Finlandia Berniat Masuk NATO, Putin Ancam ‘Rusia akan Bereaksi’

Menurut Putin, Moskow akan mencoba memulai dialog dengan NATO meski aliansi terus melakukan ekspansi ke arah perbatasan Rusia.

Menurut Putin, Moskow akan mencoba memulai dialog dengan NATO meski aliansi terus melakukan ekspansi ke arah perbatasan Rusia.

Kremlin.ru
Menurut Putin, NATO terus melakukan ekspansi ke arah perbatasan Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Moskow akan menghargai keputusan Finlandia untuk bergabung dengan NATO, Rusia tentu akan bereaksi.

"Apakah kalian pikir kami akan tetap berperilaku sama (jika Finlandia bergabung dengan NATO)? Kami sudah menarik pasukan kami ke jarak 1.500 kilometer (dari perbatasan). Apakah kalian pikir mereka akan tetap diam di sana?" kata Putin dalam konferensi pers menyusul dialog antara Rusia dan Finlandia.

Sang presiden mengingatkan bahwa keputusan untuk menarik pasukan dari perbatasan Finlandia didorong oleh fakta bahwa Finlandia berstatus negara netral. Namun, hal itu akan berubah jika negara tersebut bergabung dengan NATO.

"Terserah masyarakat Finlandia bagaimana mereka hendak melindungi independensi mereka serta memastikan keamanan negaranya. Tentu, kami menghargai status Finlandia yang netral," lanjut Putin.

Menurut Putin, Moskow akan mencoba memulai dialog dengan NATO meski aliansi terus melakukan ekspansi ke arah perbatasan Rusia. Ia menjelaskan bahwa presiden Finlandia telah mengajukan penawaran mengenai langkah-langkah awal untuk meningkatkan rasa percaya diri dan menghindari konflik. "Saya sudah bilang, saya setuju dan kami akan mencoba berdialog dengan NATO dalam pertemuan di Brussel," terang Putin.

Pertama kali dipublikasikan oleh TASS.

Hak cipta milik Rossiyskaya Gazeta.

More