Bagaimana Asal Mula Kehadiran Sepak Bola di Rusia?

Wikipedia
Meski tergolong muda, sepak bola adalah olahraga paling populer di Rusia. Baru muncul pada akhir abad ke-19, ternyata komunitas Pemercaya Lama yang tertutup dan kuno memainkan peran kunci yang tak terduga dalam membawa olahraga ini ke Rusia.

Zaman dulu, ada sebuah permainan bola kuno di Rusia, tapi itu berbeda jauh dari sepak bola. Dengan menggunakan bola yang terbuat dari kain lembut atau kulit diisi bulu, dua tim memainkan bola ini dengan kaki dan mencoba untuk menjaga bola supaya berada sejauh mungkin dari sisi lawan.

Permainan ini berfungsi sebagai ritual dalam upacara pernikahan dan Paskah. Namun, permainan itu perlahan menghilang pada akhir abad ke-19. Sepak bola hadir di Rusia berkat orang-orang Inggris, tapi dengan bantuan penganut Pemercaya Lama.

Hobi Orang Asing

Permainan sepak bola pertama di Rusia berlangsung pada 24 September 1893 di Sankt Peterburg. Sebuah koran lokal melaporkan, “Lapangan bermain benar-benar penuh lumpur. Para atlet dalam seragam putih berlari. Saat tersandung, mereka berubah sehitam sikat cerobong asap. Sementara, para penonton terdengar tertawa meriah.”

Permainan ini hanyalah selingan dari olahraga-olahraga populer, seperti tarik tambang, atletik, balapan, dan lain-lain.

Kompetisi sepak bola pertama dan rutin di Rusia bermula di desa Orekhovo-Zuevo, Oblast Vladimirskaya, sebelah timur Moskow. Pada pertengahan abad ke-19, wilayah ini mengalami ledakan produksi tekstil sehingga menciptakan pertumbuhan populasi pekerja di Orekhovo-Zuevo dan desa-desa sekitar.

Pabrik tekstil dikuasai oleh keluarga-keluarga pengusaha makmur. Yang paling tersohor adalah keluarga Morozov. Keluarga ini merupakan pengikut ajaran Pemercaya Lama. Untuk merawat mesin-mesin di pabrik, mereka mengundang para insinyur dan manajer dari Inggris Raya, yang membawa sepak bola bersama mereka sebagai hiburan tradisional.

Awalnya, orang-orang Inggris yang tinggal di Orekhovo-Zuevo hanya bermain bersama sesama orang Inggris, atau melawan tim insinyur Inggris dari Pabrik Hopper di Moskow. Pada 1896, lapangan sepak bola reguler pertama muncul di Distrik Sokolniki Moskow, dan pada 1905 klub pertama dibentuk, dengan banyak orang Rusia bermain dalam permainan baru ini. Namun di Orekhovo-Zuevo penyebaran sepak bola tertahan karena masalah keagamaan.

Pemercaya Lama Bermain Bola

Harry Charnock

Sejak 1880-an, lelaki asal Inggris Harry Charnock, direktur di Pabrik Tekstil Nikolskoye yang terletak dekat Orekhovo-Zuevo, mencoba membuat pertandingan rutin dan menarik perhatian pemain Rusia karena ia menganggap olahraga adalah alternatif yang lebih baik dari minum-minum. Tua dan muda, para pekerja Rusia segera tertarik dengan permainan tersebut dan mereka memainkan sepak bola amatir di lapangan yang dimodifikasi dan belajar dengan cepat.

Keluarga Morozov menentang keras olahraga baru ini karena berdasarkan kepercayaan Pemercaya Lama permainan adalah hal yang berdosa. Apalagi, permainan bola Inggris dimainkan dengan betis telanjang hingga pinggul, yang dianggap tak bisa diterima.

Selain itu, sebuah kerusuhan besar terjadi di salah satu pabrik Morozov pada 1895, sehingga pemerintah juga mengawasi dengan khawatir mengenai ide permainan tersebut, yang akan menarik perhatian banyak penonton.

Tim sepak bola Orekhovo bersama Harry Charnock (baris kedua, tengah).

Pada 1909, Charnock memutuskan beraksi. Ia menemui Gubernur Oblast Vladimirskaya Ivan Sazonov dan meminta izin untuk membuat sebuah liga. Charnock menunjukkan sebuah koran konservatif Jerman, Die Woche, pada sang gubernur, yang menunjukkan seorang pangeran Jerman bermain bola di Berlin. Kaisar Jerman Wilhelm II adalah sepupu Tsar Nikolay II, dan hal ini meyakinkan sang gubernur untuk menyetujui pembentukan Klub Olahraga Orekhovo pada 1910.

Pada 1912, liga Orekhovo-Zuevo terdiri dari tim-tim dari desa industrial setempat. Dengan lebih dari 30 lapangan bola dan 29 tim, ini adalah liga terbesar Rusia. Selanjutnya, 12 tim baru bertanding dalam liga sepak bola anak-anak pertama.

Asuhan Rusia

Kompromi antara kepercayaan dan olahraga harus dipaksakan. Dalam memoarnya, Charnock mengenang bahwa semuanya dipesan dari Inggris, kecuali celana seragam untuk tim baru — para pemain harus membuat celannya sendiri.

Hasilnya, “hampir semua celana sepanjang mata kaki .... Protes keras dari kapten tim, seorang warga Inggris, tak dihiraukan. Sebelum pertandingan dimulai, ia memutuskan untuk membuat langkah ekstrem. Dengan bantuan dua anggota komite, dilengkapi dengan gunting dan meteran, ia mengunci para pemain di ruang ganti dan memotong celana panjang mereka menjadi ukuran yang lebih pantas.”

Akhirnya, para Pemercaya Lama menemukan jalan untuk bergabung dengan para pemain bola pertama Rusia. Pada 1910, klub Orekhovo-Zuevo meraih kemenangan pertama mereka melawan tim Inggris, dan sepak bola semakin populer di seluruh Rusia. Di Moskow, para pejabat tinggi Inggris bahkan meluangkan waktu untuk bermain bola.

R. H. Bruce Lockhart.

Salah satunya adalah R.H. Bruce Lockhart. Ia ditugaskan oleh Kementerian Luar Negeri Inggris di Moskow sebagai wakil konsul. Lucunya, di Rusia banyak yang mengira ia adalah John Harold, saudaranya yang terkenal sebagai pemain rugbi, sehingga ia diajak oleh tim Orekhovo sebagai gelandang tengah, padahal kemampuan sepak bolanya biasa saja.

“Saya selalu menanggap pengalaman bermain bola bersama kaum proletar Rusia adalah bagian paling berharga dalam kehidupan saya di Rusia,” tulis Lockhart suatu hari. “Permainannya sungguh menegangkan dan disambut dengan antusias. Di Orekhovo, kami kadang bermain ditonton oleh 10 ribu hingga 15 ribu orang.”

Setelah itu, Lockhart dikecam oleh Soviet atas konspirasi melawan negara, dan ia harus meninggalkan Rusia. Namun, sang pria Inggris meneruskan peran penting dalam pengembangan sepak bola di Rusia. Kebanyakan pejabat Kedutaan Besar Inggris dan anggota organisasi dagang bermain bola dekat Jembatan Krymsky, seperti yang diindikasikan oleh laporan intelijen Soviet.

Sementara, sepak bola di Rusia terus berkembang. Setelah Revolusi Oktober dan Perang Sipil, tim nasional Soviet terbentuk pada 1923, tapi itu cerita lain.

Piala Dunia FIFA 2018™ tinggal seratus hari lagi, tapi kenapa timnas Rusia diprediksi gagal di kandang sendiri? Bacalah selengkapnya!

Ketika mengambil atau mengutip segala materi dari Russia Beyond, mohon masukkan tautan ke artikel asli.

Untuk mengikuti kisah dan video menarik lainnya kunjungi halaman Facebook Russia Beyond
More

Situs ini menggunakan kuki. Klik di sini untuk mempelajari lebih lanjut.

Terima kuki