‘Kunci Membangun Komunisme’: Kultus Soviet Terhadap Ilmu Pengetahuan

Uni Soviet sangat mengagung-agungkan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan bahkan dianggap sebagai kunci untuk membangun Komunisme.

Sains dan Komunisme tak dapat dipisahkan. Oktober (1917) telah membuka jalan menuju ruang angkasa.

Uni Soviet mengultuskan ilmu pengetahuan. Menguasai sais dianggap sebagai prestise yang sangat tinggi. Karena itu, para ilmuwan di negara itu betul-betul dihormati. Ini sebagian besar terjadi karena kaum Bolshevik yang menguasai negara menganut ideologi Marxisme. Ideologi itu disebut “ilmiah”, sementara universitas-universitas Soviet bahkan mengajarkan “Komunisme Ilmiah”.

Pena korespondensi dan cahaya sains membuka kedok sektarian!

Pandangan orang-orang Soviet harus didasarkan pada akal dan sains sebagai perlawan terhadap agama, yang mendominasi Kekaisaran Russia, dengan tingkat buta huruf yang sangat parah.

Kejayaan bagi para pekerja sains dan teknik!

Ilmu pengetahuan adalah bagian penting dari program pendidikan. Segera setelah merebut kekuasaan, pemerintah Soviet mulai memerangi buta huruf, menyebarkan gagasan berdasarkan ilmu pengetahuan.

Setiap tenaga kerja sains keempat di dunia berasal dari Uni Soviet.

Segera setelah Revolusi 1917, pemerintah Soviet mulai membuka bermacam-macam lembaga penelitian. Pada 1918 – 1919, pemerintah menciptakan 33 institusi ilmiah. Yang pertama adalah Institut Platinum (didirikan pada April 1918). Pada 1923, ada 56 lembaga penelitian, dan pada 1929 jumlahnya sudah mencapai 406.

Kejayaan untuk ahli-ahli kimia Soviet!

Ilmu pengetahuan adalah faktor penting dalam terobosan teknologi di Uni Soviet sejak 1930-an, masa berkembangnya industrialisasi dengan sangat pesat. Pada pertengahan 1930-an, dana yang dialokasikan untuk penelitian ilmiah tumbuh 8,5 kali dibandingkan dengan akhir 1920-an. Pada akhir 1930-an, Soviet telah sepenuhnya mengembangkan dan menyelesaikan infrastruktur ilmiah yang mulai terbentuk di Rusia sejak abad ke-18.

Atom untuk dunia!

Uni Soviet memberikan banyak perhatian untuk mempromosikan ilmu pengetahuan, terutama di kalangan anak-anak muda. Pada 1920-an, majalah-majalah seperti Sains Adalah Kekuatan, dan Naturalis Muda didirikan. Berbagai klub dan komunitas ilmiah juga didirikan untuk mempromosikan ilmu pengetahuan di antara warga negara Soviet.

Hari propaganda Soviet. Ilmu pengetahuan untuk semua orang!

Pada awal 1950-an, organisasi “Pengetahuan” diciptakan, dan memiliki ribuan aktivis yang bekerja demi mempromosikan ilmu pengetahuan ilmiah. “Pengetahuan” juga menerbitkan banyak buku dan brosur yang membantu meningkatkan tingkat kesadaran ilmiah di antara jutaan warga Soviet.

Kejayaan bagi dunia sains Soviet! Kejayaan bagi orang Soviet, kosmonaut pertama!

Keberhasilan program ruang angkasa Soviet, yaitu peluncuran Sputnik dan penerbangan pertama Gagarin berhasil memberikan dorongan besar terhadap popularitas ilmu pengetahuan. Topik pencapaian antariksa Soviet dipopulerkan melalui berbagai macam poster.

Kekuatan dan masa depan negara terletak pada kesatuan produksi dan sains.

Terlepas dari kemajuan ilmiah yang dicapai, ekonomi Soviet yang sangat birokratis sering kali tidak dapat mengembangkan inovasi yang dihasilkan oleh para ilmuwan. Inilah salah satu alasan utama kemandekan ekonomi Soviet mulai 1960-an. Namun demikian, pihak berwenang tak pernah lelah menekankan perlunya hubungan antara sains dan produksi industri.

Poster-poster iklan pada era Kekaisaran Rusia betul-betul merupakan mahakarya seni yang menggambarkan pertempuran bersejarah atau tokoh tertentu dari dongeng atau legenda rakyat Slavia.

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki