.

Beberapa IS-2 bahkan kerap terlibat dalam pertempuran dengan pasukan tank musuh yang tak kalah unggul. Tank-tank ini bertempur melawan Tiger II Jerman, yang umumnya dikenal sebagai Royal Tigers. Tank IS-2 secara aktif digunakan dalam serangan perkotaan.

Dengan 3.395 unit yang diproduksi, IS-2 melayani Tentara Rusia hingga 1995.

6. Kapal Selam Kelas S

Sebanyak 41 kapal selam kelas S Soviet, yang dijuluki Stalinets (pengikut Stalin) turut melawan Angkatan Laut Jerman selama Perang Dunia II.

Salah satu dari kapal selam ini bahkan menjadi sangat terkenal. Pada 30 Januari 1945, S-13 di bawah komando Alexander Marinesko menembakkan tiga torpedo untuk menenggelamkan kapal angkut Jerman Wilhelm Gustloff di lepas pantai Polandia. Dengan 9.000 orang tewas di atas kapal, itulah salah satu bencana terbesar dalam sejarah angkatan laut.

Ada begitu banyak mitos yang menyelimuti senjata paling populer di dunia, senapan serbu Kalashnikov (AK). Inilah lima kesalahpahaman yang paling populer serta fakta sesungguhnya tentang senapan serbu AK.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki