Cukur Janggut dan ‘Menelanjangi’ Bangsawan: Reformasi Pyotr yang Agung dalam Enam Babak

Irina Baranova
Setelah Tsar Fyodor, abang tertua Pyotr, meninggal, Putri Sofya menjadi wali penguasa, sementara Ivan dan Pyotr bersama-sama memerintah negara. Pyotr pergi ke Kremlin hanya untuk menghadiri upacara, dan baginya itu sangat menjengkelkan. Akhirnya, dia memulai perubahan.

Babak I

Pyotr (berdiri): Aku sudah muak dengan ini! Aku adalah tsar Rusia, aku bisa melakukan apa pun yang kumau! Kalian semua, keluar!

Ini terjadi di ruang upacara di Kremlin Moskow. Pyotr dan Ivan duduk di singgasana ganda. Mereka mengenakan busana Rusia kuno yang tidak nyaman. Beberapa boyar (bangsawan Rusia) dan pejabat berpidato panjang lebar, tapi membosankan.

Sofya (muncul dari balik singgasana): Ssst! Pyotr, duduk! Bahkan seorang tsar sekali pun tak pantas mengganggu pidato seorang boyar terhormat dan berpengaruh. Ini tradisi kita! Ini bisa menjadi sangat buruk ....

Pyotr: Konsekuensi? Nah, coba lihat apa yang sudah dihasilkan tradisimu pada negara ini! Setelah ayah kita, Aleksis, wafat, perdagangan internasional kita menurun drastis. Kita kalah perang dengan Kesultanan Utsmaniyah karena kita tidak punya armada laut, sementara militer kita sangat parah! Teknologi kita ketinggalan zaman, cara berpakaian kita pun mentok pada gaya abad ke-15! Dibandingkan dengan orang-orang Eropa, kita semua hanya orang-orang barbar! Aku mau mengubah ini!

Sofya: Pyotr, kamu tidak bisa seenaknya melakukan semuanya dan meruntuhkan tradisi yang sudah berlangsung selama berabad-abad!

Pyotr: Ha! Lihat saja. (pergi ke Preobrazhenskoe)

Babak II

Padang rumput dekat Preobrazhenskoe. Pyotr berdiri di hadapan tentara-tentara Rusia.

Pyotr: Wahai pasukan infanteriku! Sudah saatnya kita mengubah senjata-senjata kita yang ketinggalan zaman dengan senjata-senjata Eropa yang baru. Untuk melawan orang-orang Eropa, kita harus berpikir dan bertempur seperti mereka. Siapa yang mau menjadi prajurit pertama di resimen baruku?

Seorang tentara melangkah maju dari barisan.

Pyotr: Ini dia, seorang prajurit yang gagah dan pemberani! Kaulah yang pertama di jajaran Resimen Preobrazhensky.

Prajurit lainnya mengikuti jejak Bukhvostov. Segera, dua resimen terbentuk: Preobrazhensky dan Semenovsky.

Pyotr: Tapi aku butuh kolonel asing yang bisa mengajari kalian formasi taktis dan persenjataan! Untungnya, aku tahu di mana bisa menemukan mereka ....

Babak III

Nemetskaya sloboda (perkampungan Jerman) di Moskow. Pyotr bertamu ke rumah seorang saudagar Jerman. Ia dikelilingi para pengawal dan boyarnya (yang memakai topi lucu). Di sana, ada banyak orang kaya Inggris dan Jerman. Mereka semua minum bir dari kendi-kendi besar.

Pyotr: Saudara-saudaraku, aku butuh seseorang untuk membangun pasukanku, mengajarkan taktik, menembak, dan berbaris pada prajurit-prajuritku yang pemberani!

Gordon: Yang Mulia, saya Jenderal Patrick Gordon, saya 53 tahun, dan saya telah melayani Rusia selama hampir 30 tahun. Saya ingin menerima undangan Anda.

Pyotr (meneguk bir dari kendi): Anda Gordon yang melatih Resimen Butyrsky, 'kan? Mereka salah satu yang terbaik dalam pasukan kami! Hebat! Bawa ke mari kolonel-kolonel Anda, saya membutuhkan lebih banyak orang.

Gordon: Suatu kehormatan besar bagi saya untuk melatih tentara Rusia yang baru.

Boyar-boyar Pyotr: Yang Mulia. Orang-orang Jerman ini. Mereka sama sekali tak membungkuk pada Anda, mereka berbicara dengan Anda seolah-olah mereka setara, apakah mereka begitu istimewa?

Pyotr: Begitulah cara mereka memperlakukan bangsawan-bangsawan di Eropa, dan kalian juga akan terbiasa! Ah, persetan dengan tradisi itu! Minumlah, minum!

Semua orang mengangkat kendi dan gelas mereka. Untuk Pyotr, pemimpin kami yang baik dan murah hati!

Babak IV

Pyotr duduk di belakang meja kayu sederhana di kantornya, berpakaian seperti orang Eropa. Seorang bangsawan (sebelumnya, boyar) masuk.

Bangsawan: Yang Mulia ... Setelah kemenangan menaklukkan wilayah selatan, kini kita memiliki akses ke Laut Azov ... tetapi kita tidak memiliki armada dan tidak ada uang dalam kas negara ... Negara ini bangkrut gara-gara keputusan politik kakak perempuan Anda yang gila ....

Pyotr: Sekarang aku satu-satunya tsar, aku akan menemukan uangnya. Umumkan aturan pajak yang baru — setiap 10.000 orang Rusia harus mengumpulkan uang untuk membangun kapal baru!

Bangsawan: Tapi ... ini dapat menyebabkan pemberontakan besar ....

Pyotr: Sekali lagi aku mendengar kalimat itu, akan kulempar kau supaya jadi santapan anjing. Aku paham dengan situasi keuangan kita. Aku akan pergi ke Eropa untuk menarik beberapa investor.

Pyotr berangkat ke Velikoye Posolstvo (Kedutaan Raya).

Babak V

Pyotr kembali dari Velikoye Posolstvo setelah mengetahui bahwa penjaga kerajaan (Streltsy) telah memulai pemberontakan.

Pyotr (bergegas masuk ke ruangan dengan jaket dan sepatu bot kotor): Cepat, jelaskan apa yang terjadi!

Bangsawan: Streltsy memulai kerusuhan pada musim panas, mereka mencopot komandan-komandan mereka dan mengancam akan mengangkat kembali saudari Anda, Sofya, sebagai kepala negara. Namun, jenderal-jenderal asing Anda, terutama Patrick Gordon, telah mengalahkan Streltsy. Akhirnya, kami mengeksekusi 57 penjahat terburuk ....

Pyotr (marah): Lima puluh tujuh? Anda bercanda? Ada lebih dari 2.000 bajingan di antara mereka! Mereka berani memberontak melawan tsar mereka! Aku akan membuat penyelidikan. Tidak akan ada Streltsy lagi di negeri ini! Tatanan lama selesai sampai sini!

Bangsawan: Iya, Yang Mulia, keadilan harus ditegakkan. Bagaimana dengan perjalanan Anda? Apakah berhasil?

Pyotr: Ya, tentu saja! Aku makan malam dan minum dengan raja-raja Eropa. Aku belajar artileri dan belajar membangun kapal, bertemu Isaac Newton, mengunjungi parlemen Inggris dan aku menyewa banyak sekali ilmuwan dan jenderal asing untuk melayani Rusia. Tak lama lagi, Rusia akan menjadi begitu kuat hingga kita akan menguasai Eropa dan dunia! Hidup Rusia! Sampai jumpa esok hari di Preobrazhenskoe, kita akan membuka resepsi di sana!

Babak VI

Ruang upacara di Preobrazhenskoe. Pyotr duduk di singgasana. Para boyar (dengan pakaian kuno dan janggut panjang) dan bangsawan yang mengenakan busana Eropa hadir.

Pyotr: Wahai rakyat Keharyapatihan Moskow sekalian! Hari ini, aku mengesahkan hukum tentang janggut dan pakaian. Sekarang, setiap orang di istana harus mencukur janggutnya dan mengenakan pakaian Eropa.

Beberapa boyar: Yang Mulia! Janggut kami adalah tanda kebangsawanan kami! Kami tidak bisa mencukurnya!

Pyotr: Beraninya kamu keberatan! Boyar-boyarku, kemarilah ... (Pyotr mengeluarkan sepasang gunting raksasa)

Para boyar mendekati tsar yang kemudian memangkas janggut dan mantel panjang mereka dengan guntingnya, tertawa gembira. Hati para boyar hancur berantakan.

Pyotr: Dan sekarang, saya perintahkan kalian untuk bersenang-senang! Minumlah! Hidup Rusia! Hidup Tsar!

Beberapa boyar: Hari kiamat hampir tiba ... Entah tsar kita sudah gila, atau ini akan menjadi periode terbaik yang pernah Rusia alami ....

Berkat reformasi Pyotr yang Agung pada awal 1700-an, tentara Rusia muncul sebagai salah satu pasukan terkuat di dunia pada akhir abad itu. Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki